10 Tips Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Bagi Pecinta Kopi

Natasha Riyandani | Beautynesia
Minggu, 18 Oct 2026 09:00 WIB
10 Tips Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Bagi Pecinta Kopi
Tips menjaga kesehatan gigi dan mulut bagi pecinta kopi/ Foto: Magnific.com/Lifestylememory

Beauties termasuk salah satu penikmat kopi? Kebiasaan minum kopi memang telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat saat ini, baik anak muda hingga dewasa. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang memulai hari dengan secangkir kopi untuk meningkatkan fokus dan energi sebelum beraktivitas.

Namun sayangnya, kandungan tanin pada kopi dapat membuat gigi menguning. Hal ini diperparah dengan konsumsi kopi berlebihan tanpa diiringi perawatan gigi yang baik, membuat gigi rusak dan nafas tidak sedap.

Eits, tapi jangan khawatir, kerusakan yang disebabkan oleh kopi dapat dicegah dengan melakukan beberapa tips menjaga kesehatan gigi dan mulut menurut ahli kesehatan gigi, seperti dilansir dari detikHealth.

1. Berkumur dengan Air Putih

Ilustrasi kumur dengan air putih/ Foto: Magnific.com/pvproductions

Setelah minum kopi, sangat disarankan berkumur dengan air putih untuk membantu membersihkan sisa-sisa kopi yang menempel pada permukaan gigi. Terlebih, kopi mengandung zat tanin, kromogen, dan asam yang dapat membuat gigi kuning.

Selain itu, air putih juga berfungsi untuk menetralisir rasa asam dan pahit yang dihasilkan oleh kopi sehingga dapat mengurangi risiko kerusakan pada gigi dan nafas tidak sedap.

2. Sikat Gigi Minimal 2 Kali Sehari

Menyikat gigi/ Foto: Magnific.com/Drazen Zigic

Salah satu senyawa di dalam kopi yaitu tanin, berpengaruh pada perubahan warna gigi. Senyawa ini dapat dengan mudah menempel pada enamel (lapisan terluar gigi). Jika dibiarkan menumpuk terus-menerus, maka dapat meninggalkan noda atau plak yang bisa memicu terbentuknya karang gigi.

Menyikat gigi dua kali sehari sangat dianjurkan oleh para ahli kesehatan gigi untuk menjaga kebersihan rongga mulut dan mencegah kerusakan gigi.

Waktu yang tepat untuk menyikat gigi adalah pagi hari dan malam hari. Pagi hari setelah sarapan untuk membersihkan sisa makanan dan plak yang menumpuk selama tidur. Sementara, malam hari sebelum tidur untuk membersihkan sisa-sisa makanan atau minuman sepanjang hari.

3. Jangan Lupakan Flossing dan Pengikis Lidah

Flossing/ Foto: Magnific.com/wavebreakmedia-micro

Menyikat gigi secara rutin dua kali sehari memang dianjurkan, tetapi bagi pecinta kopi, kebiasaan tersebut perlu disertai perlindungan tambahan, seperti menggunakan dental floss dan pengikis lidah.

Lakukan flossing setidaknya sehari sekali sebelum menyikat gigi untuk membantu mengikis plak sisa makanan dan kopi yang terjebak di sela-sela gigi yang tidak terjangkau oleh sikat gigi.

Selain itu, gunakan juga alat pembersih lidah (tongue scraper) untuk menghilangkan sisa asam kopi yang menempel di permukaan lidah agar terhindar dari coffee breath atau bau mulut akibat kopi.

4. Gunakan Pasta Gigi Tanpa Detergen

Pasta gigi/ Foto: Magnific.com/karlyukav

Mengatasi masalah gigi kekuningan akibat kopi dapat disiasati dengan memilih pasta gigi yang tepat. Pasta gigi dengan kandungan pemutih (whitening) sangat disarankan untuk mengatasi noda kuning pada gigi.

Pasta gigi tanpa deterjen atau bebas SLS (Sodium Lauryl Sulfate) bermanfaat untuk menghindari iritasi mulut. Sementara, pasta gigi bebas deterjen yang mengandung fluoride atau enzim tetap efektif untuk menjaga kekuatan enamel dan mencegah gigi berlubang.

5. Hindari Konsumsi Kopi Berlebihan

Batasi konsumsi kopi/ Foto: Magnific.com/jcomp

Di balik rasanya yang nikmat, minum kopi juga dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri di mulut. Bakteri ini dapat memicu kerusakan gigi, terutama munculnya plak dan karang gigi.

Kopi bersifat asam dan bisa mengikis enamel gigi sehingga dengan mudah menimbulkan noda gelap dan kekuningan. Untuk itu, ahli kesehatan gigi menyarankan untuk mengurangi porsi minum kopi. Maksimal satu gelas per hari, serta lebih baik tanpa tambahan pemanis lain.

6. Batasi Gula dan Sirup

Ilustrasi menambahkan krimer pada kopi/ Foto: Magnific.com/valeria-aksakova

Kopi hitam sebenarnya memiliki senyawa yang dapat menghambat bakteri penyebab gigi berlubang. Namun, tambahan gula, sirup, susu, atau krimer berlebih justru memicu penumpukan plak dan pertumbuhan bakteri perusak gigi.

Misalnya, dalam susu terdapat protein kasei yang mampu mengikat tanin pada kopi sehingga mengurangi konsumsinya dapat meminimalisir risiko noda pada gigi. Disarankan mengganti pemanis kopi dengan gula aren yang lebih sehat dan aman untuk kesehatan gigi dan mulut.

7. Hindari Menyeruput Kopi

Ilustrasi menyeruput kopi/ Foto: Magnific.com/magnific

Kebiasaan menyeruput kopi terlalu lama sepanjang hari berisiko membuat gigi kuning. Paparan tanin dan asam dari kopi yang terus-menerus mengenai gigi dapat mempercepat gigi menguning sekaligus melemahkan enamel.

Dengan menghindari kebiasaan menyeruput kopi mampu untuk menjaga kesehatan dan warna gigi agar tidak mudah menguning atau kecokelatan.

8. Gunakan Sedotan

Minum kopi menggunakan sedotan/ Foto: Magnific.com/pvproductions

Penggunaan sedotan dapat mengurangi paparan kopi pada permukaan gigi bagian depan secara langsung. Kandungan zat warna alami bernama tanin, dapat dengan mudah menempel pada enamel dan menyebabkan noda kuning yang mengganggu.

Dengan menggunakan sedotan, cairan kopi dapat langsung mengalir ke tenggorokan. Cara ini efektif untuk meminimalkan risiko gigi menguning akibat residu kopi yang tertinggal.

9. Kunyah Permen Karet

Permen karet/ Foto: Magnfic.com/azerbaijan-stockers

Mengunyah permen karet bisa menjadi salah satu cara mencegah gigi kuning akibat minum kopi. Itu karena gerakan mengunyah dapat merangsang air liur mengalir lebih deras. Air liur berfungsi membilas mulut secara alami, terutama membersihkan sisa tanin yang menempel pada permukaan gigi.

Pilih permen karet yang bebas gula (sugar-free), seperti xylitol, sorbitol, atau mannitol. Pasalnya, permen karet yang mengandung sukrosa atau gula biasa justru bisa menciptakan bakteri baru dan merusak gigi.

Durasi mengunyah permen karet cukup 5 – 10 menit saja. Durasi ini sudah bisa mengaktifkan air liur untuk menetralkan keasaman mulut setelah minum kopi. Jangan mengunyahnya terlalu lama karena bisa membuat sendi rahang menjadi tegang dan pegal.

10. Bersihkan Karang Gigi

Scalling/ Foto: Magnific.com/wavebreakmedia-micro

Meskipun sudah rajin menyikat gigi dua kali sehari, ternyata itu belum cukup. Beauties tetap harus rutin melakukan scalling untuk membersihkan karang gigi agar gigi tetap bersih dan sehat.

Dengan rutin membersihkan karang gigi, setidaknya 6 bulan sekali, bermanfaat untuk membantu membersihkan noda sisa kopi (stain) yang sulit hilang. Selain itu, scalling juga bisa mencegah kerusakan gigi maupun penyakit gusi.

Nah, itulah beberapa tips menjaga kesehatan gigi dan mulut bagi pecinta kopi yang bisa diterapkan. Semoga bermanfaat, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE