Mengenal 4 Jenis Hormon Bahagia dan Cara Meningkatkannya

Tifani Nurmalawidia | Beautynesia
Senin, 08 Jun 2026 08:00 WIB
Mengenal 4 Jenis Hormon Bahagia dan Cara Meningkatkannya
Hormon bahagia/ Foto : Magnific.com/

Beauties, hormon adalah pembawa pesan kimiawi dalam tubuh. Sejumlah hormon dijuluki "feel-good hormones" karena perasaan bahagia dan, terkadang, euforia yang dihasilkannya.

Hormon-hormon ini juga dianggap sebagai neurotransmiter yang berarti mereka membawa pesan melintasi ruang di antara sel-sel saraf. Dilansir dari Harvard Medical School, berikut adalah penjelasan dari masing-masing hormon, Beauties.

1. Serotonin

Hormon Bahagia Serotonin/ Foto : Magnific.com/benzoix

Ketika kamu merasakan kebahagiaan, kamu merasakan efek dari hormon serotonin. Hormon ini bertanggung jawab untuk meningkatkan suasana hati, serta sejumlah fungsi lainnya. Selain itu, kondisi depresi pada seseorang juga dikaitkan dengan kadar serotonin yang rendah, Beauties.

Salah satu cara alami untuk meningkatkan serotonin adalah dengan berolahraga. Seperti mengayuh sepeda atau mengangkat beban. Peningkatan serotonin ini adalah alasan mengapa banyak orang mendapatkan perasaan euforia yang dikenal sebagai "runner's high" setelah berolahraga intens.

2. Oksitosin

Hormon Bahagia Oksitosin/ Foto : Magnific.com

Hormon oksitosin, seperti serotonin, adalah jenis hormon dalam tubuh yang meningkatkan perasaan positif.

Oksitosin telah terbukti menurunkan tingkat stres dan kecemasan. Penelitian menunjukkan bahwa oksitosin dapat berdampak positif pada perilaku sosial. Kadar oksitosin yang rendah dikaitkan dengan gejala depresi, termasuk depresi pascapersalinan.

Cara paling ampuh untuk meningkatkan serotonin secara alami adalah dengan berolahraga. Mendengarkan musik juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan kadar oksitosin, terutama ketika orang bernyanyi dalam sebuah grup yang menunjang rasa kebersamaan.

Berpelukan, tersenyum, juga dapat meningkatkan kadar hormon ini dan membuat perasaan bahagia yang lebih besar.

3. Endorfin

Hormon Bahagia Endorfin/ Foto : Magnific.com/benzoix

Endorfin adalah pereda nyeri alami tubuh. Terdapat sekitar 20 jenis endorfin yang berbeda. Yang paling banyak dipelajari adalah beta-endorfin yang dikaitkan dengan sensasi euforia saat berlari (runner's high). Kamu juga melepaskan endorfin saat tertawa, jatuh cinta, dan bahkan saat makan makanan lezat favorit, lho.

Ada beberapa aktivitas yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan pelepasan hormon endorfin dalam tubuh seperti akupunktur, meditasi, bermain musik, tertawa, hingga makan enak.

4. Dopamin

Hormon Bahagia Dopamin/ Foto : Magnific.com/benzoix

Dopamin memiliki peran dalam membantu merasakan kesenangan sebagai sistem penghargaan otak.

Penelitian telah menemukan bahwa kekurangan dopamin juga berkontribusi pada suasana hati yang buruk. Secara khusus, orang dengan depresi sering menderita kurangnya motivasi dan konsentrasi. Namun, 'sisi gelap' dopamin adalah perasaan puas yang intens dan dapat menyebabkan kecanduan ketika mereka mengonsumsi obat-obatan terlarang.

Karena dopamin dibuat dari tirosin, potensi meningkatkan dopamin salah satunya adalah mengonsumsi makanan yang kaya akan tirosin. Seperti ayam, susu, keju, yogurt, alpukat, pisang, dan sebagainya.

Terdapat pula beberapa bukti bahwa otak melepaskan lebih banyak dopamin saat kita bermeditasi. Perubahan kesadaran yang terjadi selama meditasi dapat memicu pelepasan dopamin tersebut.

Beauties, itu dia beberapa hormon  bahagia  yang perlu diketahui. Kira-kira, kegiatan apa yang bisa mendatangkan rasa bahagia pada diri kamu?

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE