5 Kesalahan Diet saat Liburan yang Harus Kamu Hindari
Kesalahan diet saat liburan sering kali terjadi karena suasana yang lebih santai dan penuh godaan. Liburan memang identik dengan makanan lezat, kumpul keluarga, dan jadwal yang berubah. Namun, jika tidak disikapi dengan bijak, pola makan bisa menjadi berantakan tanpa kamu sadari.
Di sisi lain, menjaga pola makan saat liburan bukan berarti kamu harus menahan diri berlebihan, Beauties. Justru, diet yang salah sering muncul karena pola pikir yang terlalu ekstrem.
Nah, supaya liburan tetap menyenangkan dan tubuh tetap sehat, berikut beberapa kesalahan diet yang sebaiknya kamu hindari. Yuk, simak apa saja kesalahannya dilansir dari Eat This!
Datang ke Acara Liburan Tanpa Makan Sama Sekali
Diet/Foto: Freepik
Datang ke acara liburan dalam kondisi sangat lapar sering dianggap strategi hemat kalori. Padahal, kebiasaan ini justru menjadi bumerang. Saat tubuh terlalu lapar, kamu cenderung makan jauh lebih banyak dari yang dibutuhkan.
Mindy Haar, Ph.D., RDN, Asisten Dekan di New York Institute of Technology School of Health Professions, menjelaskan bahwa rasa lapar berlebihan membuat kontrol diri menurun. Menurutnya, kondisi ini sering berujung pada konsumsi kalori berlebih dalam waktu singkat.
Untuk menghindari hal tersebut, Haar dan Alex Evink, MS, RD, menyarankan makan camilan sehat sebelum acara. Evink menyebutkan camilan kecil dengan protein dan serat bisa membantu mengontrol porsi. Contohnya yoghurt Yunani dengan buah beri atau apel dengan selai kacang.
Tidak Mengecek Menu Sebelum Acara Makan Bersama
Menu Makan/Foto: Freepik
Banyak menu liburan terdengar sehat dari namanya. Namun, kenyataannya bisa sangat tinggi kalori. Tanpa persiapan, kamu bisa terjebak memilih makanan yang tidak sesuai kebutuhan tubuh.
Mindy Haar menyarankan untuk mengecek menu terlebih dahulu sebelum datang ke restoran atau acara makan. Dengan begitu, kamu bisa menentukan pilihan yang lebih seimbang sejak awal. Strategi ini membantu mengurangi keputusan impulsif saat lapar.
Haar juga menambahkan bahwa menikmati makanan favorit tetap boleh dilakukan. Namun, membagi porsi dengan orang lain atau menyimpan sebagian untuk nanti bisa membantu mencegah makan berlebihan. Jadi, kamu tetap bisa menikmati tanpa merasa bersalah.
Terlalu Percaya Kalori yang Terbakar Saat Olahraga
Olahraga/Foto: Freepik
Banyak orang merasa “aman” makan lebih banyak setelah olahraga. Padahal, kalori yang terbakar sering kali lebih sedikit dari perkiraan. Ini menjadi salah satu kesalahan saat diet yang cukup umum.
Mindy Haar menjelaskan bahwa olahraga satu jam biasanya membakar sekitar 300 hingga 400 kalori. Namun, makanan liburan seperti dessert besar bisa melampaui jumlah tersebut dalam hitungan menit. Akibatnya, defisit kalori yang diharapkan tidak tercapai.
Karena itu, penting untuk tetap realistis. Olahraga memang bermanfaat, tetapi bukan alasan untuk makan tanpa batas. Menjaga keseimbangan tetap menjadi kunci utama, terutama saat liburan.
Makan Terlalu Cepat saat Liburan
Diet Sehat/Foto: Freepik
Saat liburan, pilihan makanan biasanya sangat beragam. Akibatnya, kamu ingin mencoba semuanya dalam waktu singkat. Tanpa sadar, kecepatan makan pun meningkat.
Mindy Haar menjelaskan bahwa otak membutuhkan sekitar 20 menit untuk menyadari rasa kenyang. Jika kamu makan terlalu cepat, tubuh belum sempat memberi sinyal cukup. Akibatnya, porsi yang dikonsumsi menjadi lebih besar.
Dengan makan perlahan, kamu bisa lebih menikmati rasa makanan. Selain itu, kamu juga lebih peka terhadap sinyal kenyang. Cara sederhana ini membantu mengurangi konsumsi kalori tanpa harus merasa dikekang.
Menganggap Seluruh Waktu Liburan Menjadi Bebas Diet
Waktu Diet/Foto: Freepik
Menganggap seluruh musim liburan sebagai waktu bebas diet sering terdengar menyenangkan. Namun, kebiasaan ini bisa berdampak buruk setelah liburan usai. Berat badan bertambah, lalu stres muncul saat kembali ke rutinitas.
Evink menjelaskan bahwa pola pikir “nanti aja setelah liburan” sering memperburuk keadaan. Menurutnya, kebiasaan kecil yang berulang justru menumpuk tanpa disadari. Hal ini membuat resolusi tahun baru terasa lebih berat.
Evink menyarankan menjaga konsistensi ringan selama liburan. Meal prep sederhana dan pola makan seimbang di hari biasa bisa membantu. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati acara khusus tanpa kehilangan kendali sepenuhnya.
Liburan seharusnya menjadi waktu untuk menikmati momen, bukan menambah stres soal berat badan. Dengan memahami kesalahan diet saat liburan, kamu bisa mengambil keputusan yang lebih bijak.
Menikmati makanan favorit tetap boleh, asalkan dilakukan dengan kesadaran. Jadi, Beauties, yuk, nikmati liburanmu tanpa rasa bersalah sambil tetap menjaga tubuh tetap nyaman!
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!