Begini Cara Tahu Produk Benar-Benar Gluten-Free
Banyak orang membutuhkan produk gluten-free di pasaran karena alasan kesehatan atau kondisi medis seperti celiac disease dan intoleransi gluten. Namun, tidak sedikit konsumen yang akhirnya tertipu oleh label bebas gluten yang terlihat meyakinkan padahal belum tentu benar-benar bebas dari kandungan senyawa tersebut.
Pasalnya, beberapa produsen menggunakan istilah gluten-free secara sembarangan tanpa proses sertifikasi yang jelas, sedangkan sebagian lainnya mencantumkannya hanya sebagai strategi pemasaran. Akibatnya, konsumen yang tidak teliti bisa saja mengonsumsi produk yang tetap memiliki kandungan gluten dalam jumlah kecil tanpa disadari.
Agar tidak salah memilih, simak panduan yang dilansir dari Gluten Intolerance Group berikut untuk mengetahui langkah-langkah mengenali produk yang benar-benar gluten-free.
Cari Sertifikasi Pihak Ketiga
![]() Memilih produk dengan sertifikasi independen membantu memastikan kandungan gluten tetap berada pada batas aman/Foto: Freepik |
Produk yang benar-benar bebas gluten sebaiknya memiliki sertifikasi dari lembaga independen yang diakui, baik dari dalam maupun luar negeri. Salah satu standar internasional yang sering dijadikan acuan adalah Gluten-Free Certification Organization milik Gluten Intolerance Group yang menandakan bahwa produk telah melalui proses pemeriksaan yang ketat.
Proses yang dilakukan oleh GFCO ini mencakup analisis bahan baku, audit fasilitas produksi, serta pengujian rutin untuk memastikan kandungan gluten tidak melebihi 10 bagian per sejuta (ppm). Sebagai perbandingan, BPOM memperbolehkan kadar gluten hingga 20 mg/kg. Artinya, standar yang diterapkan GFCO dua kali lebih ketat daripada standar BPOM.
Bacalah Daftar Bahan
Memahami daftar bahan membantu kamu memastikan produk gluten-free benar-benar aman dikonsumsi/Foto: Freepik
Membaca daftar bahan merupakan langkah penting saat memilih produk yang tidak memiliki sertifikasi atau label “bebas gluten”. Cara ini membantu memastikan bahwa makanan kemasan yang kamu konsumsi benar-benar aman.
Perhatikan apakah produk mengandung gandum—termasuk varietas seperti spelt, emmer, faroo, dan durum—serta rye, barley, oat, malt, atau brewer’s yeast. Jika salah satu bahan tersebut tercantum, produk tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai besa gluten.
Namun, ada kemungkinan produk dengan keterangan mengandung gandum tetap memakai label bebas gluten. Jika produk tersebut telah bersertifikat GFCO, berarti proses pengolahan produk berbahan gandum itu telah menjamin kadar glutennya tidak lebih dari 10 ppm sesuai standar yang ditetapkan lembaga tersebut.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!
