Mengenal Sejarah Bakwan, dari Kuliner Cina hingga Jadi Gorengan Favorit di Indonesia

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Minggu, 21 Jun 2026 16:00 WIB
Mengenal Sejarah Bakwan, dari Kuliner Cina hingga Jadi Gorengan Favorit di Indonesia
Mengenal Sejarah Bakwan, Dari Kuliner Cina hingga Jadi Gorengan Favorit di Indonesia/Foto: pinterest.com/Лариса Юрченко ( Белан)

Bakwan menjadi salah satu gorengan populer bagi masyarakat Indonesia. Rasanya yang renyah menjadikan bakwan sebagai camilan di waktu santai. Bakwan termasuk kudapan yang sederhana, tapi ternyata punya sejarah yang panjang, Beauties.

Bakwan yang kita kenal merupakan hidangan berbahan dasar tepung terigu dan sayuran seperti wortel dan kol ternyata memiliki pengaruh dari Cina. Bagaimana hingga akhirnya jadi gorengan favorit di Indonesia? Yuk, simak sejarah unik bakwan yang tidak semua orang tahu, Beauties!

Asal-usul Bakwan

Bakwan dipercaya berasal dari Cina. Kuliner Cina terbuat dari daging cincang berbentuk bulat/Foto: pinterest.com/Adhisty Desita

Nama bakwan dipercaya berasal dari Cina, yaitu dari kata “bak” yang berarti daging dan “wan” yang artinya bola. Jadi, bisa dikatakan kalau bakwan adalah bola daging. Konon, bakwan bermula dari sebuah kisah tentang anak yang ingin memberikan masakan daging untuk ibunya yang sudah tua dan tidak bisa mengunyah makanan yang keras. Kemudian, anak tersebut membuat makanan dari daging yang dicincang halus, lalu dibentuk menjadi bulat, dan kemudian di goreng.

Meski demikian, bakwan di Indonesia mengalami transformasi besar. Jika awalnya berbahan dasar daging, masyarakat lokal kemudian mengadaptasi bakwan dengan bahan yang lebih sederhana dan terjangkau, yaitu menggantinya dengan sayuran dan tepung.

Bakwan dan Budaya Jajanan di Indonesia

Bakwan menjadi gorengan khas Indonesia dan favorit banyak masyarakat. Bakwan kini jadi jajanan yanFoto: pinterest.com/putri mahardika

Seiring waktu, bakwan menjadi gorengan khas Indonesia. Bakwan juga dikenal dengan nama yang berbeda di daerah-daerah tertentu, seperti di Jawa Barat disebut “bala-bala”, di Jawa Timur bakwan disebut “ote-ote”, sementara di Malang, bakwan sendiri menjadi sebutan untuk bakso sesuai dengan asal-usulnya.

Bakwan tak hanya sekedar makanan, tetapi jadi budaya jajanan di Indonesia. Bakwan mudah ditemukan di pinggir jalan, warung gorengan, hingga pasar tradisional. Bakwan jadi cemilan hingga pelengkap nasi. 

Kini, bakwan terus berkembang mengikuti tren kuliner, ada bakwan udang, bawang jagung, bakwan Pontianak hingga versi yang lebih sehatnya dengan memasak menggunakan air fryer. Gorengan sederhana ternyata memiliki evolusi yang cukup panjang.

Versi “Bakwan” di Berbagai Negara

Konsep bakwan tidak hanya di Indonesia. Jepang hingga Eropa juga memiliki kuliner seperti bakwan/Foto: pinterest.com/fd

Menariknya, konsep bakwan ternyata tidak hanya ada di Indonesia. Di berbagai negara ada juga makanan yang serupa, dari adonan tepung yang dicampur bahan lain, kemudian digoreng, meskipun nama dan isinya berbeda.

Di Jepang, ada tempura yang biasanya berisi sayuran atau seafood yang dibalut dengan adonan tepung lalu digoreng hingga renyah. Lalu, di Korea ada twigim di mana sayuran, seafood atau mie dilapisi tepung lalu digoreng. Twigim juga sering dijual sebagai street food, mirip seperti bakwan di Indonesia. Selain itu, ada pajeon yang banyak disebut sebagai “bakwan korea”, isian utamanya daun bawang yang banyak, wortel, bawang bombay, dan bisa juga tambahkan seafood atau daging, lalu diberi sedikit tepung dan digoreng. Mirip bakwan tetapi biasanya lebih tipis dan lebar.

Selain di negara Asia, versi bakwan di luar negeri juga ada di Amerika dan Eropa yang biasa dikenal yaitu vegetable fritters. Gorengan berbahan sayuran yang dicampur dengan tepung atau telur, lalu digoreng.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE