5 Kesalahan saat Menyikat Gigi yang Tanpa Disadari Sering Dilakukan

Nina T | Beautynesia
Kamis, 11 Jun 2026 19:00 WIB
5 Kesalahan saat Menyikat Gigi yang Tanpa Disadari Sering Dilakukan
5 Kesalahan saat Menyikat Gigi yang Tanpa Disadari Sering Dilakukan/ Foto: pexels.com/Sarah Chai

Menyikat gigi adalah rutinitas harian yang sudah dilakukan sejak kecil. Namun, ternyata banyak orang melakukannya tanpa teknik yang tepat dan nggak menyadari bahwa kebiasaan tersebut justru bisa merusak kesehatan gigi.

Kesalahan kecil dalam menyikat gigi bisa membawa dampak besar, mulai dari kerusakan enamel hingga masalah gusi. Mulai sekarang, hindari kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat menyikat gigi berikut ini, Beauties!

1. Menggunakan Sikat Gigi yang Salah

Melansir dari laman Myers Street Dental Clinic, sikat gigi yang sudah usang dengan bulu-bulu sikat bercabang atau kaku tidak akan mampu membersihkan gigi dengan baik. Selain itu, bulu sikat yang keras justru dapat merusak gigi dan gusi.

Sebaiknya pilih sikat gigi dengan bulu yang lembut atau ekstra lembut, Beauties. Sikat gigi elektrik dengan kepala kecil berbentuk bulat juga disarankan karena lebih efektif menjangkau seluruh permukaan gigi.

Selain itu, jangan lupa untuk mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali agar bakteri dan sisa makanan nggak terus menempel pada bulu sikat yang sudah aus.

2. Durasi Menyikat Gigi Terlalu Singkat

Banyak orang mengira menyikat gigi sebentar saja sudah cukup, padahal ini adalah salah satu kesalahan yang paling umum. Waktu menyikat gigi yang ideal adalah dua menit setiap kali menyikat.

Durasi ini penting agar kandungan fluoride dalam pasta gigi dapat menempel dengan sempurna pada enamel gigi, Beauties. Jika terlalu cepat, proses perlindungan enamel tersebut tidak akan berjalan optimal.

Gunakan timer atau fitur pengatur waktu pada sikat gigi elektrik untuk memastikan kamu menyikat gigi cukup lama setiap hari.

3. Teknik Menyikat yang Keliru

Teknik menyikat gigi yang keliru

Teknik menyikat gigi yang keliru/ Foto: Pexels.com/Gustavo Fring/FaustFoto

Gigi sebaiknya disikat dengan arah gerakan gusi ke gigi secara lembut. Pegang sikat gigi pada sudut 45 derajat dari gusi dan pastikan setiap gigi mendapat perhatian yang sama, Beauties. Menekan terlalu keras justru dapat menyebabkan abrasi berlebihan pada enamel dan merusak jaringan gusi. Oleh karena itu, teknik yang tepat jauh lebih penting daripada sekadar tenaga yang digunakan saat menyikat.

4. Tidak Membersihkan Sela-Sela Gigi

Menyikat gigi saja tidak cukup untuk membersihkan seluruh bagian mulut. Tdak peduli sebaik apa pun tekniknya, sikat gigi tidak bisa menjangkau sela-sela gigi secara optimal.

Flossing setidaknya sekali sehari sangat dianjurkan untuk menghilangkan plak dan sisa makanan di antara gigi, Beauties. Jika dibiarkan, penumpukan di sela gigi bisa mengeras menjadi karang gigi yang sulit dihilangkan tanpa bantuan dokter gigi. Menyikat tanpa flossing sama seperti hanya mencuci setengah bagian gigi dan melewatkan sisanya yang masih kotor.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE