8 Kebiasaan Buruk yang Dapat Menghambat Proses Diet, Bikin Perut Buncit!
Menurunkan berat badan bukan hanya soal mengurangi porsi makan atau rutin berolahraga saja. Butuh kerja keras, konsistensi, dan motivasi yang kuat agar program diet dapat berjalan sesuai rencana.
Di sisi lain, banyak orang yang justru merasa kecewa setelah berusaha keras menurunkan berat badan, namun angka di timbangan tetap tidak berubah. Ketimbang panik dan stres, penting untuk mengenali dan menghindari beberapa kebiasaan sehari-hari yang dapat menghambat upaya penurunan berat badan kamu.
Dilansir dari laman CNN Indonesia, berikut ini sejumlah kebiasaan buruk yang sering menghambat proses diet. Simak!
1. Melewatkan Waktu Makan
Melewatkan sarapan/ Foto: Freepik.com/freepik
Meski terkesan sepele, melewatkan waktu makan bisa menyebabkan metabolisme melambat yang mengakibatkan kenaikan berat badan dan mempersulit penurunan angka timbangan.
Contohnya, seperti sengaja tidak sarapan, itu bukanlah cara ampuh menurunkan berat badan. Kebiasaan ini justru bisa membuatmu makan berlebihan di waktu makan berikutnya, karena cenderung mencari makanan tinggi gula, lemak, atau karbohidrat.
Jika tidak segera dihindari, kebiasaan ini dapat menggagalkan diet dan obesitas dalam jangka panjang, bukannya penurunan berat badan.
2. Sering Konsumsi Makanan dan Minuman Manis
Konsumsi makanan manis/ Foto: Freepik.com/pvproductions
Selain nggak baik untuk kesehatan, berbagai makanan dan minuman manis juga bisa menghambat proses penurunan berat badan. Itu karena makanan manis seringkali mengandung gula dan lemak tanpa memberikan nutrisi penting, membuat kamu cepat lapar.
Kebiasaan mengonsumsinya bisa memicu kecanduan, membuat sulit berhenti makan. Jika dibiarkan, ini semua bisa memicu lonjakan gula darah, menghambat sinyal kenyang, meningkatkan rasa lapar, hingga obesitas, yang semuanya bertentangan dengan tujuan penurunan berat badan.
3. Ngemil Berlebihan
Ngemil/ Foto: Freepik.com/freepik
Kebiasaan ngemil saat bosan atau santai, sebenarnya tetap boleh dilakukan saat diet. Asalkan ngemil makanan yang sehat dan tidak berlebihan. Pasalnya, beberapa jenis camilan, seperti keripik, kue, atau biskuit mengandung tinggi gula, garam, dan kalori sehingga bisa memicu kenaikan berat badan.
Nggak mau, kan, dietmu gagal? Pilihlah camilan sehat, seperti buah-buahan, plain yogurt, kacang-kacangan, atau dark chocolate, yang bagus untuk menurunkan berat badan. Namun, perhatikan juga kandungan kalori, gula, dan lemaknya sebelum membeli.
4. Kurang Minum Air Putih
Kurang minum air putih/ Foto: Freepik.com/fabrikasimf
Dari sekian banyak hal yang diduga menjadi penghambat diet, salah satunya adalah kurang minum air putih. Tubuh membutuhkan air untuk berfungsi optimal, termasuk membakar kalori dan lemak. Kekurangan cairan tubuh bisa membuat metabolisme melambat, hingga tubuh salah mengartikan haus menjadi lapar.
Minumlah air putih secara rutin sebanyak dua liter setiap hari, terutama sebelum makan untuk membantu rasa kenyang. Air putih sangat penting untuk hidrasi, serta mendukung fungsi organ agar pembakaran kalori lebih efektif.
5. Mengikuti Fad Diet yang Tidak Seimbang
Diet tidak seimbang/ Foto: Freepik.com/jcomp
Fad diet cenderung membatasi satu atau lebih kelompok makanan penting, yang bisa mengganggu keseimbangan nutrisi tubuh. Membiarkan tubuh kekurangan nutrisi justru berdampak pada penurunan masa otot, gangguan pencernaan, hingga gangguan hormon.
Diet ini memang menjanjikan hasil instan, tetapi tidak bertahan lama sehingga berat badan mudah kembali (rebound) setelah berhenti diet alias yo-yo effect. Untuk itu, fokuslah pada perubahan pola makan bergizi seimbang dan gaya hidup sehat jangka panjang.
6. Makan Terlalu Cepat
Makan terlalu cepat/ Foto: Freepik.com/freepik
Salah satu kunci keberhasilan diet adalah makan secara perlahan. Sebaliknya, makan dengan tergesa-gesa bisa menghambat diet karena otak butuh sekitar 20 menit untuk menerima sinyal kenyang dari perut. Makan terlalu cepat membuat sinyal ini terlambat, menyebabkan lebih banyak.
Jika dibiarkan, kebiasaan ini bisa menyebabkan kelebihan kalori, masalah pencernaan, kenaikan berat badan, hingga meningkatkan risiko obesitas.
Beauties, makanlah dengan perlahan dan mengunyah sempurna dapat memberi waktu otak menerima sinyal kenyang, sehingga membantu mengontrol porsi makan dan penyerapan nutrisi lebih baik.
7. Kurang Istirahat
Kurang istirahat/ Foto: Freepik.com/freepik
Kerap disepelekan, tidur ternyata juga berperan penting dalam menurunkan berat badan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tidur yang cukup bisa membantu mengurangi beberapa kalori tambahan.
Kurang tidur bisa berdampak pada dua hormon utama yang mengontrol rasa lapar dan kenyang, yaitu ghrelin dan leptin. Jika dibiarkan, kebiasaan ini bisa mengacaukan hormon pengatur nafsu makan tersebut dan membuat makan lebih banyak.
Kurang tidur juga dapat memperlambat metabolisme, kekurangan energi, dan meningkatkan stres, yang semuanya berdampak pada tubuh sulit membakar lemak dan justru menambah berat badan.
8. Malas Bergerak
Malas bergerak/ Foto: Freepik.com/stockking
Gaya hidup yang tidak sehat, seperti jarang olahraga atau malas jalan kaki, bisa menjadi penyebab berat badan susah turun saat diet. Kebiasaan ini tidak dapat membakar kalori yang cukup, sehingga sisa makanan menumpuk jadi lemak.
Kurang aktivitas fisik juga berpengaruh pada laju metabolisme dan menyebabkan masa otot melemah. Alhasil, keinginan untuk menurunkan berat badan jadi lebih sulit terealisasikan.
Diet yang efektif memerlukan keseimbangan antara asupan kalori dan aktivitas fisik, sedangkan jika kamu kurang gerak hanya akan menghambat tujuan diet kamu.
Nah, itulah beberapa kebiasaan yang tanpa disadari dapat menghambat proses diet. Ingat, menurunkan berat badan adalah proses panjang yang memerlukan perubahan gaya hidup secara menyeluruh dan asupan gizi seimbang. So, hindari kebiasaan-kebiasaan buruk di atas, ya!
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!