Hindari 5 Hal Ini Jika Ingin Kualitas Tidur 98% Lebih Baik
Kualitas tidur sering kali dianggap sepele, padahal dampaknya sangat besar bagi fokus, emosi, dan daya tahan tubuh kamu setiap hari. Banyak orang merasa sudah tidur cukup lama, namun tetap bangun dengan tubuh lelah dan pikiran tidak segar.
Menariknya, masalah tidur bukan selalu soal durasi, melainkan kebiasaan kecil yang tanpa sadar dilakukan sebelum tidur. Karena itu Beauties, memahami apa saja yang perlu dihindari justru bisa menjadi langkah awal memperbaiki pola istirahat secara menyeluruh. Dilansir dari Your Tango, ini hal yang harus kamu hindari supaya kualitas tidur membaik.
Mengonsumsi Kafein Terlalu Dekat dengan Waktu Tidur
Kafein/Foto: Freepik
Kafein merupakan stimulan yang bekerja cukup lama di dalam tubuh, bahkan bisa bertahan hingga dua belas jam. Banyak orang mengira kopi sore hari tidak berpengaruh, padahal efeknya bisa muncul saat kamu sudah berbaring.
Dilansir dari berbagai ahli kesehatan tidur, kafein juga mempengaruhi kelenjar adrenal yang mengatur hormon stres. Jika kamu terbiasa minum kopi pagi hari, sebaiknya beri jeda sekitar dua jam setelah bangun agar tubuh bekerja alami terlebih dahulu.
Makan Karbohidrat dan Gula Berlebih Sebelum Tidur
Makan Karbohidrat dan Gula Berlebih Sebelum Tidur/Foto: Freepik
Makanan tinggi gula dan karbohidrat dapat memicu lonjakan gula darah sebelum tidur. Setelah itu, tubuh akan mengalami penurunan drastis yang memicu pelepasan adrenalin dan membuat kamu terbangun.
Para pakar menyarankan memilih protein ringan jika merasa lapar menjelang tidur. Selain lebih stabil bagi tubuh, protein membantu menjaga rasa kenyang tanpa mengganggu sistem saraf selama malam.
Paparan Suara Berisik di Lingkungan Tidur
Paparan Suara Berisik di Lingkungan Tidur/Foto: Freepik
Suara berisik dapat mengganggu fase awal tidur hingga tahap REM yang penting untuk pemulihan mental. Bahkan suara kecil seperti jam berdetak atau televisi di ruangan lain bisa berdampak signifikan.
Sebelum tidur, cobalah berbaring sejenak dan dengarkan sekitar. Jika sulit dihilangkan, penggunaan white noise atau kipas angin dapat membantu menetralkan suara yang mengganggu.
Tempat Tidur yang Tidak Nyaman
Tempat Tidur yang Tidak Nyaman/Foto: Freepik
Banyak orang memilih tidur di sofa karena kasur terasa tidak nyaman, tanpa menyadari dampaknya. Menurut certified sleep coach, Lauren Fountain, kasur buruk dapat memicu sering terbangun di malam hari.
Jika belum memungkinkan membeli kasur baru, topper memory foam bisa menjadi solusi sementara. Selain itu, pilih bantal dan seprai yang mendukung posisi tidur agar tubuh tetap rileks sepanjang malam.
Terlalu Banyak Cahaya di Kamar Tidur
Terlalu Banyak Cahaya di Kamar Tidur/Foto: Freepik
Cahaya biru dari ponsel, televisi, dan lampu terang dapat menekan hormon melatonin secara signifikan. Bahkan cahaya hijau juga memiliki efek serupa meski intensitasnya lebih rendah.
Para ahli menyarankan kamar tidur dibuat seteduh mungkin menjelang malam. Menutup tirai dan mematikan perangkat elektronik memberi sinyal alami bahwa tubuh siap beristirahat.
Dengan menghindari lima kebiasaan di atas, kamu memberi tubuh kesempatan untuk pulih secara alami setiap malam. Perubahan kecil namun konsisten sering kali memberi dampak besar bagi kualitas tidur jangka panjang. Jadi Beauties, yuk, mulai evaluasi rutinitas malam agar bangun pagi terasa lebih segar dan seimbang.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!