Gaya Hemat yang Elegan, Apa Itu Frugal Chic dan Bagaimana Cara Menerapkannya di 2026?

Henny Alifah | Beautynesia
Sabtu, 06 Jun 2026 11:30 WIB
Gaya Hemat yang Elegan, Apa Itu Frugal Chic dan Bagaimana Cara Menerapkannya di 2026?
Gaya Hemat yang Elegan, Apa Itu Frugal Chic dan Bagaimana Cara Menerapkannya di 2026?/ Foto: instagram.com/s.tylin

Frugal chic kini kerap bersanding dengan banyak tagar fashion lainnya di media sosial. Istilah ini pertama dicetuskan pada 2025 oleh Mia McGrath, yang memperkenalkan dirinya di TikTok sebagai perempuan London berusia pertengahan 20-an yang sedang membangun kebebasan finansial tanpa mengorbankan gaya.

Dalam salah satu videonya, Mia menjelaskan siapa itu yang dapat disebut sebagai pemilik gaya frugal chic, "Sekilas, dia tampak sangat mewah, tetapi di balik semua itu, dia sangat cerdas dalam mengelola uangnya. Dia tahu kapan harus berfoya-foya dan kapan harus berhemat."

Secara konsep, tren gaya ini tampak kontradiktif. "Frugal" menyiratkan fokus pada penghematan, dan "chic" memancarkan kesan kemewahan klasik. Pada praktiknya, frugal chic dapat menjadi pilihan gaya hidup yang bijak di tengah kondisi ekonomi saat ini. Lantas, bagaimana cara menerapkan gaya frugal chic di 2026?

Di banyak videonya, Mia kerap membagikan tips gaya frugal chic. Mulai dari panduan praktis, karakteristik, rekomendasi belanja, hingga kebiasaan sehari-hari. Kalau kamu pemula di ranah ini dan bingung harus mulai dari mana, coba pegang dua prinsip sederhana berikut ini yang selaras dengan filosofi frugal chic.

Romantisasi Segala Apa yang Sudah Ada

Frugal chic dilakukan dengan meromantisasi apa yang sudah ada/ Foto: instagram.com/dariakorchina

Frugal chic dilakukan dengan meromantisasi apa yang sudah ada/ Foto: instagram.com/dariakorchina

Frugal chic adalah gaya hidup yang menempatkan kurasi, kualitas, dan pengendalian diri sebagai pilar utama kemewahan. Untuk mencapai gaya ini, Mia memberikan tipsnya dalam 5 langkah, yaitu:

  1. Menciptakan gaya personal yang dibangun secara perlahan lewat decluttering, re-wearing, dan membeli pakaian yang berkualitas meskipun mahal.
  2. Memilih satu parfum sebagai signature atau ciri khas alih-alih mengoleksi banyak parfum dengan berbagai aroma wewangian.
  3. Menerapkan gaya hidup lambat atau slow living dengan memasak makanan sendiri, menikmati kopi di rumah, dan hal-hal lain yang dapat mengurangi pemborosan. 
  4. Bepergian dengan hemat, dengan mengendarai mobil irit bensin, moda transportasi umum, atau jalan kaki jika mungkin.
  5. Menjalankan hobi selain scrolling dan shopping.

Lima langkah di atas dapat kamu jalankan dengan mindset untuk selalu menggunakan dan menikmati apa yang sudah ada. Sebelum merogoh kocek untuk membeli barang-barang baru, lihat dulu sekeliling dan periksa barang-barang yang sudah ada. Kamu mungkin menemukan sebuah vas tersimpan di bagian belakang lemari atau sebuah keranjang kosong tergeletak di dalam lemari yang masih dapat berfungsi baik sehingga tidak perlu beli baru.

Saat cek isi lemari, ada baju-baju lama yang tetap relevan zaman. Kamu tidak perlu mengejar tren yang terus berubah. Selain itu, mengulangi pemakaian baju yang sama kini bukan lagi tanda kemalasan, bukan juga hal yang memalukan. Sebaliknya, ini adalah bentuk rasa percaya diri. Mulailah bereksperimen dengan pakaian lama. Tambahkan aksesori, ganti kancing, atau gunakan teknik layering (tumpuk) agar tampilan terlihat segar dan berbeda meski pakai satu pakaian yang itu-itu saja.

Singkatnya, kamu tidak harus mengeluarkan anggaran besar untuk menciptakan kehidupan yang indah. Keindahan dapat ditemukan dalam dapur yang bersih di penghujung hari, santapan sederhana yang dinikmati bersama keluarga, cangkir-cangkir koleksi lama yang justru menambah elemen vintage di sesi ngopi sore, bros koleksi lama yang matching dengan outfit, udara segar masuk melalui jendela yang terbuka, sebuah lilin yang dinyalakan selama rutinitas malam, dan masih banyak lagi. Ketika kamu memperhatikan apa yang sudah ada di sekitar, akan ada rasa lebih puas dengan kehidupan yang sudah kamu punya dan jalani.

Redam Keinginan Belanja

Gaya frugal chic. Punya bekal pengetahuan tentang fashion termasuk tekstil dan musim sehingga tidak asal ikut tren/ Foto: instagram.com/sina.anjuli

Gaya frugal chic. Punya bekal pengetahuan tentang fashion termasuk tekstil dan musim sehingga tidak asal ikut tren/ Foto: instagram.com/sina.anjuli

Jika kamu menginginkan sesuatu yang baru, jangan langsung beli. Coba tanyakan pada dirimu sendiri:

  • Bagaimana saya akan membayar ini?
  • Apakah saya menginginkan ini sebelumnya?
  • Apakah ini bermanfaat bagi saya saat ini?
  • Berapa lama saya akan menggunakan ini?
  • Apakah ini cocok berada di rumah saya?
  • Berapa sebenarnya biaya yang harus saya keluarkan?
  • Apakah saya sudah memiliki sesuatu yang serupa?
  • Apa yang akan saya lakukan dengan ini setelah tidak dibutuhkan lagi?
  • Apakah saya berbelanja karena bosan/sedih/stres/lainnya?

Jeda sederhana ini menciptakan ruang antara dorongan dan niat. Di situlah perubahan nyata terjadi.

Jika mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini tidak membantu kamu untuk berpikir ulang sebelum membeli, tunggu 72 jam. Tuliskan apa yang ingin kamu beli, berapa harganya, dan tanggal pertama kali kamu ingin membelinya. Periksa kembali barang tersebut dalam 72 jam. Jika kamu masih ingin membeli, silakan, asal sesuai anggaran.

Di sebagian besar kasus, keinginan seperti itu memudar sering waktu karena kamu menyadari bahwa sebenarnya tidak terlalu membutuhkan barang tersebut. Terkadang yang kamu butuhkan bukan barang baru, melainkan cukup dekorasi ulang, memindahkan barang-barang, menyederhanakan ruangan, atau mengeluarkan sesuatu ke tempat yang terang agar terasa baru kembali.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE