9 Tanda Dehidrasi Ringan yang Sering Tak Disadari

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia
Senin, 12 Jan 2026 10:00 WIB
9 Tanda Dehidrasi Ringan yang Sering Tak Disadari
Ilustrasi minum air putih/Freepik: pvproductions

Pernah mengalami bibir pecah-pecah, warna urine berubah, dan pusing padahal tidak sedang sakit? Banyak orang menganggap kondisi tersebut sepele, bahkan mengira hanya karena kurang tidur atau terlalu sibuk beraktivitas. Padahal, bisa jadi itu adalah sinyal awal bahwa tubuhmu sedang mengalami dehidrasi ringan, kondisi yang sering terjadi tanpa disadari dalam rutinitas sehari-hari.

Dehidrasi ringan bukan hanya soal lupa minum air, tetapi bisa memengaruhi konsentrasi, energi, hingga kesehatan tubuh secara keseluruhan jika dibiarkan berlarut-larut. Agar kamu tidak mengabaikan tanda-tanda penting dari tubuhmu sendiri, yuk simak lebih dalam berbagai tanda dehidrasi ringan yang kerap muncul dan sering luput dari perhatian!

1. Rasa Haus

Ilustrasi haus/Freepik: freepik

Rasa haus adalah tanda paling awal ketika tubuh kekurangan cairan. Menurut Mayo Clinic, rasa haus ekstrem atau meningkat di luar kebiasaan bisa menjadi indikasi tubuhmu sudah berada dalam keadaan dehidrasi ringan, karena sistem tubuh sedang memberi sinyal bahwa cairan harus segera ditambah.

Laman Cleveland Clinic juga menegaskan tubuh sering kali sudah kekurangan air ,bahkan sebelum kamu merasa sangat haus. Hal ini berarti jika kamu baru minum saat merasa sangat haus, tubuhmu sebenarnya sudah kekurangan cairan sejak beberapa waktu sebelumnya.

2.Mulut & Bibir Kering

Ilutstrasi bibir kering dan pecah-pecah/Etrevous.com: Rebecca Fearn

Mulut dan bibir kering sering dianggap hal biasa, apalagi saat cuaca panas atau setelah bangun tidur. Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda awal tubuh kekurangan cairan. Dilansir dari Mayo Clinic, saat tubuh tidak mendapat cukup air, produksi air liur akan berkurang. Akibatnya, mulut terasa lengket, bibir mudah pecah-pecah, dan tenggorokan terasa tidak nyaman meskipun kamu tidak sedang sakit.

Air liur sebenarnya punya peran penting untuk menjaga kelembapan mulut dan membersihkan sisa makanan serta bakteri. Ketika tubuh dehidrasi ringan, jumlah air liur menurun sehingga mulut terasa kering lebih lama. Jika kondisi ini sering kamu alami, terutama di siang hari atau saat tidak banyak bicara, bisa jadi itu tanda tubuhmu sedang “haus” dan butuh asupan cairan tambahan, Beauties.

3. Pusing & Kelelahan

Ilustrasi sakit kepala/Freepik: freepik

Saat tubuh kekurangan cairan, volume darah akan menurun, sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Efeknya? Kamu bisa merasa pusing, ringan kepala, atau bahkan mudah lelah meskipun tidak banyak bergerak.

Southwestern Medical Center menjelaskan, kelelahan bisa menjadi salah satu tanda dehidrasi ringan karena tubuh kekurangan air yang memainkan peranan penting dalam metabolisme energi.

4. Urine Berubah

Ilustrasi warna urin/Freepik: freepik

Perubahan warna urine adalah tanda yang paling mudah dikenali. Mayo Clinic menyatakan bahwa urine yang sehat umumnya berwarna kuning muda dan jernih. Jika warnanya berubah menjadi kuning tua atau pekat, itu menandakan tubuh sedang kekurangan cairan. 

