RM BTS Ditangguhkan dari Daftar Panutan Anti-Kekerasan Perempuan 'The Pixel Project'

Sierra Ayuningtyas Muktisari | Beautynesia
Kamis, 20 Aug 2026 13:00 WIB
RM BTS Ditangguhkan dari Daftar Panutan Anti-Kekerasan Perempuan 'The Pixel Project'
RM BTS/ Foto: instagram.com/rkive

Beauties, baru-baru ini sebuah organisasi nirlaba The Pixel Project memberikan pernyataan resmi yang berkaitan dengan salah satu anggota boy group BTS sekaligus sang leader yakni RM.

Untuk kamu yang belum tahu, The Pixel Project dikenal sebagai organisasi nirlaba global yang fokus melakukan berbagai gerakan kesadaran hingga penggalangan dana dalam upaya menghentikan kekerasan terhadap perempuan.

Nama  RM BTS  sendiri masuk dalam daftar kehormatan kelima dari The Pixel Project yang memuat 16 sosok pria panutan yang turut berupaya menghentikan kekerasan terhadap perempuan. Namun, baru-baru ini mereka menyatakan telah menangguhkan nama RM BTS. Simak alasannya berikut ini.

Alasan Penangguhan Nama RM BTS dari Daftar Panutan Anti-Kekerasan Perempuan The Pixel Project

RM BTS

RM BTS/ Foto: instagram.com/rkive

Pada Rabu, (19/8/2026), The Pixel Project merilis pernyataan resminya terkait RM BTS, Beauties. Dalam pernyataan tersebut, The Pixel Project menjelaskan bahwa pada 2024 lalu, mereka telah memasukkan nama RM BTS dalam daftar 16 sosok pria panutan yang turut berupaya menghentikan kekerasan terhadap perempuan.

The Pixel Project melakukan hal tersebut usai melakukan uji tuntas yang menunjukkan bahwa sosok sang idol telah menerapkan langkah-langkah yang menunjukkan dukungan untuk para perempuan di dunia seni, hingga bersuara menentang kekerasan terhadap perempuan di Korea Selatan yang sangat patriarkis.

“Kami juga menjadikannya studi kasus dalam artikel opini kami untuk Hari Ayah 2025 mengenai pentingnya sosok panutan laki-laki yang tidak sempurna, karena hingga saat itu, ia telah menunjukkan kemampuan untuk secara sungguh-sungguh berupaya memperbaiki diri dalam hal meninggalkan sikap misoginis, seksis, dan maskulinitas toksik,” tulis The Pixel Project.

Namun, efektif sejak Rabu, (19/8/2026), The Pixel Project menangguhkan status RM BTS dari daftar panutan untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. Pihak mereka juga akan meninjau dan merevisi artikel opini untuk Hari Ayah 2025 yang menampilkan RM BTS sebagai studi kasus mengenai sosok panutan pria yang baik namun tidak sempurna.

Lantas, apa alasannya? Hal tersebut bermula pada Rabu, (12/8/2026). Kala itu, RM dan J-Hope BTS menghadiri konser Usher dan Chris Brown di Toronto, Kanada.

Chris Brown juga mengunggah foto saat berpose bersama kedua anggota grup tersebut. Hal ini memicu reaksi negatif dari publik di media sosial, Beauties. Banyak ARMY (nama fandom BTS) mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap RM dan J-Hope karena berinteraksi dengan Chris Brown yang memiliki rekam jejak kekerasan terhadap perempuan, termasuk kekerasan dalam rumah tangga hingga penganiayaan.

Saat ini, Chris Brown diketahui ‘bebas’ dengan status jaminan sembari menunggu persidangan di pengadilan Inggris pada Oktober 2026 terkait tuduhan penganiayaan terbaru yang menjeratnya.

The Pixel Project sempat menantikan pernyataan atau tanggapan publik dari RM mengenai konser Chris Brown tersebut sebelum angkat bicara terkait kontroversi ini. Namun, sudah satu minggu berlalu tanpa ada kabar apa pun dari RM BTS.

“Saat ini, BTS adalah boy group terbesar di dunia. Setiap tindakan mereka memiliki dampak dan pengaruh yang sangat besar terhadap budaya pop dan audiens global. Suka atau tidak, mereka secara otomatis menjadi panutan publik, dan kekuatan besar ini membawa serta tanggung jawab yang besar pula.
Kami tidak pernah menuntut sosok panutan pria mana pun (termasuk RM) untuk menjadi sempurna.

Bagaimanapun juga, setiap orang adalah manusia. Namun, menjadi manusia yang baik juga berarti bersedia bertanggung jawab ketika pilihan yang diri kita ambil menyakiti orang lain.

Keputusan RM (dan J-Hope) untuk berfoto bersama Brown, paling tidak, menunjukkan sikap kurang cermat terhadap dampak buruk yang lebih luas akibat tampil bersama sosok yang dikenal sebagai pelaku kekerasan, sosok yang rekam jejak kekerasannya (terutama kasus kekerasan parah terhadap perempuan, termasuk terhadap Rihanna) begitu panjang hingga terdapat halaman Wikipedia khusus yang membahasnya,” tulis The Pixel Project.

Pesan The Pixel Project

RM BTS

RM BTS/ Foto: instagram.com/rkive

Lebih lanjut, The Pixel Project menyatakan bahwa mereka tidak mengharapkan permintaan maaf atau pengakuan secara terbuka baik dari RM, J-Hope atau agensi Hybe yang memilih untuk tetap diam.

Namun, pihak mereka menyampaikan pesan kepada mereka untuk tetap mengingat kembali hal-hal penting terkait dukungan terhadap perempuan, Beauties.

“Ingatlah upaya yang telah Anda lakukan selama bertahun-tahun dalam mendukung seniman dan penulis perempuan, upaya Anda untuk belajar mengenai feminisme, berkonsultasi dengan seorang profesor studi perempuan terkait lirik lagu Anda, serta sikap vokal Anda dalam menentang kekerasan terhadap perempuan.

Ingatlah sisi diri Anda yang pernah peduli, meskipun hanya sedikit, terhadap perempuan dan anak perempuan sebagai sesama manusia yang berhak atas kesetaraan serta kebebasan dari kekerasan. Ingatlah bahwa ARMY yang telah mendukung BTS selama ini, sebagian besarnya terdiri dari perempuan.

Ingatlah sisi diri Anda yang penuh pertimbangan, yang selalu berusaha melakukan hal yang lebih baik begitu Anda memahami sesuatu dengan lebih baik,” tulis The Pixel Project.

Bagaimana menurut kamu mengenai hal ini, Beauties?

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE