Instagram Akan Tindak Tegas Konten yang Direkam Diam-Diam dengan Kacamata Meta

Nadya Quamila | Beautynesia
Rabu, 05 Aug 2026 10:00 WIB
Instagram Akan Tindak Tegas Konten yang Direkam Diam-Diam dengan Kacamata Meta
Instagram Akan Tindak Tegas Konten yang Direkam Diam-Diam dengan Kacamata Meta/Foto: Magnific.com

Salah satu ketakutan netizen masa kini adalah ketika dirinya muncul di sebuah video yang diunggah di media sosial tanpa persetujuan. Ya, consent atau izin kini rasanya menjadi hal yang cukup langka di tengah gempuran konten viral.

Kecanggihan teknologi kini menghadirkan berbagai perangkat canggih yang bisa merekam momen dengan cara yang begitu halus, salah satunya adalah kacamata Meta. Kacamata pintar Ray-Ban milik Meta ini memiliki kamera bawaan yang memungkinkan penggunanya untuk mengambil foto dan video tanpa bantuan tangan, cukup digunakan layaknya kacamata pada umumnya. Tren pembuatan konten dengan kacamata ini telah menimbulkan kontroversi dan kekhawatiran terkait privasi seseorang, Beauties.

Menanggapi hal tersebut, baru-baru ini Instagram sedang menindak tegas video yang direkam menggunakan kacamata Meta secara diam-diam, menurut laporan dari Business Insider. Instagram akan menghapus konten yang direkam menggunakan kacamata Meta secara diam-diam atau tanpa izin.

Melalui sebuah unggahan Instagram Story, kepala Instagram Adam Mosseri mengatakan bahwa konten video semacam itu sekarang akan dilarang di platform tersebut.

"Jika Anda mengunggah konten yang memanfaatkan orang lain dan melecehkan mereka, seperti banyak video rayuan yang telah kami dengar dan lihat, maka kami akan menghapus konten tersebut," kata Mosseri menanggapi pertanyaan di Instagram Story-nya akhir Juli lalu.

"Kami tidak ingin orang-orang diam-diam merekam video orang lain dan melecehkan mereka lalu mengunggahnya di platform kami. Jadi kami mencoba memerangi hal itu dengan segala cara yang kami bisa," tambahnya.

Kontroversi Kacamata Meta

Instagram akan menghapus konten yang direkam menggunakan kacamata Meta secara diam-diam atau tanpa izin. Ini kata kepala Instagram.

Instagram Akan Tindak Tegas Konten yang Direkam Diam-Diam dengan Kacamata Meta/Foto: Magnific.com

Marak video di TikTok dan Reels Instagram di mana orang menggunakan kacamata Meta ini untuk membuat konten prank kepada kasir atau pekerja makanan cepat saji. Sering kali, konten ini bernuansa pelecehan dan merendahkan orang lain.

Ada pula konten lain di mana pengguna kacamata Meta ini merekam diri mereka saat sedang mendekati seorang perempuan di gym atau di jalan, yang tentu saja direkam tanpa seizin orang yang bersangkutan.

Usai unggahan Adam Mosseri, belum jelas sudah berapa banyak video yang telah dihapus Instagram berdasarkan kebijakan baru ini. Berdasar laporan Business Insider, ada dua akun besar milik para "pick-up artist" yang merekam diri mereka sendiri mendekati perempuan di tempat umum sambil mengenakan kacamata tersebut telah dinonaktifkan. Seorang juru bicara Meta mengkonfirmasi kepada Business Insider bahwa akun-akun ini dihapus karena melanggar kebijakan tentang memposting konten pelecehan yang telah direkam dengan kacamata tersebut.

Sebagai informasi, kacamata Meta memiliki lampu indikator yang menyala saat penggunanya merekam. Pada model lama, pengguna dapat merusaknya atau menyembunyikan lampu tersebut dengan mengebor lubang atau menutupinya dengan selotip. Pembaruan terbaru kini akan menonaktifkan kamera jika seseorang mencoba merusak lampu tersebut, menurut Meta.

Namun, bahkan saat berfungsi, lampu kecil di sudut kacamata belum tentu merupakan tanda yang dikenali secara universal bahwa seseorang sedang merekam, dan dapat dengan mudah terlewatkan, terutama di luar ruangan dalam cahaya terang, Beauties.

Kacamata pintar Meta ini menghadirkan tantangan privasi yang berbeda dengan ponsel pintar. Sering kali, orang tidak menyadari bahwa mereka sedang direkam menggunakan kacamata Meta ini. Secara historis, orang dapat mengetahui kapan seseorang mengambil foto karena mereka memegang ponsel pintar atau kamera. Tapi hal ini tidak berlaku dengan kacamata pintar.

“Dengan kacamata ini, semuanya benar-benar berbeda,” ujar Thorin Klosowski, seorang aktivis keamanan dan privasi di kelompok hak digital Electronic Frontier Foundation, mengatakan kepada Fortune. “Kecuali Anda benar-benar berada di depan mereka, Anda tidak tahu apakah mereka sedang merekam atau mengambil foto.”

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE