Studi Ungkap Rahasia dalam Cokelat yang Diduga Bikin Kita Panjang Umur

Cindy Novita | Beautynesia
Rabu, 25 Mar 2026 06:00 WIB
Studi Ungkap Rahasia dalam Cokelat yang Diduga Bikin Kita Panjang Umur
Studi ungkap rahasia dalam cokelat yang diduga bikin kita hidup lebih lama/Foto: Pixabay.com

Dark chocolate dikenal sebagai salah satu jenis cokelat yang paling menyehatkan. Jenis cokelat ini mengandung kakao lebih tinggi, gula lebih rendah, serta kaya akan antioksidan flavonoid yang berperan dalam menjaga kesehatan jantung dan membantu menurunkan tekanan darah.

Melansir Real Simple, sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Aging-US mengungkap bahwa kandungan teobromin pada dark chocolate diduga berperan dalam memperlambat penuaan biologis. Studi ini melibatkan 509 partisipan perempuan kembar, baik identik maupun dzigotik, dengan pemantauan data metabolomik serta asupan makanan sehari-hari.

Penelitian tersebut mengindentifikasi enam metabolit yang berasal dari kakao dan kopi, yakni teobromin, kafein, paraxanthine, 7-metilxantin, dan theanin. Hasilnya menunjukkan bahwa teobromin dikaitkan dengan peningkatan umur dan kondisi epigenetik yang lebih baik.

Lantas, bagaimana kaitan teobromin dalam cokelat dengan umur panjang? Yuk, simak selengkapnya!

Kaitan Teobromin dan Umur Panjang dalam Cokelat

Kaitan teobromin dan umur panjang dalam cokelat/Foto: Pixabay.com

Kaitan teobromin dan umur panjang dalam cokelat/Foto: Pixabay.com

Penelitian ini menilai penuaan biologis melalui perubahan aktivitas gen, yang dikenal sebagai proses epigenetik, Beauties. Pendekatan tersebut digunakan untuk melihat kaitan senyawa alami dalam cokelat dengan laju penuaan tubuh.

Hasil analisis menunjukkan bahwa teobromin yang terkandung dalam dark chocolate memiliki hubungan paling kuat dibandingkan senyawa lain. Temuan ini diperkuat oleh studi berskala kecil yang mengaitkan konsumsi teobromin dalam jumlah sedang dengan peningkatan fungsi otak, keseimbangan kadar kolesterol dan lemak dalam darah, penurunan tekanan darah, serta kondisi mikrobioma usus yang lebih sehat.

Teobromin juga dikaitkan dengan manfaat khusus pagi perokok, Beauties. Asupan senyawa ini, yang disertai dengan berhenti merokok, dikaitkan dengan peningkatan usia epigenetik.

Selain itu, teobromin turut memperkuat efek vascular dari flavanol, yaitu senyawa tumbuhan yang banyak ditemukan dalam kakao. Meski masih diperlukan penelitian lanjutan untuk memahami mekanismenya secara lebih mendalam, studi ini menegaskan bahwa konsumsi teobromin, termasuk dalam dark chocolate, berkontribusi pada peningkatan umur manusia.

Dengan konsumsi yang bijak dan seimbang, dark chocolate bisa menjadi pilihan camilan yang tak hanya lezat, tetapi juga dikaitkan dengan potensi umur panjang dan manfaat bagi kesehatan tubuh.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE