5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari agar Ginjal Tetap Sehat

Nazwa Yuliana | Beautynesia
Kamis, 05 Nov 2026 18:30 WIB
5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari agar Ginjal Tetap Sehat
Ilustrasi organ tubuh manusia/ Foto: Pexels.com/ RF._.studio _

Beauties, ginjal memiliki peran penting dalam menyaring darah, membuang zat sisa melalui urine, serta menjaga keseimbangan cairan dan mineral dalam tubuh. Karena itu, menjaga kesehatan ginjal tidak hanya dilakukan dengan mencukupi kebutuhan air, tetapi juga memperhatikan makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Dilansir dari National Kidney Foundation dan Healthline, beberapa jenis makanan dan minuman dapat meningkatkan asupan gula, natrium, lemak jenuh, kalium, atau fosfor secara berlebihan. Jika dikonsumsi terlalu sering, pola makan tersebut dapat memperburuk faktor risiko gangguan ginjal, terutama pada orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Lantas, apa saja makanan yang harus dihindari agar ginjal sehat? Berikut lima kelompok makanan yang sebaiknya dibatasi, Beauties!

1. Minuman Bersoda dan Tinggi Gula

Minuman bersoda dan tinggi gula/ Foto: Pexels.com/ Alina Skazka

Minuman bersoda, terutama yang mengandung banyak gula, sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Asupan gula tambahan yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan dan diabetes tipe 2. Padahal, diabetes merupakan salah satu faktor utama yang dapat menyebabkan penyakit ginjal kronis.

Selain itu, beberapa jenis soda berwarna gelap mengandung bahan tambahan fosfor. Pada orang dengan gangguan ginjal, penumpukan fosfor dalam darah dapat menimbulkan masalah kesehatan, termasuk gangguan kesehatan tulang. Karena itu, mengurangi konsumsi soda dapat menjadi salah satu langkah dalam menjaga kesehatan ginjal. Air putih bisa menjadi pilihan minuman sehari-hari yang lebih baik.

2. Daging Olahan

Daging olahan/ Foto: Pexels.com/ Miguel Marmolejos Fernández

Sosis, ham, bacon, nugget, dan daging olahan lainnya sering mengandung garam serta bahan pengawet dalam jumlah cukup tinggi. Natrium atau garam yang dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah, sedangkan tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko kerusakan ginjal.

Bagi orang yang sudah mengalami gangguan ginjal, mengonsumsi terlalu banyak natrium juga dapat membuat tubuh menahan cairan sehingga memicu pembengkakan dan meningkatkan beban kerja organ.

Jika ingin mengonsumsi sumber protein hewani, Beauties bisa memilih daging segar yang diolah sendiri dengan bumbu secukupnya. Dengan begitu, asupan garam dan bahan tambahan dapat lebih mudah dikendalikan.

3. Makanan Instan, Kalengan, dan Siap Saji

Makanan instan, kalengan, dan siap saji/ Foto: Pexels.com/ Aibek Skakov

Mi instan, sup kalengan, makanan beku siap saji, dan hidangan kemasan memang praktis untuk dikonsumsi. Namun, beberapa produk tersebut mengandung natrium dalam jumlah tinggi karena digunakan sebagai penambah rasa maupun pengawet.

Konsumsi natrium berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan membuat tubuh menahan lebih banyak cairan. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat memperbesar risiko gangguan kesehatan ginjal.

Jika ingin membeli makanan kemasan, biasakan membaca label kandungan gizinya. Pilih produk dengan keterangan rendah natrium atau tanpa tambahan garam. Langkah ini dapat membantu mengurangi asupan garam harian tanpa harus menghindari semua makanan praktis.

4. Mentega dan Mayones

Mentega dan mayones/ Foto: Pexels.com/ Gu Ko

Mentega mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi, sedangkan mayones umumnya mengandung banyak kalori dan lemak. Jika dikonsumsi berlebihan, keduanya dapat berkontribusi terhadap pola makan tinggi lemak dan peningkatan berat badan.

Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan tekanan darah tinggi, yang merupakan dua faktor penting dalam perkembangan penyakit ginjal. Sebagai alternatif, Beauties dapat menggunakan minyak zaitun atau minyak kanola dalam jumlah secukupnya. Untuk menggantikan mayones pada beberapa hidangan, yoghurt tawar juga bisa menjadi pilihan, dengan tetap memperhatikan kandungan gizinya.

5. Makanan Tinggi Kalium dan Fosfor bagi Penderita Gangguan Ginjal

Makanan tinggi kalium dan fosfor bagi penderita gangguan ginjal/ Foto: Pexels.com/ Charlotte May

Kalium dan fosfor merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh. Namun, ketika fungsi ginjal menurun, organ ini mungkin tidak mampu membuang kelebihan kedua mineral tersebut secara optimal. Akibatnya, kadar kalium atau fosfor dalam darah dapat meningkat dan menimbulkan masalah kesehatan.

Beberapa makanan yang mengandung kalium cukup tinggi antara lain pisang, alpukat, jeruk, dan kentang. Sementara itu, susu serta produk olahannya merupakan sumber fosfor yang perlu diperhatikan oleh sebagian penderita penyakit ginjal.

Meski demikian, bukan berarti semua orang harus menghindari makanan tersebut. Pembatasan kalium dan fosfor bergantung pada tingkat fungsi ginjal, hasil pemeriksaan darah, serta anjuran dokter atau ahli gizi. Jadi, makanan yang harus dihindari untuk kesehatan ginjal tidak selalu sama bagi setiap orang.

Beauties, makanan yang harus dihindari agar ginjal sehat bukan berarti semua jenis makanan tersebut harus dihilangkan sepenuhnya dari menu harian. Terapkan pola makan seimbang, kurangi asupan garam dan gula berlebihan, serta sesuaikan kebutuhan nutrisi dengan kondisi tubuh. Jika memiliki penyakit ginjal, konsultasikan pengaturan makan dengan dokter atau ahli gizi agar lebih tepat.

___

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!  

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE