Cara Tepat Makan Buah Apel, Langsung dengan Kulitnya atau Dikupas Dulu?

Ayu Novia | Beautynesia
Selasa, 31 Mar 2026 20:00 WIB
Cara Tepat Makan Buah Apel, Langsung dengan Kulitnya atau Dikupas Dulu?
Ilustrasi makan apel/Freepik: lookstudio

Apel merupakan buah yang menjadi favorit banyak orang. Rasanya segar, mudah didapat, dan bermanfaat untuk kesehatan.

Namun, ada satu pertanyaan sederhana yang sering muncul, apakah sebaiknya apel dimakan beserta kulitnya, atau lebih baik dikupas dulu sebelum dikonsumsi?

Para ahli kesehatan mengungkap cara makan apel yang tepat. Apakah sudah sesuai dengan kebiasaanmu? Simak selengkapnya di sini, yuk!

1. Kulit Apel Mengandung Serat yang Dibutuhkan Tubuh

Salah satu alasan mengapa disarankan untuk tidak mengupas apel adalah karena kandungan seratnya. Bagian kulit apel adalah tempat konsentrasi serat tertinggi berada, sehingga saat membuangnya berarti kamu kehilangan sebagian besar manfaat pencernaan dari buah ini.

Serat dalam kulit apel terdiri dari dua jenis sekaligus, yakni serat larut dan serat tidak larut. Serat tidak larut membantu melancarkan pergerakan usus dan mencegah sembelit. Sementara itu, serat larut seperti pektin membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan menstabilkan gula darah. Dengan membuang kulit apel, kamu kehilangan kedua jenis serat yang saling melengkapi ini sekaligus.

2. Kulit Apel Kaya Antioksidan dan Flavonoid yang Tidak Ada di Dagingnya

beberapa antioksidan paling berharga dalam apel hanya ada di kulitnya, dan tidak ditemukan di bagian daging buah sama sekali. Ini berarti apel yang dikupas kehilangan senyawa-senyawa pelindung yang paling unik dan kuat.

Ilustrasi apel/Foto: Freepik.com/stockking

Tak banyak diketahui, beberapa antioksidan paling berharga dalam apel hanya ada di kulitnya, dan tidak ditemukan di bagian daging buah sama sekali. Ini berarti apel yang dikupas kehilangan senyawa-senyawa pelindung yang paling unik dan kuat.

Melansir Healthline, kulit apel mengandung antioksidan quercetin yang dapat membantu mengatur sistem imun dan mengurangi peradangan. Secara teoritis, ini menjadikan apel beserta kulitnya berpotensi efektif dalam mendukung kesehatan sistem pernapasan. Kandungan antioksidan dalam kulit apel terbukti jauh lebih tinggi dibandingkan di bagian dagingnya, konsentrasi antioksidan di kulit apel bahkan bisa mencapai empat kali lebih tinggi dibandingkan daging buahnya.

Para peneliti dari Universitas Cornell, menemukan bahwa triterpenoid yang terkandung dalam kulit apel memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker, terutama yang berkaitan dengan kanker hati, usus besar, dan payudara. Senyawa-senyawa pelindung ini tidak ditemukan dalam daging apel, menjadikan kulit apel jadi berharga.

3. Memakan Apel Beserta Kulitnya Terbukti Meningkatkan Fungsi Pembuluh Darah

Zumba juga dapat meningkatkan kebugaran kardiovaskular.Manfaat kulit apel tidak berhenti pada kandungan nutrisinya saja, ada penelitian pada manusia yang membuktikan bahwa makan apel beserta kulitnya memberikan dampak nyata dan terukur pada kesehatan kardiovaskular, khususnya fungsi arteri dan pembuluh darah.

Ilustrasi kesehatan jantung/Foto: Freepik.com/freepik

Manfaat kulit apel tidak berhenti pada kandungan nutrisinya saja, ada penelitian pada manusia yang membuktikan bahwa makan apel beserta kulitnya memberikan dampak pada kesehatan kardiovaskular, khususnya fungsi arteri dan pembuluh darah.

Melansir Healthline, sebuah penelitian langsung membandingkan efek makan apel beserta kulitnya dengan makan apel yang sudah dikupas. Hasilnya, memakan apel yang tidak dikupas menghasilkan kadar flavonoid yang lebih tinggi dalam aliran darah dan secara signifikan meningkatkan fungsi arteri, dibandingkan dengan memakan apel tanpa kulitnya. 

