Nasi Hangat atau Nasi Dingin, Mana yang Lebih Sehat untuk Tubuh?

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Jumat, 09 Jan 2026 10:30 WIB
Nasi Hangat atau Nasi Dingin, Mana yang Lebih Sehat untuk Tubuh?
Nasi Hangat atau Nasi Dingin, Mana yang Lebih Sehat?/Foto: freepik.com/KamranAydinov

Nasi merupakan makanan pokok di banyak negara, termasuk Indonesia. Sebagai karbohidrat, nasi memiliki kandungan yang baik bagi kesehatan. Biasanya, nasi akan nikmat dikonsumsi saat hangat, tapi ternyata ada perdebatan tentang manfaat nasi hangat dan nasi dingin.

Baik itu nasi hangat atau nasi dingin, mana yang lebih baik bagi kesehatan? Dilansir dari Times of India, yuk simak mana yang lebih baik, Beauties!

Nasi hangat

Nasi hangat enak dan lebih mudah dicerna. Nasi hangat sebaiknya dihindari bagi penderita diabetes/Foto: freepik.com/freepik

Nasi hangat rasanya enak dan lebih mudah dicerna. Nasi hangat memberikan energi dengan cepat. Tapi, nasi hangat memiliki efek samping yang bisa menyebabkan lonjakan gula darah lebih cepat. Nasi hangat tidak selalu ideal untuk penderita diabetes, resistensi insulin, atau bagi mereka yang sedang program penurunan berat badan.

Nasi Dingin

Nasi dingin dianggap jadi pilihan lebih sehat. Nasi dingi membuat kenyang lebih lama/Foto: freepik.com/jcomp

Nasi dingin atau nasi yang sering dihangatkan kembali dianggap pilihan yang lebih sehat. Hal tersebut ketika nasi yang sudah dimasak didinginkan selama beberapa jam, sebagian karbohidratnya berubah menjadi pati resisten. Pati resisten bisa dicerna perlahan, mencegah lonjakan gula darah secara tiba-tiba. Pati resisten juga berfungsi seperti serat, membuat kenyang lebih lama, baik untuk kesehatan usus, menghasilkan asam lemak dan baik untuk kekebalan tubuh.

Namun, nasi dingin juga memiliki efek samping. Menurut para ahli, saat nasi dibiarkan terlalu lama pada suhu ruangan setelah dimasak, bakteri bisa berkembang biak dan bisa menyebabkan mual, muntah, diare, atau kram perut.

Mana yang Lebih Sehat?

Nasi hangat atau nasi dingin. Ternyata punya manfaat bagi kesehatan tubuh/Foto: freepik.com/jcomp

Meskipun keduanya aman dan sehat, hal tersebut bergantung pada tujuan masing-masing individu. Nasi hangat bisa menyebabkan gula darah yang lebih tinggi, tapi mudah dicerna. Sementara nasi dingin atau nasi yang dipanaskan kembali bisa bermanfaat untuk menurunkan berat badan, mengontrol gula darah dan kesehatan usus.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.