Selain itu, frekuensi buang air kecil yang lebih jarang dari biasanya juga bisa menandakan kamu tidak cukup terhidrasi untuk menghasilkan urine secara normal setiap beberapa jam. Jika kamu jarang ke kamar mandi atau urine berbau lebih menyengat, itu adalah sinyal bahwa tubuh sedang menahan air karena asupan cairan belum mencukupi.

5. Kulit Kering

Ilustrasi kulit kering/OA Facial Plastics

Kulit membutuhkan air agar tetap lembap dan elastis. Saat tubuh kekurangan cairan, kulit menjadi salah satu bagian yang paling cepat terdampak. Kulit bisa terasa kering, kasar, atau tampak kusam meskipun sudah menggunakan pelembap.

Menurut WebMD, hal ini terjadi karena tubuh akan memprioritaskan penggunaan cairan untuk organ penting terlebih dahulu. Jika kulitmu terasa lebih kering dari biasanya, terutama tanpa perubahan produk perawatan, bisa jadi penyebabnya adalah kurang minum air.

Dalam situasi dehidrasi ringan, kulit bisa terasa “tegang” dan tidak selembap ketika tubuhmu terhidrasi dengan baik, yang dapat menjadi isyarat bahwa kamu perlu minum lebih banyak air.

6. Bau Mulut

Ilustrasi bau mtidak sedap/Fermelia Dental: EOSSEO

Bau mulut tidak selalu disebabkan oleh makanan atau kurang menjaga kebersihan gigi. Dehidrasi ringan juga bisa menjadi pemicunya. 

Menurut laman Hiawassee Family Dental, saat tubuh kekurangan cairan, produksi air liur berkurang sehingga bakteri di dalam mulut lebih mudah berkembang. Ketika mulut tidak cukup lembap karena kurangnya cairan tubuh, bakteri penyebab bau mulut mudah berkembang karena tidak tercuci oleh air liur.

7. Detak Jantung Cepat

Ilustrasi detak jantung tidak normal/Freeepik: jcomp

Saat tubuh kekurangan cairan, jumlah darah yang beredar di dalam tubuh ikut berkurang. Kondisi ini membuat jantung harus bekerja lebih keras agar darah tetap bisa mengalir ke seluruh tubuh. Akibatnya, detak jantung bisa terasa lebih cepat dari biasanya, bahkan muncul sensasi berdebar meski kamu tidak sedang beraktivitas berat.

Menurut Johns Hopkins Medicine, detak jantung cepat akibat dehidrasi ringan sering muncul saat kamu berdiri tiba-tiba, berjalan sedikit lebih cepat, atau setelah beraktivitas ringan. Banyak orang mengira ini tanda cemas atau kelelahan, padahal tubuh sebenarnya sedang memberi sinyal bahwa cairan di dalamnya belum cukup. Dengan minum air secara perlahan dan cukup, detak jantung biasanya akan kembali normal.

8. Kram Otot

Ilustrasi kram otot/Freepik: gpaintstudio

Kram otot bisa terjadi tiba-tiba, bahkan saat kamu tidak sedang berolahraga atau melakukan aktivitas berat. Kondisi ini sering terasa seperti otot menegang, nyeri, atau tertarik secara mendadak. Salah satu penyebab yang sering tidak disadari adalah dehidrasi ringan, ketika tubuh kekurangan cairan yang dibutuhkan otot untuk bekerja dengan normal.

Saat tubuh kekurangan cairan, keseimbangan zat penting yang membantu otot bergerak juga ikut terganggu. Akibatnya, otot menjadi lebih sensitif dan mudah mengalami kram. Jika kamu sering mengalami kram tanpa alasan jelas, terutama di kaki atau betis, bisa jadi itu tanda tubuhmu perlu lebih banyak minum air agar fungsi otot tetap optimal.

Dehidrasi ringan memang sering tak terlihat, tetapi tanda-tanda ini adalah kunci untuk membuat kamu lebih peka terhadap kondisi tubuhmu sendiri. Yuk biasakan selalu membawa botol minum dan memperhatikan tanda-tanda sederhana ini!

____

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE