Tanpa Sadar, 3 Kebiasaan Harian Ini Bisa Bikin Gula Darah Kamu Naik
Banyak orang merasa sudah cukup sehat karena tidak memiliki keluhan berarti atau jarang mengonsumsi makanan manis, tetapi kadar gula darah mereka tetap meningkat tanpa sebab yang tampak jelas. Hal ini terjadi karena penyebab gula darah naik tanpa disadari tidak hanya berasal dari asupan gula secara langsung, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai kebiasaan buruk harian yang luput dari perhatian.
Tanpa disadari, kebiasaan yang bikin gula darah naik ini justru memberi efek yang cukup signifikan dalam jangka panjang meskipun pada awalnya terasa normal dan tidak berbahaya. Oleh karena itu, penting untuk mulai lebih peka terhadap rutinitas harian yang kamu jalani dan memahami bagaimana hal-hal kecil tersebut berperan dalam menjaga keseimbangan gula darah.
Yuk, kenali kebiasaan yang bikin gula darah naik seperti dalam artikel yang dilansir dari She Finds ini agar kamu bisa lebih bijak dalam menjaga kesehatan tubuh setiap hari!
Melewatkan Waktu Makan atau Makan pada Jam yang Tidak Teratur
![]() Kebiasaan yang bikin gula darah naik sering kali bermula dari pola makan yang tidak teratur/Foto: Freepik |
Melewatkan makan atau makan di waktu yang tidak teratur sering dianggap sepele, terutama saat sedang sibuk. Namun, menurut Dr. Nicole Tsang, kebiasaan ini dapat mengganggu keseimbangan gula darah secara signifikan.
Saat tubuh terlalu lama tidak mendapat asupan, kadar gula darah akan turun dan memicu rasa lelah serta mudah tersinggung. Kemudian, ketika akhirnya makan, kondisi ini justru menyebabkan lonjakan gula darah yang tajam. Jika terjadi berulang, fluktuasi ini dapat menurunkan sensitivitas tubuh terhadap insulin.
Memasuki usia 50 tahun, saat metabolisme mulai melambat, tubuh membutuhkan pola makan yang lebih teratur dan seimbang agar energi dan kadar gula darah tetap stabil. Oleh karena itu, menjaga konsistensi waktu makan sama pentingnya dengan memperhatikan kualitas makanan.
Kurang Tidur
Kebiasaan yang bikin gula darah naik sering kali berkaitan dengan kurang tidur dan stres yang tidak terkelola dengan baik/Foto: Freepik
Dr. Tsang menjelaskan bahwa tidur dan stres sering kali diabaikan, padahal keduanya sangat berpengaruh terhadap keseimbangan gula darah. Saat tubuh kekurangan tidur atau berada dalam kondisi stres berkepanjangan, produksi hormon seperti kortisol dan adrenalin meningkat sehingga memicu kenaikan gula darah sekaligus menurunkan efektivitas insulin.
Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat membuat kadar glukosa tetap tinggi. Oleh karena itu, menjaga kualitas tidur dan mengelola stres melalui cara sederhana seperti latihan pernapasan atau gerakan ringan menjadi langkah penting untuk membantu mengontrol gula darah, terutama bagi individu di atas usia 50 tahun.
Menjalani Gaya Hidup Sedenter
Kebiasaan yang bikin gula darah naik sering kali berasal dari gaya hidup sedenter yang tampak sepele/Foto: Freepik/DC Studio
Gaya hidup yang minim aktivitas, seperti terlalu lama duduk, dapat membuat kadar gula darah sulit terkontrol. Menurut Dr. Tsang, kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor utama yang memperburuk kondisi ini, terutama karena massa otot akan berkurang seiring bertambahnya usia jika tidak dijaga. Padahal, otot berperan penting dalam menggunakan glukosa sebagai energi.
Tanpa aktivitas, khususnya latihan kekuatan, gula darah cenderung bertahan lebih tinggi setelah makan. Sebaliknya, kebiasaan berjalan kaki setelah makan atau rutin melakukan latihan ringan dapat membantu tubuh mengelola glukosa dengan lebih efektif.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
