Makanan Terpapar Abu Vulkanik, Masih Amankah Dikonsumsi? Ini Penjelasan Dokter
Abu vulkanik bukan hanya perlu diwaspadai karena bisa terhirup dan mengganggu saluran pernapasan. Erupsi atau hujan abu yang terjadi, makanan dan minuman di rumah pun berisiko terpapar abu vulkanik.
Menurut World Health Organization (WHO), abu dan bahan kimia dari erupsi gunung berapi bisa menyebabkan kontaminasi pada makanan dan air, Beauties. Kandungan zat kimia dalam abu vulkanik perlu diwaspadai untuk kebersihan makanan selama terjadinya hujan debu vulkanik.
Makanan Terpapar Abu Vulkanik
Makanan terpapar abu vulkanik. Masih amankah dikonsumsi?/Foto: pexels.com/Ron Lach
Abu vulkanik yang terbawa angin bisa mengendap di berbagai permukaan, Beauties. Termasuk pada makanan, minuman, peralatan makan, meja dapur, hingga bahan makanan yang disimpan ditempat terbuka. Dokter Diana F. Suganda, Spesialis Nutrisi Klinis dalam unggahan di Instagram pribadinya memberikan saran untuk memperhatikan paparan abu yang bisa mengendap pada makanan, minuman, hingga peralatan dapur. Jadi, apa yang harus dilakukan?
1. Tutup Makanan dan Minuman
Usahakan untuk menutup makanan dan minuman. Makanan yang sudah matang sebaiknya segera ditutup atau disimpan dalam wadah tertutup. Langkah sederhana ini bisa membantu mencegah partikel abu masuk dan mengurangi risiko kontaminasi karena kondisi lingkungan yang sedang tidak normal.
2. Cuci Bersih Sayuran
Abu vulkanik yang jatuh ke lahan pertanian bisa mempengaruhi tanaman dan sistem pangan. Buah dan sayur tetap boleh dikonsumsi dalam pola makan sehat. Pastikan dicuci bersih dengan air yang aman sebelum dikonsumsi. Jika berada di wilayah yang terkena hujan abu, buah dan sayur yang akan dikonsumsi perlu ditangani dengan lebih hati-hati.
3. Pastikan Keamanan Makanan
Keamanan makanan bergantung pada jenis makanan, seberapa besar paparan, dan apakah makanan tersebut masih bisa dibersihkan dengan aman. Makanan yang sudah terkena abu secara langsung dan sulit dibersihkan atau tidak dapat dipastikan kebersihannya, lebih baik tidak dikonsumsi.
Dokter Diana juga menegaskan bahwa tidak ada makanan, vitamin, atau detox tertentu yang bisa membuat kebal dari abu vulkanik. Maka dari itu, mengurangi paparan dan menjaga makanan dan air agar tetap aman bisa jadi langkah sederhana untuk mengurangi dampak abu vulkanik.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!