Sadari! Ini 5 Tanda Tubuh Kekurangan Air Putih
Beauties, air putih merupakan salah satu kebutuhan penting bagi tubuh. Setiap hari, tubuh kehilangan cairan melalui berbagai proses seperti buang air kecil, berkeringat, dan aktivitas lainnya. Cairan yang hilang tersebut perlu digantikan agar tubuh tetap dapat menjalankan berbagai fungsi dengan baik.
Ketika jumlah cairan yang keluar lebih banyak daripada yang masuk dan tidak segera digantikan, tubuh dapat mengalami dehidrasi. Kondisinya dapat berbeda-beda, mulai dari ringan hingga berat. Bahkan, seseorang terkadang tidak langsung menyadari bahwa tubuhnya sedang kekurangan cairan.
Beberapa tanda dapat muncul ketika asupan cairan tidak mencukupi. Mulai dari mulut terasa kering, urine menjadi lebih pekat, sakit kepala, hingga tubuh terasa lelah. Meski demikian, gejala tersebut tidak selalu berarti seseorang pasti mengalami dehidrasi karena dapat dipengaruhi oleh berbagai kondisi lainnya.
Dilansir dari Healthy and Natural World dan eMediHealth, ada sejumlah tanda yang dapat diperhatikan ketika tubuh kekurangan air. Mengetahui tanda-tanda tersebut dapat membantu kamu lebih memperhatikan kebutuhan cairan sehari-hari.
Lantas, apa saja tanda kekurangan air dalam tubuh yang perlu kamu sadari? Simak selengkapnya berikut ini, Beauties.
1. Sering Haus dan Mulut Terasa Kering
Sering haus dan mulut terasa kering/ Foto: Pexels.com/ Greta Hoffman
Rasa haus merupakan salah satu tanda yang paling mudah dikenali ketika tubuh membutuhkan cairan. Ketika jumlah air dalam tubuh berkurang, mekanisme rasa haus akan membantu memberi sinyal agar seseorang kembali mengonsumsi cairan. Salah satu kondisi yang dapat menyertainya adalah mulut terasa kering.
Mulut yang kering juga berkaitan dengan berkurangnya produksi air liur. Air liur berperan menjaga kelembapan mulut sekaligus membantu membersihkan sisa makanan. Ketika asupan cairan tidak mencukupi, produksi air liur dapat terganggu sehingga mulut terasa lebih kering.
Jika kamu sering merasa haus setelah beraktivitas, berada di tempat panas, atau berkeringat cukup banyak, tubuh mungkin membutuhkan penggantian cairan. Minumlah air secara bertahap dan jangan menunggu sampai rasa haus menjadi sangat kuat. Namun, rasa haus juga dapat dipengaruhi oleh faktor lain. Karena itu, jangan menjadikan satu gejala saja sebagai patokan untuk menentukan kondisi tubuh.
2. Urine Berwarna Lebih Gelap
Urine berwarna lebih gelap/ Foto: Pexels.com/ Yunhwan Lee
Salah satu tanda kekurangan minum air putih yang cukup mudah diamati adalah perubahan pada urine. Ketika tubuh mendapatkan cairan yang cukup, urine umumnya berwarna kuning pucat.
Sebaliknya, ketika asupan cairan rendah, urine dapat menjadi lebih pekat dan berwarna lebih gelap. Urine berwarna kuning tua dan lebih terkonsentrasi sebagai salah satu tanda yang dapat muncul ketika tubuh membutuhkan lebih banyak air. Asupan cairan yang rendah juga dapat mengurangi jumlah urine yang dikeluarkan.
Karena itu, memperhatikan warna dan frekuensi buang air kecil dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk lebih mengenali kondisi hidrasi tubuh. Meski demikian, warna urine juga dapat dipengaruhi oleh makanan, obat-obatan, suplemen, maupun kondisi kesehatan tertentu. Jadi, perubahan warna yang menetap atau disertai keluhan lain sebaiknya tidak diabaikan.
3. Sakit Kepala
Sakit kepala/ Foto: Pexels.com/ Andrea Piacquadio
Pernah mengalami sakit kepala setelah seharian beraktivitas dan menyadari bahwa kamu hampir tidak minum air? Kondisi tersebut bisa saja berkaitan dengan kurangnya cairan dalam tubuh.
Dehidrasi ringan hingga sedang diketahui dapat memicu sakit kepala pada sebagian orang. Meski mekanisme pastinya masih belum sepenuhnya dipahami, kurangnya cairan dapat memengaruhi kondisi tubuh dan berhubungan dengan munculnya sakit kepala.
Sakit kepala sebagai salah satu tanda yang dapat muncul ketika tubuh kekurangan air. Selain sakit kepala, sumber tersebut menyebut seseorang dapat mengalami kesulitan berkonsentrasi atau merasa seperti mengalami brain fog.
Jika sakit kepala muncul setelah kamu kurang minum, cobalah memperhatikan kembali asupan cairan dan kebutuhan tubuh. Namun, sakit kepala memiliki banyak kemungkinan penyebab sehingga tidak selalu disebabkan oleh kekurangan air. Apabila sakit kepala terasa berat, berulang, atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
4. Tubuh Terasa Lelah dan Kurang Berenergi
Tubuh terasa lelah dan kurang berenergi/ Foto: Pexels.com/ https://kaboompics.com/
Selain rasa haus, tanda kurang minum air lainnya yang mungkin muncul adalah tubuh terasa lelah. Ketika asupan cairan tidak mencukupi, seseorang dapat mengalami penurunan energi, sulit berkonsentrasi, atau merasa lebih lesu dari biasanya. Kelelahan dan rasa mengantuk sebagai salah satu efek yang dapat berkaitan dengan kekurangan air. Selain itu, kekurangan cairan dapat memengaruhi tingkat energi, fungsi kognitif, suasana hati, dan kualitas tidur.
Kondisi ini tentu dapat terasa semakin mengganggu ketika kamu sedang melakukan banyak aktivitas. Misalnya, bekerja, belajar, berolahraga, atau menjalani aktivitas di luar ruangan dalam cuaca panas.
Jika tubuh terasa lelah, jangan langsung menganggap penyebabnya hanya karena kurang minum. Kurang tidur, pola makan, aktivitas fisik, stres, maupun berbagai kondisi kesehatan juga dapat menyebabkan kelelahan. Meski begitu, memastikan tubuh mendapatkan cukup cairan tetap menjadi kebiasaan penting yang sebaiknya tidak diabaikan.
5. Kulit Terasa Kering
Kulit terasa kering/ Foto: Pexels.com/ cottonbro studio
Kulit juga dapat menunjukkan perubahan ketika tubuh mengalami kekurangan cairan. Kulit membutuhkan kelembapan dari lingkungan maupun tubuh agar tetap lembut, elastis, dan sehat. Dalam kondisi dehidrasi, kulit dapat terasa lebih kering dan kasar. Kulit kering dan berkurangnya elastisitas sebagai salah satu tanda yang dapat muncul ketika tubuh kekurangan air.
Namun, kulit kering tidak selalu disebabkan oleh kurang minum. Cuaca yang kering, penggunaan produk tertentu, kebiasaan mandi dengan air terlalu panas, serta kondisi kulit juga dapat memengaruhinya.
Karena itu, perhatikan kondisi kulit secara keseluruhan. Jika kulit terasa kering secara terus-menerus meskipun asupan cairan sudah diperhatikan dan penggunaan pelembap tidak membantu, kamu dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.
Beauties, tubuh membutuhkan cairan setiap hari untuk menjalankan berbagai fungsi penting. Mengetahui tanda kekurangan air dalam tubuh dapat membantu kamu lebih peka terhadap kebutuhan cairan tubuh. Namun, perlu diingat bahwa satu gejala tidak selalu menjadi bukti pasti bahwa seseorang mengalami dehidrasi. Kondisi tersebut perlu dilihat berdasarkan gejala lain dan situasi yang menyertainya.
Kebutuhan cairan setiap orang juga dapat berbeda. Faktor seperti usia, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, cuaca, serta jumlah cairan yang hilang melalui keringat dapat memengaruhi kebutuhan tubuh.
Jadi, jangan menunggu sampai tubuh terasa sangat haus untuk mulai memperhatikan asupan cairan. Biasakan minum air secara teratur sepanjang hari dan sesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Dengan mengenali tanda kekurangan minum air putih sejak awal dan menjaga asupan cairan secara cukup, kamu dapat membantu tubuh tetap terhidrasi dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman, Beauties.
___
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!