Netizen Kecam Pemain Timnas Jepang yang Terlibat Kasus Kekerasan Seksual tapi Masih Berlaga di Piala Dunia 2026
Turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia, Piala Dunia 2026, sedang menjadi perbincangan hangat, Beauties. Namun, belakangan ini perhatian netizen tertuju pada pemain bola asal Jepang, Kaishu Sano. Netizen mengungkit soal Kaishu Sano yang pernah terlibat dalam kasus dugaan pemerkosaan tapi masih bisa berlaga di Piala Dunia 2026.
Seorang content creator di Instagram, @saya_japanese_lesson, mengunggah sebuah video dirinya yang berkomentar soal skandal yang pernah menyeret nama Kaishu Sano.
"Mari kita lihat siapa yang akan mewakili Jepang di Piala Dunia sepak bola pria berikutnya. Kita mulai dengan Kaishu Sano. Riwayat, ia ditangkap baru dua tahun lalu karena diduga bersekongkol dengan dua teman prianya untuk memerkosa seorang perempuan di sebuah hotel. Kasus tersebut kemudian dihentikan setelah tercapai kesepakatan damai dan ia dengan cepat kembali ke sepak bola profesional," ungkapnya.
Tak hanya itu, content creator tersebut juga menyorot aksi pelatih tim sepak bola Jepang, yaitu Hajime Moriyasu. Menurut penjelasannya, Moriyasu menganggap skandal Kaishu sebagai sebuah kesalahan dan memberikannya kesempatan kedua.
"Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, mengatakan pada konferensi pers resmi, 'Personally, I see it as just a mistake (Secara pribadi, saya melihatnya hanya sebagai sebuah kesalahan). Dan karena saya menganggapnya seperti keluarga, saya ingin memberinya kesempatan lagi'," lanjutnya.
Kaishu Sano yang Diduga Terlibat Kasus Pemerkosaan
Kaishu Sano/Foto: Dok. X
Kaishu Sano ditangkap polisi atas dugaan pemerkosaan pada 2024 silam. Dilansir dari detikSport, Sano diringkus polisi beserta dua pria lainnya pada Minggu (14/7/2024). Ketiganya diduga memperkosa perempuan berusia 30-an di hotel wilayah Yushima, distrik Bunkyo.
Korban diperkosa setelah mengikuti kencan berkelompok bersama seorang temannya dan tiga pria, termasuk Sano. Kelima orang ini bertemu di salah satu restoran di Roppongi pada Sabtu (13/7) malam, sebelum minum-minum di hotel pada dini hari.
Korban ditinggal sendirian bersama tiga pria setelah temannya meninggalkan hotel pada pukul 2.00 dini hari. Kejadian pemerkosaan kemudian terjadi hingga korban akhirnya melapor ke polisi pukul 4.00.
Dilansir dari laman South China Morning Post, selama proses interogasi, Sano dilaporkan mengaku tidak bersalah atas penyerangan berkelompok tersebut. Namun, tim hukumnya mencapai kesepakatan dengan korban melalui kompensasi pribadi yang substansial, yang pada akhirnya mendorong Kantor Kejaksaan Distrik Tokyo untuk mencabut dakwaan tersebut.
Berita tersebut menyebutkan bahwa Sano dibebaskan setelah penahanan singkat sekitar 15 hari dan ia tidak menghadapi tanggung jawab pidana. Asosiasi Sepak Bola Jepang mengkategorikan insiden tersebut sebagai "kesalahan pribadi" dan menahan diri untuk tidak memberikan hukuman berat seperti larangan jangka panjang atau pengusiran dari tim nasional.
Topik soal Kaishu Sano yang pernah diduga melakukan pemerkosaan ini menuai pro kontra dari netizen. Beberapa netizen mengkritik keputusan tetap melibatkan Kaishu Sano di Piala Dunia 2026, tetapi ada juga yang mengatakan bahwa pria tersebut sudah meminta maaf dan mengatakan hal ini tidak ada kaitannya dengan sepak bola.
Sementara itu, seorang pengguna X yang mengaku sebagai mantan jurnalis profesional mengunggah banyak cuitan untuk memperingatkan para perempuan di lokasi yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 untuk waspada terhadap seorang pemain di tim Jepang yang terlibat skandal.
Postingan tersebut menyatakan bahwa tim sepak bola nasional Jepang telah tiba di Meksiko untuk pelatihan, disertai dengan foto Kaishu Sano. Postingan itu menjadi viral dan netizen mengecam aksi Kaishu Sano.
“Saya berharap mereka melarang masuknya orang ini ke setiap negara di luar sana. Sungguh memalukan bagi negara tuan rumah memiliki seseorang seperti ini yang mewakili kita,” komentar seorang pengguna dalam bahasa Jepang.
Seorang pengguna yang berkomentar dalam bahasa Spanyol menambahkan, “Terima kasih banyak atas peringatannya; saya mengagumi keinginan Anda untuk melindungi perempuan lain, meskipun itu di benua lain. Saya berharap penjahat ini dapat segera diadili bersama dengan orang-orang yang melindunginya.”
Perlakuan Berbeda yang Direrima Pemain Jepang dan Ghana
Ilustrasi/Foto: Magnific.com/freepik
Hal yang jadi sorotan lainnya dari Piala Dunia 2026 adalah perbedaan perlakuan yang kontras dari Kaishu Sano dan pemain bola asal Ghana, Thomas Partey. Sementara Sano bisa berlaga di Piala Dunia 2026 mewakili Jepang, Partey secara resmi ditolak visanya ke Kanada karena tuduhan pemerkosaan yang melarangnya memasuki negara tersebut.
Dilansir dari South China Morning Post, Amerika Serikat telah mengizinkan Partey untuk memasuki perbatasan nasionalnya ketika Black Stars mendirikan markas Piala Dunia mereka di Providence, Rhode Island. Kemungkinan besar, Partey akan bergabung kembali dengan tim untuk pertandingan grup kedua dan ketiga melawan Inggris di Foxborough, Massachusetts pada 23 Juni dan Kroasia di Philadelphia pada 27 Juni.
Dilansir dari The Print, Partey dilaporkan sedang menunggu persidangan atas lima tuduhan pemerkosaan terkait dua perempuan dan satu tuduhan penyerangan seksual yang melibatkan perempuan ketiga. Aksinya tersebut diduga dilakukan selama masa baktinya di Arsenal dari tahun 2020 hingga 2025. Setelah tuduhan ini dipublikasikan, seorang perempuan lainnya menuduh Partey telah memperkosanya dua kali pada hari yang sama di bulan Desember 2020.
Partey mengaku tidak bersalah atas tuduhan sebelumnya dan bermaksud untuk mengaku tidak bersalah atas tuduhan baru tersebut. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Ghana mengkritik penolakan visa Partey sebagai "keputusan yang sewenang-wenang dan sangat tidak adil".
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!