Sering Dikira 'Sehat', Ini 4 Makanan yang Sebaiknya Dihindari untuk Sarapan di Pagi Hari

Sierra Ayuningtyas Muktisari | Beautynesia
Senin, 31 Aug 2026 21:00 WIB
Sering Dikira 'Sehat', Ini 4 Makanan yang Sebaiknya Dihindari untuk Sarapan di Pagi Hari
Ilustrasi sarapan/ Foto: Pexels.com/Ron Lach

Beauties, menu apa yang biasa kamu konsumsi untuk sarapan? Setiap orang tentunya memiliki pilihan berbeda sesuai dengan selera masing-masing. Namun, di kala sibuk dan tak punya banyak waktu luang, beberapa orang mungkin cenderung memilih menu sarapan praktis agar bisa menghemat waktu.

Sayangnya, tidak semua pilihan  sarapan  yang praktis ini sehat, Beauties. Untuk mengetahui lebih lanjut, simak beberapa makanan yang sebaiknya kamu hindari untuk sarapan di pagi hari.

1. Sereal Batangan (Breakfast Bars)

Sereal batangan

Sereal batangan/ Foto: pexels.com/ Towfiqu barbhuiya

Ada berbagai jenis breakfast bars atau sereal batangan yang tersedia di pasaran, mulai dari granola bar, oat bar, cereal bar, dan masih banyak lagi.

Namun, sayangnya sebagian besar produk ini telah melalui pemrosesan tingkat tinggi dan mengandung banyak tambahan gula, sehingga menjadikannya pilihan sarapan yang kurang ideal, Beauties.

Kalau kamu terburu-buru dan ingin tetap mengonsumsi breakfast bars, kamu perlu mencari produk yang terbuat dari bahan-bahan alami secara utuh, kandungan tambahan gula yang rendah, serta mengandung setidaknya 10 gram protein per sajian untuk membantu memberikan rasa kenyang.

2. Daging Olahan

Ilustrasi daging olahan

Daging Olahan/ Foto: pexels.com/ Cameron Basson

Pada dasarnya, semua jenis daging yang umum dikonsumsi saat sarapan termasuk bacon, sosis, dan ham telah melalui proses pengolahan tingkat tinggi. Produk-produk ini mengandung kadar garam yang sangat tinggi yang dapat meningkatkan tekanan darah pada individu yang sensitif terhadap garam.

Melansir dari Healthline, produk-produk tersebut juga mengandung zat tambahan lain seperti nitrit yang dapat meningkatkan risiko jenis kanker tertentu, misalnya kanker lambung. Kendati demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami sepenuhnya bagaimana konsumsi daging olahan memengaruhi risiko kanker.

Terlepas dari hal tersebut, mengurangi konsumsinya dapat membantu menurunkan risiko. Sebagai alternatif, kamu bisa membuat sosis sendiri yang lebih sehat dan sederhana menggunakan daging giling yang telah dibumbui.

3. Pastry

Pastry

Pastry/ Foto: pexels.com/ furkanfdemir

Donat, cinnamon roll, dan danish merupakan contoh dari beragam jenis pastry untuk sarapan yang sering dikonsumsi orang-orang. Namun, makanan-makanan ini bukanlah pilihan yang tepat untuk menu sarapan rutin, Beauties.

Jenis makanan yang satu ini tinggi kandungan gula, lemak, dan kalori, namun rendah protein dan serat. Akibatnya, makanan ini kemungkinan besar tidak akan membuat kenyang dalam waktu lama, sehingga kamu mungkin sudah merasa lapar jauh sebelum tiba waktunya makan siang.

4. Roti Panggang dengan Mentega

Roti panggang dengan mentega sering menjadi pilihan menu sarapan bagi sebagian besar orang

Roti panggang dengan mentega/ Foto: pexels.com/Anil Sharma

Sarapan dengan roti panggang dan mentega memang menjadi pilihan praktis. Namun, menu sarapan ini juga tidak akan membuat kamu kenyang dalam waktu lama karena kurangnya protein, Beauties.

Sebagian besar kalori dalam roti panggang dengan mentega berasal dari karbohidrat dalam roti dan lemak dari mentega. Namun, roti dan mentega tetap bisa menjadi pilihan sarapan tepat jika kamu memakai roti gandum utuh dan menambahkan topping kaya protein seperti telur atau dada ayam.

Untuk lebih meningkatkan kandungan nutrisi, tambahkan irisan sayuran seperti tomat, mentimun, atau sayuran hijau.

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE