5 Budaya Minum Kopi di Italia yang Wajib Kamu Tahu
Beauties, berencana berlibur ke Italia tahun ini? Jika ya, ada beberapa aturan tidak tertulis soal minum kopi yang wajib kamu pahami, nih.
Di Italia, kopi bukan sekadar minuman penambah energi, tapi sudah menjadi bagian dari tradisi dan etika sosial yang sangat kental. Kalau salah langkah, barista atau warga lokal bisa langsung tahu kalau kamu adalah turis.
Nah, supaya kamu bisa tampil pede seperti penduduk lokal, yuk, simak 5 budaya minum kopi di Italia berikut ini!
Jangan Pesan Cappuccino Setelah Jam 11 Pagi
Salah satu aturan paling terkenal dalam budaya kopi Italia adalah larangan tidak tertulis meminum cappuccino atau minuman kopi berbasis susu lainnya setelah jam 11 pagi. Orang Italia percaya minum susu bersama kopi setelah makan atau di sore hari terlalu berat untuk pencernaan, sebagaimana dikutip dari Eataly.
Minuman berbasis susu seperti cappuccino, caffè latte, atau latte macchiato hanya diminum saat sarapan, biasanya dipasangkan dengan cornetto (pastry Italia). Setelah jam 11 pagi, orang Italia beralih ke espresso murni atau variasi tanpa susu. Aturan ini bukan sekadar preferensi, tetapi bagian dari filosofi bahwa susu memperlambat pencernaan.
Jika kamu memesan cappuccino setelah jam 11 pagi, orang Italia akan langsung tahu kamu turis. Barista bahkan mungkin menolak melayanimu jika kamu memesan cappuccino setelah makan atau di malam hari. Jadi kalau kamu ingin terlihat seperti penduduk lokal, pesan espresso setelah jam 11 pagi, ya!
Minum Kopi Sambil Berdiri di Bar
Budaya Minum Kopi di Italia yang Wajib Kamu Tahu/Foto: Freepik
Tradisi Italia yang autentik adalah minum espresso sambil berdiri di konter bar, bukan duduk di meja. Pengalaman ini disebut "al banco" (di konter), dikutip dari The Travel Bunny. Orang Italia jarang membawa kopi dalam gelas untuk dibawa pergi (to-go), sebuah konsep yang sangat umum di negara lain.
Minum kopi sambil berdiri bukan hanya tentang efisiensi, tetapi juga tentang interaksi sosial. Orang Italia menggunakan momen ini untuk menyapa kenalan, berbincang singkat dengan barista, serta terhubung dengan komunitas sebelum melanjutkan hari mereka, dikutip dari Wanted in Rome. Espresso Italia hanya membutuhkan 2-3 tegukan untuk dihabiskan, jadi ini benar-benar rutinitas cepat.
Psst, minum kopi sambil berdiri di konter jauh lebih murah dibandingkan duduk di meja. Harga bisa kurang dari setengahnya. Espresso di konter bar bisa seharga 1 Euro, sementara di meja turis bisa mencapai 3-5 Euro karena biaya layanan tambahan, dikutip dari Antico Sole Italy.
Tidak Ada Ukuran "Grande" atau To-Go Cup
Kopi Italia tidak tersedia dalam ukuran yang meningkat (small, medium, grande) seperti di coffee shop modern. Selain itu, tidak ada konsep to-go cup di Italia tradisional, dikutip dari Lingua Linx. Espresso Italia disajikan dalam porsi kecil namun kuat, sekitar 25-30 ml saja.
Jika kamu membutuhkan lebih banyak kafein, orang Italia tidak memesan double shot, tetapi lebih memilih mengunjungi barista favorit mereka beberapa kali sehari, dikutip dari Eataly. Filosofi ini mencerminkan bagaimana kopi adalah bagian dari rutinitas.
Aturan 4M untuk Espresso Sempurna
Budaya Minum Kopi di Italia yang Wajib Kamu Tahu/Foto: Unsplash.com/Kevin Butz
Orang Italia sangat serius tentang kualitas espresso mereka, mengikuti prinsip "4M" untuk membuat espresso sempurna, dikutip dari Coffeeness. Empat M ini adalah Miscela (campuran biji kopi berkualitas tinggi), Macchina (mesin espresso berkualitas tinggi seperti La Marzocco atau Faema), Macinazione (ukuran gilingan yang tepat), serta Mano (keterampilan barista yang berpengalaman).
Barista di Italia bukan sekadar pembuat kopi, tetapi profesi terampil yang membutuhkan pengetahuan, presisi, serta pengalaman, Beauties. Barista yang baik memahami kualitas berbagai campuran serta roast, tahu cara merawat serta menggunakan mesin, lalu menyesuaikan grinder sesuai dengan semua variabel kecil.
Barista yang baik bahkan mengenali pelanggan tetap, mengingat minuman favorit mereka, serta mempersiapkannya tanpa perlu ditanya. Ini menciptakan hubungan personal antara barista serta pelanggan yang menjadi bagian penting dari budaya kopi Italia.
Variasi Kopi Unik di Berbagai Wilayah
Meskipun espresso adalah ikon nasional, tradisi kopi sangat bervariasi di seluruh Italia, dikutip dari Miscela d'Oro. Di Italia Utara seperti Milan, Turin, serta Venice, orang lebih menyukai kopi yang lebih ringan serta aromatik menggunakan medium roast dengan notes floral atau spicy.
Di Padua, ada Patavina (espresso dengan mint) yang pada abad ke-19 hanya dinikmati oleh intelektual serta politisi. Di Turin, ada Bicerin (espresso dengan cokelat Italia serta susu yang disajikan berlapis dalam gelas kecil).
Sementara itu, Italia Selatan seperti Naples, Sicily, serta Calabria terkenal dengan kopi full-bodied serta intens dengan hints cokelat serta karamel. Naples terkenal dengan konsumsi kopi tertinggi di Italia. Di wilayah Campania, barista sering memberi rasa espresso dengan minyak dari kulit lemon.
Bagaimana, Beauties? Sudah siap mencoba pengalaman minum kopi autentik ala Italia? Dengan memahami budaya serta aturan tidak tertulis ini, kamu bisa menikmati kopi seperti penduduk lokal serta menghargai tradisi yang telah berlangsung berabad-abad.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!