5 Rutinitas Pagi Supaya Siap Jalani Hari saat Puasa
Sudah makan sahur, tapi masih ada jeda waktu sebelum subuh? Sebelum kesibukan hari dimulai, banyak dari kita refleks langsung kembali ke kasur. Padahal, ada cara yang jauh lebih baik untuk mengisi waktu itu.
Beauties, cara kita mengawali pagi hari punya pengaruh besar pada energi dan suasana hati sepanjang hari. Rutinitas pagi yang benar-benar berdampak seharian bukan yang rumit dan panjang, justru yang kecil dan konsisten. Simak penjelasannya yang dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.
1. Minum Air dan Jadikan Momen yang Menyenangkan
Setelah makan sahur, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah memastikan tubuh terhidrasi dengan baik sebelum imsak tiba. Menurut Camille Styles, segelas air di pagi hari membantu membersihkan bakteri, melancarkan pencernaan, dan memulai hidrasi untuk sepanjang hari.
Supaya kebiasaan ini terasa lebih menyenangkan dan bukan sekadar kewajiban, coba jadikan momen ini sebagai ritual kecil yang kamu nikmati. Kamu juga bisa menambahkan irisan lemon segar ke dalam air, atau menyeduh teh hangat kesukaanmu. Nikmati prosesnya dengan penuh kehadiran, bukan terburu-buru.
Yang penting bukan seberapa mewah ritualnya, tapi seberapa hadir kamu dalam prosesnya, nih. Duduk sejenak, tarik napas, dan rasakan tubuhmu berterima kasih atas perhatian kecil ini sebelum hari bergerak lebih cepat.
2. Gerakkan Tubuh Sebentar
Menggerakan tubuh sebentar. Olahraga ringan seperti stretching akan membuat tubuh terasa lebih segar./ Foto: Pexels.com/RDNE Stock Project
Tubuh yang baru bangun butuh waktu untuk "menyala" kembali dan gerakan ringan adalah cara paling lembut untuk memulainya. Olahraga pagi tidak hanya memacu aliran darah dan melepaskan hormon pemicu suasana hati yang baik, tapi juga memastikan aktivitas fisikmu benar-benar terlaksana sebelum kesibukan hari mengalihkan perhatian.
Di bulan puasa, kamu tidak perlu memaksakan diri dengan gerakan yang berat. Peregangan ringan selama beberapa menit. Misalnya dengan meregangkan leher, bahu, dan punggung yang sudah cukup untuk membuat tubuh terasa lebih segar. Selain itu, melansir dari The Good Trade, kamu juga bisa lanjutkan dengan pijatan ringan pada bagian tubuh yang terasa kaku, sebagai cara yang lembut untuk menghantar tubuhmu ke dalam hari yang baru.
Setelah bergerak, kamu juga bisa coba melakukan pemindaian tubuh secara singkat. Ini adalah latihan kesadaran diri yang sederhana. Sebelum meraih ponsel, cek dulu bagaimana kondisi tubuhmu hari ini, dari ujung kepala hingga ujung kaki.
3. Rencanakan Harimu dengan Bijak
Sebelum pikiran mulai dipenuhi oleh berbagai tuntutan hari, luangkan waktu sebentar untuk menentukan apa yang benar-benar penting hari ini. Menetapkan tiga prioritas utama di pagi hari membantu kamu merasa tetap produktif bahkan di hari yang terasa kacau, karena kamu tahu yang terpenting sudah diselesaikan.
Kuncinya adalah tidak berlebihan. Bedakan antara hal yang harus dikerjakan, hal yang ingin dikerjakan, dan hal yang sekadar sebaiknya dikerjakan. Fokuslah pada dua kelompok pertama saja. Daftar panjang yang tidak realistis hanya akan membuatmu kewalahan sebelum hari benar-benar dimulai.
Kamu juga bisa menetapkan satu tujuan kecil yang lebih personal hari ini. Misalnya, istirahat sejenak di siang hari atau menghubungi seseorang yang sudah lama tidak disapa. Hal-hal kecil seperti inilah yang sering membuat hari terasa lebih bermakna dan tidak sekadar berlalu.
4. Baca atau Dengarkan Sesuatu yang Mengisi Ulang Energi
Membaca buku di pagi hari lebih produktif dibandingkan doomscrolling./ Foto: Freepik.com
Daripada membuka media sosial, coba gantikan dengan sesuatu yang lebih menenangkan dan menginspirasi. Pagi hari adalah waktu yang ideal untuk membaca, baik buku nonfiksi yang memotivasi ataupun justru satu bab novel favoritmu sebagai hadiah kecil untuk diri sendiri yang mendorongmu semangat bangun.
Jika membaca terasa berat di pagi-pagi buta setelah sahur, mendengarkan podcast yang ringan dan menyenangkan pun sama efektifnya. Pilih konten yang dengan lembut membawa kamu masuk ke dalam hari, bukan yang langsung membombardir dengan berita atau informasi berat.
Selain itu, kamu perlu batasi media sosial di pagi hari, Beauties. Daripada fokus pada apa yang kamu kurangi, justru bergembiralah dengan apa yang kamu tambahkan: sepuluh menit yang kini bisa diisi dengan membaca, berjalan kaki, atau sekadar menarik napas dalam-dalam.
5. Luangkan Waktu untuk Bersyukur
Momen setelah sahur adalah waktu yang tepat untuk sejenak berdiam dan bersyukur sebelum hari bergerak lebih sibuk. Meditasi atau menuliskan tiga hal yang kamu syukuri setiap pagi terbukti membuat kamu lebih sehat. Aada hubungan nyata antara rasa syukur yang konsisten dan kesejahteraan mental seseorang.
Rasa syukur tidak harus ditulis panjang di jurnal. Memberikan perhatian pada hal-hal kecil di sekitarmu, berterima kasih dalam hati atas air yang mengalir, makanan sahur yang tersedia, atau atap rumah yang melindungimu adalah bentuk syukur yang sederhana namun bermakna.
Di bulan puasa ini, momen bersyukur di pagi hari bisa terasa lebih dalam dari biasanya. Jadikan ini bagian dari rutinitas yang paling kamu nantikan setiap harinya, Beauties.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!