5 Makanan Khas Lebaran Pemicu Kolesterol Tinggi, Batasi Konsumsinya!

Regitha Mandasari Putri Suryana | Beautynesia
Kamis, 19 Mar 2026 20:00 WIB
5 Makanan Khas Lebaran Pemicu Kolesterol Tinggi, Batasi Konsumsinya!
Makanan lebaran pemicu kolesterol tinggi, batasi konsumsinya!/ Foto : Freepik/ Freepik

Perayaan Idulfitri identik dengan berbagai hidangan lezat yang menggugah selera. Mulai dari makanan bersantan, gorengan, hingga aneka kue manis sering tersaji di meja saat Lebaran.

Namun, di balik kelezatannya, kandungan lemak jenuh, gula, dan kalori yang tinggi pada makanan tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, seperti peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tetap bijak dalam memilih dan mengonsumsi makanan saat Lebaran.

Membatasi porsi serta menyeimbangkannya dengan makanan yang lebih sehat dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil. Lalu, makanan Lebaran apa saja yang berpotensi memicu kolesterol tinggi dan sebaiknya dibatasi konsumsinya? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Opor Ayam

Opor ayam/ Foto : Freepik/ Freepik

Opor ayam merupakan salah satu hidangan yang hampir selalu hadir saat Lebaran. Makanan ini dimasak dengan santan yang cukup banyak sehingga menghasilkan rasa gurih dan tekstur kuah yang kental.

Meskipun rasanya sangat lezat, santan mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan, lemak jenuh tersebut dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Selain itu, opor ayam biasanya disajikan bersama ketupat atau lontong yang membuat porsi makan menjadi lebih banyak. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi opor ayam dalam porsi yang wajar dan seimbangkan dengan sayuran agar asupan nutrisi tetap seimbang.

2. Rendang

Rendang/ Foto : Freepik/ Freepik

Rendang merupakan hidangan khas yang sangat populer saat Lebaran. Proses memasaknya yang lama dengan santan dan berbagai rempah membuat rendang memiliki cita rasa yang kaya dan tekstur daging yang empuk. Meskipun begitu, rendang mengandung lemak yang cukup tinggi karena berasal dari daging merah dan santan.

Daging merah diketahui memiliki kandungan lemak jenuh yang dapat memicu peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan. Oleh karena itu, konsumsi rendang sebaiknya tidak terlalu sering dan dalam porsi yang terbatas agar kesehatan tetap terjaga.

3. Sambal Goreng Ati

Sambal goreng ati/ Foto : Freepik/ Freepik

Sambal goreng ati merupakan menu pelengkap yang sering disajikan bersama ketupat saat Lebaran. Hidangan ini biasanya dibuat dari hati ayam atau hati sapi yang dimasak dengan santan dan bumbu pedas. Rasanya yang gurih dan sedikit pedas membuat makanan ini menjadi favorit banyak orang.

Namun, hati termasuk bagian organ dalam yang memiliki kandungan kolesterol cukup tinggi. Jika dikonsumsi terlalu sering atau dalam jumlah besar, makanan ini dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Oleh karena itu, sambal goreng ati sebaiknya dikonsumsi secukupnya saja.

4. Gorengan

Gorengan/ Foto : Freepik/ Freepik

Gorengan juga sering menjadi camilan saat berkumpul bersama keluarga di hari Lebaran. Jenis gorengan yang umum disajikan antara lain bakwan, tahu isi, risoles, atau pastel. Proses memasak dengan cara digoreng membuat makanan ini memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi.

Selain itu, minyak goreng yang digunakan berulang kali dapat menghasilkan lemak jahat yang tidak baik bagi kesehatan. Konsumsi gorengan secara berlebihan dapat memicu peningkatan kadar kolesterol dan berpotensi mengganggu kesehatan jantung.

5. Gulai

Gulai/ Foto : Freepik/ Freepik

Gulai merupakan salah satu hidangan yang memiliki kuah kental dengan rasa gurih karena menggunakan santan sebagai bahan utama. Hidangan ini biasanya dibuat dari daging ayam, daging sapi, atau jeroan yang dimasak dengan berbagai rempah.

Walaupun memiliki rasa yang sangat lezat, gulai juga mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi. Konsumsi makanan bersantan secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah dan berisiko memicu berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi gulai dalam porsi yang terbatas.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE