Benarkah Makan Kacang Bikin Jerawatan? Ini Penjelasan Lengkapnya!
Anggapan tentang kacang bikin jerawatan sudah menjamur di masyarakat Indonesia. Tak sedikit orang yang mengklaim dirinya jerawatan usai mengonsumsi kacang.
Benarkah kacang penyebab munculnya jerawat. Bukankah penyebab jerawat adalah multifaktorial? Nutrisi apa saja yang sebenarnya terkandung dalam kacang dan apa manfaatnya bagi tubuh?
Kenali Dulu Penyebab Jerawat
Penyebab orang jerawatan/Foto: Pexels.com/Polina Tankilevitch
Jerawat yang muncul di wajah biasanya disebabkan oleh banyak faktor. Faktor itu seperti perubahan hormon, produk skincare yang tidak cocok, stres, kurang tidur, dan kebersihan kulit yang kurang terjaga.
Selain itu, pola makan yang tidak sehat juga memengaruhi. Orang yang gemar mengonsumsi makanan tinggi gula dan berlemak, termasuk produk susu tertentu, punya kecenderungan mengalami breakout.
Studi yang dilansir Verywell Health menemukan bahwa individu yang sering mengonsumsi makanan tinggi gula atau berlemak memiliki kemungkinan 54 persen lebih besar untuk mengalami jerawat.
Pola Makan Pengaruhi Jerawat, tetapi Konsumsi Kacang Bikin Jerawatan Itu…
Fakta tentang kacang/Foto: Pexels.com/Marta Barco
Menurut dosen Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA), Neny Triastuti, isu tentang kacang bikin jerawatan tidaklah benar. Namun, ada yang mensinyalir bahwa tingginya asam lemak omega-6 dalam kacanglah yang memicu jerawat.
Studi dalam Journal Biomedicine & Pharmacotheraphy mengungkapkan bahwa kadar omega-3 dan omega-6 dalam kacang kurang ideal, yakni 1:17. Hal tersebut menjadi masalah karena tubuh umumnya membutuhkan omega-3 dan omega-6 dalam rasio 1:3.
Omega-6 diklaim dapat meningkatkan risiko peradangan, terutama bila dikonsumsi berlebihan. Sementara omega-3 adalah nutrisi anti-peradangan. Jika dikonsumsi dalam jumlah cukup, omega-3 dapat mencegah pembentukan jerawat.
“Ketidakseimbangan antara omega-6 dan omega-3 lah yang menyebabkan tubuh mengalami peradangan, sehingga berisiko memperburuk kondisi kulit yang berjerawat,” kata Neny, menukil laman resmi UMSURA.
Meskipun hubungan omega-6 dan jerawat tampak nyata, penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hubungan antara kacang dan jerawat tetap diperlukan. Saat ini belum ada studi yang membuktikan bahwa konsumsi kacang dapat menyebabkan jerawat.
Nutrisi dan Manfaat Konsumsi Kacang bagi Kesehatan
Fakta tentang kacang/Foto: Pexels.com/Towfiqu Barbhuiya
Mengonsumsi kacang-kacangan sebagai bagian dari pola makan sehat dapat memberikan manfaat bagi kesehatan jantung. Merujuk Mayo Clinic, kacang-kacangan setidaknya mengandung:
- Protein nabati. Ini bermanfaat bagi kesehatan jantung dan ginjal.
- Asam lemak omega-3. Beberapa jenis kacang seperti walnut kaya omega-3. Asam lemak ini efektif membantu menurunkan kadar trigliserida dan dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.
- Semua jenis kacang mengandung serat yang membantu menurunkan kadar kolesterol dan memberikan rasa kenyang.
- L-arginin, salah satu komponen penyusun protein. Penelitian menunjukkan L-arginin dapat membantu menurunkan tekanan darah, memperbaiki profil kolesterol, dan meningkatkan kesehatan pembuluh darah secara keseluruhan.
Meski kaya nutrisi, bukankah kacang-kacangan tinggi lemak? Ya, satu porsi kacang seberat satu ons (sekitar 28 gram) mengandung sekitar 160-200 kalori, yang 80% hingga 90%-nya berasal dari lemak.
Namun, lemak dalam kacang-kacangan sebagian besar adalah lemak tak jenuh tunggal, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL sembari mempertahankan kadar HDL.
Lantaran kacang-kacangan tinggi lemak dan kandungan kalorinya relatif tinggi, penting untuk mengonsumsinya dengan bijak.
“Kita hanya perlu mengonsumsi satu porsi kacang setara dengan satu ons per hari atau 5 ons per minggu dari beragam jenis kacang untuk mendapatkan manfaatnya dalam mencegah penyakit jantung,” ujar ahli gizi terdaftar Devon Peart, pada Cleveland Clinic.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!