Para peneliti menyimpulkan bahwa risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah pada mereka yang rajin makan apel paling mungkin disebabkan oleh tingginya konsentrasi flavonoid dalam kulit apel, yang terbukti memperbaiki fungsi endotelial atau fungsi dinding arteri.

Studi lanjutan yang melibatkan ribuan perempuan dalam Nurses' Health Study juga menemukan bahwa mereka yang memakan satu apel per hari yang utuh beserta kulitnya  memiliki risiko kematian dari semua penyebab 35 persen lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang jarang atau tidak pernah mengonsumsi apel. Para peneliti meyakini bahwa manfaat ini sebagian besar bersumber dari kandungan flavonoid dalam kulit apel yang memberikan efek perlindungan pada sistem kardiovaskular.

Bagaimana Solusi agar Terhindar dari Pestisida?

Cara paling efektif untuk membersihkan apel sebelum dimakan beserta kulitnya adalah dengan merendamnya dalam larutan soda kue.

Ilustrasi apel fuji/Foto: Freepik.com/valeria_aksakova

Salah satu alasan paling umum mengapa banyak orang memilih mengupas apel adalah kekhawatiran tentang residu pestisida di permukaan kulitnya. Kekhawatiran ini memang valid, namun para ahli menegaskan bahwa ada cara yang jauh lebih baik untuk mengatasinya selain membuang kulit yang penuh nutrisi itu.

Cara paling efektif untuk membersihkan apel sebelum dimakan beserta kulitnya adalah dengan merendamnya dalam larutan soda kue. Caranya, bilas apel sebentar dengan air bersih, lalu larutkan empat sendok teh soda kue ke dalam 1,5 liter air, aduk rata, dan rendam apel selama 10 hingga 15 menit. 

Setelah itu, bilas kembali dengan air mengalir yang bersih, tiriskan, dan apel siap dimakan beserta kulitnya dengan aman. Cara alternatif lainnya adalah merendam apel dalam larutan cuka putih atau air perasan jeruk lemon selama beberapa menit sebelum dibilas bersih.

Para ahli gizi juga menyarankan untuk memilih apel organik jika memungkinkan, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil, karena dibudidayakan tanpa penggunaan pestisida sintetis. Namun, untuk yang mengonsumsi apel non-organik, mencuci dengan baik menggunakan metode yang tepat sudah cukup untuk mengurangi residu pestisida secara signifikan, tanpa harus mengorbankan nutrisi berharga yang ada di kulitnya.

Kesimpulan: Makan Apel Utuh adalah Pilihan Terbaik

makan apel beserta kulitnya adalah cara terbaik untuk mendapatkan manfaat nutrisi yang paling lengkap dan optimal dari buah ini.

Ilustrasi makan apel/Foto: Freepik/freepik

Berdasarkan bukti ilmiah yang ada, makan apel beserta kulitnya adalah cara terbaik untuk mendapatkan manfaat nutrisi yang paling lengkap dan optimal dari buah ini.

Mengutip WebMD, kulit berbagai buah, termasuk apel kaya serat, antioksidan, dan vitamin, menjadikannya salah satu bagian paling bergizi dari tanaman itu sendiri. Kulit apel mengandung quercetin, antioksidan yang dapat membantu otak dan paru-paru bekerja lebih baik, serta memiliki sifat anti-peradangan yang mendukung kesehatan jantung. Memakan apel tanpa mengupas kulitnya menambah tekstur renyah dan memastikan kamu tidak melewatkan satupun nutrisi pentingnya.

Kesimpulannya sangat jelas, Beauties, kulit apel bukan sekadar lapisan pelindung yang bisa dibuang begitu saja, ia adalah bagian paling bergizi dari buah ini. Dengan kandungan serat dua kali lebih tinggi, vitamin K tiga kali lebih banyak, antioksidan empat kali lebih terkonsentrasi, dan senyawa quercetin yang hanya ada di kulitnya saja, membuang kulit apel sama artinya dengan membuang sebagian besar manfaat kesehatan yang ditawarkan buah luar biasa ini.

Bagaimana, memakan apel dengan kulitnya sudah sesuai dengan kebiasaanmu, Beauties?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE