5 Jenis Kue Kering Populer dari Berbagai Dunia
Camilan manis berupa biskuit atau  kue kering merupakan salah satu teman setia saat bersantai di sore hari sambil menikmati secangkir teh atau kopi, Beauties. Rasanya yang renyah dan manis selalu berhasil memberikan energi tambahan sekaligus memperbaiki suasana hati setelah seharian bekerja.
Nah, menjelajahi ragam camilan dari berbagai negara setiap harinya memberikan pengalaman rasa yang sangat unik dan menarik bagi siapa saja. Pasalnya, setiap biskuit mencerminkan budaya dan bahan lokal dari tempat asalnya masing-masing yang sangat berharga.
Pastinya kamu penasaran dengan ragam kue kering yang sering dinikmati oleh orang-orang di belahan dunia lain, bukan? Simak yuk lima jenis kue kering populer yang wajib masuk dalam daftar camilan favorit kamu, Beauties.
1. Macaroon (Prancis)
Macaroon/ Foto: pexels.com/Anastasiia Lopushynska
Macaroon merupakan kue kering berbasis meringue yang sangat populer karena tampilannya yang penuh warna dan elegan. Kue ini terbuat dari campuran putih telur, gula pasir, dan tepung almond yang menghasilkan tekstur renyah di luar namun sangat lembut di bagian dalam.
Setiap kepingannya biasanya diisi dengan krim mentega, ganache, atau selai buah. Ternyata, pembuatan macaroon membutuhkan teknik yang sangat presisi agar mendapatkan bentuk 'kaki' atau pinggiran kasar yang sempurna di bagian bawahnya, Beauties.
Keindahan warna-warni macaroon sering kali menjadikannya pilihan hadiah yang mewah untuk orang tersayang atau sekadar pelengkap meja makan saat acara spesial.
Selain itu, suhu udara sangat memengaruhi keberhasilan pembuatan kue kering yang halus ini agar tidak retak saat dipanggang. Tekstur yang rapuh namun padat memberikan sensasi makan yang sangat memuaskan bagi para pencinta hidangan penutup klasik.
2. Stroopwafel (Belanda)
Melansir dari Taste of Home, stroopwafel adalah jenis biskuit tipis asal Belanda yang terdiri dari dua lapis wafel renyah dengan isian sirup karamel di tengahnya, Beauties.
Nama 'stroopwafel' sendiri secara harfiah berarti wafel sirup, yang mencerminkan rasa manis legit dari isian karamel yang melimpah. Biskuit ini memiliki aroma kayu manis yang sangat harum dan memberikan sensasi hangat saat dinikmati, lho.
Cara terbaik untuk menikmati stroopwafel adalah dengan meletakkannya di atas cangkir kopi atau teh panas agar uapnya bisa melunakkan sirup karamel di dalamnya. Setelah sirupnya sedikit meleleh, kamu akan merasakan sensasi tekstur kenyal dan renyah yang berpadu sempurna dalam satu gigitan yang lezat.
Meskipun berasal dari kota Gouda, stroopwafel kini telah menyebar ke seluruh penjuru dunia sebagai simbol kehangatan tradisi kuliner Belanda.
3. Shortbread (Skotlandia)
Mengutip laman Biscuit People, shortbread merupakan biskuit tradisional asal Skotlandia yang sangat terkenal karena kandungan menteganya yang tinggi, Beauties.
Berbeda dengan kue kering lainnya, shortbread asli biasanya hanya menggunakan tiga bahan utama yaitu gula, mentega, dan tepung terigu tanpa menggunakan pengembang. Teksturnya yang padat namun mudah lumer di mulut memberikan sensasi kemewahan rasa mentega yang sangat autentik.
Biskuit ini sering kali dibentuk menjadi potongan persegi panjang atau lingkaran besar yang kemudian diiris menjadi bagian-bagian kecil yang cantik. Karena kesederhanaan bahannya, kualitas mentega yang digunakan sangat menentukan kelezatan akhir dari shortbread yang kamu nikmati setiap saat.
4. Biscotti (Italia)
Ilustrasi biscotti/ Foto: pexels.com/VOGAZA GZL
biscotti atau yang dikenal juga sebagai cantucci adalah biskuit asal Italia yang memiliki tekstur sangat keras dan renyah, Beauties. Kata 'biscotti' sendiri berarti 'dimasak dua kali' yang menjelaskan proses pembuatannya di mana adonan dipanggang dalam bentuk balok lalu diiris dan dipanggang kembali. Proses pemanggangan ganda inilah yang membuat biskuit ini menjadi sangat kering dan bisa bertahan lama.
Biscotti tradisional biasanya berisi kacang almond utuh yang memberikan rasa gurih dan aroma kacang yang sangat kuat pada setiap gigitannya. Karena teksturnya yang keras, orang Italia biasanya menikmati biskuit ini dengan cara mencelupkannya ke dalam minuman seperti kopi atau anggur pencuci mulut.
5. Alfajores (Amerika Selatan)
Alfajores adalah biskuit lapis yang sangat populer di negara-negara Amerika Selatan seperti Argentina dan Peru, Beauties. Kue kering ini biasanya terbuat dari tepung maizena yang memberikan tekstur sangat halus dan mudah hancur saat digigit di dalam mulut.
Keunikan utamanya terletak pada isian dulce de leche, yaitu karamel susu tradisional yang memiliki rasa manis yang sangat mendalam. Bagian pinggiran alfajores sering kali ditaburi dengan parutan kelapa kering untuk memberikan tekstur renyah dan aroma gurih yang khas.
Beberapa varian bahkan dilapisi dengan cokelat atau gula halus untuk menambah kelezatannya bagi para pecinta makanan manis yang mencari sensasi baru.
Dari beberapa jenis kue tersebut, kamu penasaran untuk mencoba yang mana, Beauties?
---
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!