3 Perbedaan Sushi dan Onigiri yang Belum Banyak Orang Tahu

Sierra Ayuningtyas Muktisari | Beautynesia
Jumat, 11 Sep 2026 17:30 WIB
3 Perbedaan Sushi dan Onigiri yang Belum Banyak Orang Tahu
Perbedaan sushi dan onigiri/ Foto: pexels.com/Erva

Ada berbagai  kuliner khas Jepang  yang menarik dan menggugah selera, dua di antaranya yang sering ditemui yakni sushi dan onigiri. Sama-sama terbuat dari nasi dan rumput laut, kedua makanan ini ternyata memiliki perbedaan, lho.

Simak yuk beberapa perbedaan sushi dan onigiri yang belum banyak diketahui orang berikut ini, Beauties!

1. Penggunaan Bumbu pada Nasi

Ilustrasi sushi

Sushi/ Foto: Pexels.com/Rajesh TP

Salah satu perbedaan dari sushi dan onigiri yakni terletak pada penggunaan bumbunya, Beauties. Onigiri umumnya dibuat dengan membumbui nasi putih yang yang baru matang menggunakan garam. Garam digunakan untuk menonjolkan rasa manis alami dari nasi tersebut.

Onigiri merupakan hidangan rumahan yang familier serta camilan sehari-hari yang populer, dan dikenal karena cita rasanya yang memberikan kenyamanan.

Sementara itu, nasi yang digunakan untuk sushi disebut 'sumeshi' atau 'shari', yang berarti nasi berpadu cuka. Nasi sushi disiapkan dengan mencampurkan cuka, gula, dan garam ke dalam nasi. Campuran ini yang dikenal sebagai 'awasezu', memberikan sensasi rasa asam yang menyegarkan serta kekayaan cita rasa pada nasi.

2. Preferensi Tekstur dan Suhu

Belum banyak yang tahu, ada beberapa perbedaan antara sushi dan onigiri

Sushi dan onigiri/ Foto: pexels.com/Isabella Figoli

Onigiri dan sushi juga berbeda dalam hal tekstur serta suhu penyajiannya, Beauties. Onigiri dibentuk dengan cara menekan nasi hingga padat agar butiran-butirannya saling melekat.

Nasi dibentuk saat masih panas, memanfaatkan sifat lengket dari pati untuk mempertahankan bentuknya. Bahkan setelah dingin, onigiri tetap memiliki tekstur yang kenyal dan elastis, sehingga praktis untuk dibawa-bawa. Sementara itu, tekstur ideal untuk sushi adalah nasi yang terasa lembut dan mudah terurai saat dikunyah di dalam mulut.

Sementara itu, nasi untuk sushi dibentuk secara perlahan agar tetap ada celah udara di antara butiran-butirannya. Sushi dianggap paling lezat jika disajikan pada suhu ruang atau suhu yang mendekati suhu kulit manusia.

3. Onigiri 'Lebih Tua' Dibandingkan Sushi

Belum banyak yang tahu, ada beberapa perbedaan antara sushi dan onigiri

Sushi dan onigiri/ Foto: pexels.com/Isabella Figoli

Melansir dari laman Pocket Rice, sushi yang dikenal oleh kebanyakan orang yakni sushi gulung berisi tuna, salmon, atau alpukat yang biasa dibeli untuk makan siang, merupakan bentuk yang relatif modern dari tradisi Jepang yang jauh lebih tua.

Bahkan di Jepang, sushi baru benar-benar memiliki bentuk seperti sekarang ini di Tokyo pada awal tahun 1800-an, dan jenis sushi gulung yang kita nikmati di sini berkembang dari bentuk tersebut seiring berjalannya waktu pada abad berikutnya, Beauties.

Di sisi lain, onigiri telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Jepang selama lebih dari seribu tahun. Terdapat catatan sejarah yang menunjukkan bahwa onigiri sudah dibawa oleh para samurai, biksu, dan petani sejak zaman Heian. Onigiri merupakan salah satu makanan praktis tertua di dunia, jauh sebelum ada orang yang terpikir untuk meletakkan ikan di atas nasi yang dibumbui cuka.

Di Jepang saat ini, onigiri adalah bekal yang disiapkan ibu untuk anaknya yang hendak pergi ke sekolah. Onigiri juga menjadi pilihan praktis yang dibeli di minimarket sebelum melakukan perjalanan jauh.

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE