5 Manfaat Kayu Manis untuk Perempuan, Bantu Kesehatan hingga Berat Badan
Manfaat kayu manis sering kali membuat banyak orang penasaran karena rempah dapur ini ternyata menyimpan lebih banyak keunggulan daripada sekadar memberikan aroma harum pada makanan dan minuman.
Di balik rasanya yang hangat dan khas, kayu manis telah menjadi bahan yang cukup sering diteliti dalam dunia kesehatan. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa konsumsi kayu manis dalam jumlah tepat berpotensi memberikan efek positif bagi tubuh, terutama jika dibarengi pola hidup sehat.
Yuk, simak penjelasan terkait manfaat kayu manis dilansir dari Healthline!
Berpotensi Menjaga Kesehatan Jantung
Menjaga Kesehatan Jantung/Foto: Magnific
Jantung merupakan organ penting yang bekerja tanpa henti setiap hari. Karena itu, menjaga kesehatannya menjadi hal yang tidak boleh diabaikan, terutama seiring bertambahnya usia.
Menurut ulasan penelitian yang dipublikasikan di PubMed Central, konsumsi setidaknya 1,5 gram kayu manis per hari berpotensi membantu menurunkan kadar trigliserida, kolesterol total, kolesterol LDL atau kolesterol jahat, serta kadar gula darah. Selain itu, kayu manis juga dikaitkan dengan penurunan tekanan darah jika dikonsumsi secara konsisten selama tiga bulan atau lebih.
Ketika faktor-faktor tersebut terkontrol dengan baik, risiko penyakit jantung pun berpotensi ikut menurun. Itulah sebabnya kayu manis sering disebut sebagai salah satu rempah yang menarik untuk dimasukkan ke dalam pola makan sehat.
Membantu Meningkatkan Sensitivitas Insulin
Meningkatkan Sensitivitas Insulin/Foto: Magnific
Pernah mendengar istilah resistensi insulin, Beauties? Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak merespons hormon insulin secara optimal sehingga kadar gula darah menjadi lebih sulit dikendalikan.
Studi berjudul Prospective Nutraceutical Effects of Cinnamon Derivatives Against Insulin Resistance in Type II Diabetes Mellitus—Evidence From the Literature menunjukkan bahwa kayu manis berpotensi membantu mengurangi resistensi insulin. Dengan kata lain, tubuh dapat memanfaatkan insulin dengan lebih baik untuk mengatur kadar gula darah.
Meski penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan, temuan ini cukup menarik karena insulin memiliki peran penting dalam mengatur energi dan metabolisme. Karena itulah, banyak orang mulai melirik kayu manis sebagai bagian dari pola makan yang lebih sehat.
Mendukung Program Penurunan Berat Badan
Mendukung Penurunan Berat Badan/Foto: Magnific
Banyak orang mencari cara alami untuk mendukung program diet mereka. Salah satu bahan yang cukup sering dibahas adalah kayu manis karena potensinya dalam membantu mengelola berat badan.
Berdasarkan ulasan dan analisis penelitian tahun 2022 yang dipublikasikan di PubMed Central, suplementasi kayu manis berpotensi membantu menurunkan indeks massa tubuh atau BMI serta berat badan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa rempah ini mungkin memiliki peran dalam mendukung program penurunan berat badan.
Meski begitu, para peneliti juga mencatat bahwa efek tersebut lebih terlihat pada konsumsi sekitar 3 gram atau lebih per hari. Karena beberapa jenis kayu manis, khususnya Cassia, mengandung coumarin yang cukup tinggi, konsumsi berlebihan tidak disarankan karena dapat mempengaruhi kesehatan hati.
Berpotensi Membantu Melindungi Tubuh dari Risiko Kanker
Berpotensi Melindungi dari Kanker
Penelitian mengenai kayu manis ternyata tidak hanya berfokus pada metabolisme atau berat badan. Para ilmuwan juga tertarik mempelajari kemungkinan manfaatnya dalam pencegahan kanker.
Sejumlah studi laboratorium dan penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak kayu manis berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker dan pembentukan pembuluh darah pada tumor. Bahkan, penelitian pada tikus tahun 2016 menemukan bahwa cinnamaldehyde, salah satu senyawa aktif kayu manis, dapat menghambat protein tertentu yang berperan dalam pertumbuhan kanker ovarium.
Meski hasilnya terdengar menjanjikan, Beauties perlu memahami bahwa penelitian tersebut masih terbatas pada tahap awal. Karena itu, diperlukan lebih banyak studi pada manusia untuk memastikan manfaatnya secara lebih jelas.
Mendukung Kesehatan Otak dan Sistem Saraf
Mendukung Kesehatan Otak dan Saraf/Foto: Magnific
Seiring bertambahnya usia, menjaga kesehatan otak menjadi hal yang semakin penting. Penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson merupakan kondisi yang banyak diteliti karena dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang.
Beberapa studi laboratorium menunjukkan bahwa cinnamaldehyde berpotensi membantu menghambat penumpukan protein tau di otak. Penumpukan protein tersebut diketahui menjadi salah satu ciri khas penyakit Alzheimer.
Selain itu, penelitian berjudul Neuroprotective Potential of Cinnamon and Its Metabolites in Parkinson's Disease: Mechanistic Insights, Limitations, and Novel Therapeutic Opportunities juga menemukan bahwa minyak esensial dan bubuk kayu manis berpotensi membantu melindungi sel saraf dari kerusakan yang berhubungan dengan Parkinson.
Meski begitu, penelitian pada manusia masih diperlukan untuk memastikan manfaat tersebut secara lebih mendalam. Jadi, temuan ini masih perlu dipandang sebagai potensi yang menjanjikan, bukan kesimpulan akhir.
Kayu manis memang bukan obat ajaib yang bisa menyelesaikan semua masalah kesehatan dalam semalam. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa rempah ini memiliki potensi yang cukup menarik untuk mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Dengan memahami manfaat konsumsi kayu manis secara tepat, kamu bisa menjadikan rempah sederhana ini sebagai bagian dari gaya hidup sehat sehari-hari. Jadi, sudah pernah menambahkan kayu manis ke menu favoritmu?
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!