4 Manfaat Rewatch Serial Favorit untuk Kesehatan Mental

Gayuh Tri Pinjungwati | Beautynesia
Jumat, 02 Jan 2026 17:30 WIB
4 Manfaat Rewatch Serial Favorit untuk Kesehatan Mental
Manfaat Rewatch Serial Favorit untuk Kesehatan Mental/Foto: Freepik.com/ Benzoix

Ada masa ketika kita hanya ingin rebahan, membungkus diri dengan selimut, dan memutar lagi serial lama yang sudah kita hafal luar kepala. Rewatch atau menonton ulang serial lama sering kali terasa seperti memeluk sesuatu yang familiar di tengah dunia yang terus berubah.

Kita semua memiliki serial atau film yang terus kita tonton karena terasa seperti selimut hangat yang nyaman. "Kesibukan sehari-hari bisa melelahkan mental, itulah sebabnya acara nostalgia terasa begitu menenangkan. Alih-alih menambah beban mental, acara tersebut memberi kita pelarian yang sangat dibutuhkan," kata Clarissa Silva, seorang ilmuwan perilaku.

Meski sebagian orang menganggap kebiasaan rewatch ini sebagai bentuk kemalasan atau keengganan mencoba hal baru, nyatanya ada manfaat unik yang bisa kita dapat untuk kesehatan mental, seperti yang telah dilansir dari Verywell Mind berikut ini.

1. Ruang untuk Rileks

Ruang untuk Rileks/Foto: Freepik.com/Lifeforstock

Saat menonton serial baru, otak harus aktif untuk mengenali karakter, mengikuti alur baru, menebak kejutan. Sedangkan ketika kamu memilih serial yang sudah kamu kenal, segala sesuatu terasa akrab dan mudah diproses. Ini mengurangi beban kognitif dan memberi ruang bagi pikiranmu untuk bernapas.

Ketika kamu menonton sesuatu yang sudah kamu tahu akhirnya, otakmu sebenarnya sedang diberi kesempatan untuk beristirahat. Saat nonton serial baru, kamu mungkin sibuk memproses jalan cerita, karakter baru, atau menebak apa yang akan terjadi. Tapi dengan serial favorit, kamu tidak perlu menebak apa-apa. Kamu sudah tahu siapa yang akan bahagia, siapa yang akan marah, bahkan tahu kapan adegan lucu itu akan muncul.

Dalam istilah psikologis, kondisi ini disebut sebagai predictability comfort, di mana otakmu menemukan rasa aman dari hal yang familiar. Inilah yang menjadikan rewatch sebuah ritual sederhana yang memberikan efek menenangkan seperti meditasi ringan, tanpa perlu duduk bersila dan memejamkan mata.

2. Kenyamanan, Stabilitas, dan Rasa Aman

Kenyamanan, Stabilitas, dan Rasa Aman/Foto: Pexels.com/ Andrea Piacquadio

Kita hidup di zaman ketika segala hal terasa cepat berubah mulai dari pekerjaan, hubungan, bahkan diri sendiri. Di tengah ketidakpastian itu, menonton ulang serial favorit seperti menciptakan ruang aman yang bisa kamu kendalikan sepenuhnya. Kamu tahu alur ceritanya, tahu siapa yang akhirnya bahagia, tahu kapan bagian lucu atau sedihnya muncul. Prediktabilitas ini memberikan efek menenangkan pada otak, karena kamu tidak perlu memproses hal baru. Tanpa disadari, aktivitas ini membuat tubuhmu merasa aman dan nyaman.

Dari sisi psikologis, kebiasaan menonton ulang bisa menjadi bentuk self-soothing, yaitu cara seseorang menenangkan dirinya sendiri tanpa perlu bantuan eksternal. Saat kamu menonton kembali serial yang sudah familiar, otakmu memproduksi rasa lega dan aman karena ia tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.

Tidak ada kejutan, tidak ada ancaman baru, dan itu membantu menurunkan kadar stres. Terutama bagi perempuan yang terbiasa multitasking atau berada dalam situasi emosional yang padat, rewatch bisa jadi bentuk “pause” kecil yang membuat kamu kembali tenang tanpa merasa bersalah.

3. Nostalgia

Nostalgia/Foto: Pexels.com/ Mikhail Nilov

Dalam keseharian yang sering padat dan penuh target, kita jarang benar-benar berhenti dan membiarkan diri mengingat. Rewatch memberi ruang itu, ruang yang aman untuk bernostalgia tanpa merasa bersalah. Ketika kamu menonton ulang episode lama, kamu tidak hanya mengulang cerita, tapi juga membuka kembali potongan kenangan yang tersimpan rapi di antara dialog dan adegan yang familiar.

Mungkin kamu akan teringat bagaimana dulu kamu menonton serial itu di kos dengan sahabat sambil makan mi instan, atau bagaimana kamu tertawa di tengah malam sendirian di kamar setelah hari yang panjang. Semua itu terasa hidup kembali, seolah waktu memelukmu dengan lembut.

Secara psikologis, nostalgia memiliki efek positif bagi kesehatan mental. Para ahli menyebutnya sebagai bentuk regulasi emosi alami, ketika kamu mengingat masa-masa indah, otak melepaskan hormon yang menurunkan stres dan meningkatkan rasa tenang.

Saat kamu menonton ulang serial favorit, kamu sebenarnya sedang memberi sinyal ke tubuhmu bahwa “aku pernah bahagia, dan aku masih bisa merasakannya lagi sekarang.” Itu sebabnya, setelah rewatch, sering muncul rasa lega, nyaman, dan sedikit hangat di dada, sebuah bentuk terapi kecil yang muncul dari hal sederhana.

4. Perawatan Diri

Perawatan Diri/Foto: Pexels.com/ Pavel Danilyuk

Di tengah padatnya rutinitas dan tekanan hidup yang datang silih berganti, setiap perempuan pasti punya cara masing-masing untuk menenangkan diri. Ada yang memilih meditasi, jalan sore, journaling, atau sekadar menyeruput kopi sambil menatap hujan. Tapi ada satu bentuk self-care yang sering dianggap sepele padahal punya efek menenangkan luar biasa: menonton ulang serial favorit.

Meluangkan waktu untuk bersantai dan menonton acara lama membantu kita rileks dan memulihkan tenaga. Ini adalah bentuk perawatan diri yang bisa sangat memulihkan. Hal yang paling menarik, rewatch juga bisa menjadi ritual kecil yang penuh kelembutan. Kamu bisa menyalakan lilin aromaterapi, mengenakan piyama favorit, menyiapkan camilan, lalu menonton satu-dua episode tanpa gangguan. Ritual ini mungkin terlihat sederhana, tapi punya makna besar, kamu memilih untuk hadir bagi dirimu sendiri, untuk memeluk perasaanmu, dan untuk memberi ruang bagi ketenangan.

Jadi, kalau malam ini kamu ingin kembali menonton serial lama, jangan merasa bersalah. Anggap saja kamu sedang memberi ruang bagi dirimu untuk bernafas, menenangkan hati, dan merawat pikiran dengan cara paling sederhana tapi penuh makna.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE