5 Destinasi Wisata di Jepang Buat Pencinta Matcha

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Kamis, 29 Oct 2026 08:30 WIB
5 Destinasi Wisata di Jepang Buat Pencinta Matcha
Destinasi Wisata Matcha di Jepang/Foto: Magnific

Jepang menjadi destinasi impian bagi banyak pencinta teh hijau, terutama matcha yang terkenal dengan warna hijau cerah dan cita rasanya yang khas. Menariknya, setiap daerah penghasil matcha punya karakter tersendiri, mulai dari rasa umami yang lembut hingga aroma teh yang lebih kuat dan sedikit earthy.

Kalau kamu sedang merencanakan perjalanan ke negeri Sakura, beberapa daerah penghasil matcha ini layak masuk itinerary. Selain mencicipi teh hijau langsung dari daerah asalnya, kamu juga bisa mengenal tradisi dan proses budidaya teh yang telah berkembang selama berabad-abad.

Yuk, intip lima destinasi wisata pecinta matcha berikut ini dilansir dari Wakokoro Tea!

Uji, Kyoto

Kota Uji, Kyoto/Foto: Magnific

Kalau berbicara tentang destinasi wisata pencinta matcha, Uji di Kyoto hampir selalu layak disebut pertama. Daerah yang berada di sebelah selatan Kyoto ini dikenal sebagai salah satu pusat teh hijau paling bersejarah di Jepang.

Budidaya teh di Uji telah berkembang sejak abad ke-13, ketika para biksu Zen, termasuk Eisai, membawa benih teh dari Tiongkok dan menanamnya di kawasan tersebut. Pada abad ke-15, teh hijau Uji bahkan dikenal sebagai teh berkualitas tinggi yang dinikmati kalangan shogun dan keluarga kekaisaran.

Keistimewaan matcha Uji terletak pada teknik budidaya dan karakter rasanya. Petani setempat mengembangkan metode menutupi tanaman teh sebelum panen untuk menghasilkan tencha, bahan dasar matcha. Teknik ini membantu menghasilkan warna hijau yang cerah serta cita rasa umami yang kaya dengan tekstur lembut. 

Yame, Fukuoka

Kota Yame, Fukuoka/Foto: Magnific

Berada di Prefektur Fukuoka, wilayah Yame punya reputasi kuat sebagai penghasil teh berkualitas di Jepang. Daerah ini terkenal dengan gyokuro, jenis teh hijau premium yang juga dibudidayakan dengan teknik peneduhan.

Kondisi alam berupa perbukitan, udara berkabut, dan metode budidaya yang teliti membantu menghasilkan daun teh dengan rasa manis alami.

Karakter matcha Yame cocok untuk kamu yang menyukai teh dengan rasa kaya, tetapi tidak terlalu pahit. Perpaduan rasa manis dan umami yang lembut membuatnya terasa seimbang, dengan aroma yang khas dan akhir rasa yang bersih.

Tak heran jika teh dari Yame juga disukai untuk upacara minum teh tradisional. Kalau biasanya kamu menikmati matcha dengan rasa pahit yang cukup kuat, mencoba matcha Yame bisa menjadi pengalaman baru yang menarik.

Nishio, Aichi

Kota Nishio, Aichi/Foto: Magnific

Nishio di Prefektur Aichi punya hubungan panjang dengan budidaya teh, dengan sejarah lokal yang menelusuri asal-usulnya hingga abad ke-13. Seiring waktu, kawasan ini semakin dikenal karena fokus pada produksi tencha untuk diolah menjadi matcha.

Nishio kini menjadi salah satu pusat produksi matcha utama di Jepang, dengan sebagian besar lahan tehnya didedikasikan untuk tanaman yang digunakan sebagai bahan dasar matcha.

Daya tarik matcha Nishio terletak pada rasanya yang seimbang, memadukan manis alami dengan sedikit kepahitan. Karakter ini membuatnya mudah dinikmati, baik dalam bentuk teh tradisional maupun minuman modern.

Buat kamu yang gemar berburu dessert, matcha dari Nishio juga cocok digunakan dalam latte, kue, es krim, dan aneka kudapan. Jadi, daerah ini menarik untuk dikenali oleh pencinta matcha yang suka mencoba berbagai olahan teh hijau.

Shizuoka

Kota Shizuoka/Foto: Magnific

Shizuoka, yang berada di Jepang bagian tengah, terkenal dengan perkebunan tehnya yang luas dan pemandangan alam yang indah. Wilayah ini menyumbang sekitar 40 persen produksi teh hijau Jepang, meskipun hasil utamanya lebih dikenal berupa sencha dan teh daun lainnya. Matcha juga diproduksi di sini, dengan karakter yang dipengaruhi tanah vulkanis dan air dari kawasan kaki Gunung Fuji.

Berbeda dari matcha Uji yang dikenal dengan umami kuat, matcha Shizuoka cenderung punya rasa lebih earthy dengan sentuhan rumput segar dan sedikit kepahitan. Rasanya juga bisa terasa lebih ringan dan menyegarkan, sehingga cocok untuk kamu yang baru mulai menyukai matcha.

Teh dari daerah ini bisa dinikmati langsung atau diolah menjadi matcha latte dan smoothie. Sambil menjelajahi Shizuoka, kamu juga bisa menikmati suasana perkebunan teh yang menjadi bagian khas lanskap daerah tersebut.

Kagoshima

Kota Kogashima/Foto: Magnific

Terletak di ujung selatan Jepang, Kagoshima berkembang menjadi salah satu kawasan penting dalam industri teh. Daerah ini merupakan penghasil teh terbesar kedua di Jepang setelah Shizuoka dan menjadi salah satu pemimpin produksi tencha, bahan baku matcha.

Hamparan perkebunan di tanah vulkanis yang kaya mineral, iklim hangat, serta curah hujan yang cukup mendukung pertumbuhan tanaman teh di wilayah ini.

Matcha Kagoshima dikenal dengan rasa yang kaya, manis alami, dan relatif rendah kepahitan. Teksturnya yang lembut membuatnya cocok untuk berbagai selera, termasuk kamu yang suka menikmati matcha latte atau dessert teh hijau setiap hari.

Produksi dalam skala besar juga membantu menyediakan beragam pilihan matcha dengan harga yang lebih terjangkau, meskipun tersedia pula kualitas premium untuk upacara minum teh.

Beauties, setiap daerah penghasil matcha di Jepang punya keistimewaan tersendiri. Kalau kamu ingin menjelajahi wisata untuk pecinta matcha di Jepang, pilihan destinasi bisa disesuaikan dengan rasa teh yang paling kamu sukai.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.