Dijaga Ketat! Ini 5 Tempat Terlarang di Dunia yang Tak Bisa Dikunjungi Sembarangan

Retno Anggraini | Beautynesia
Senin, 24 Aug 2026 15:00 WIB
Dijaga Ketat! Ini 5 Tempat Terlarang di Dunia yang Tak Bisa Dikunjungi Sembarangan
Deretan tempat terlarang di dunia yang tak bisa dikunjungi sembarangan karena akses penjagaan yang ketat/Foto: Pexels.com/Jens

Ada banyak tempat terlarang di dunia yang aksesnya tidak bisa disamakan dengan destinasi wisata biasa. Sebagian lokasi ditutup untuk melindungi masyarakat adat yang hidup terisolasi, sebagian lainnya menyimpan peninggalan arkeologi yang sangat rapuh. Ada pula fasilitas yang aksesnya dibatasi karena berkaitan dengan keamanan nasional atau penyimpanan sumber daya penting untuk masa depan pangan dunia.

Meski begitu, ada tempat yang benar-benar tertutup bagi wisatawan, tetapi ada pula yang hanya dapat diakses oleh peneliti, personel berwenang, atau pihak tertentu. Penasaran lokasinya di mana saja? Berikut 5 tempat terlarang di dunia yang memiliki pembatasan akses sangat ketat serta alasan di baliknya.

1. Pulau North Sentinel, Laut Andaman

Pulau North Sentinel merupakan salah satu tempat terlarang di dunia yang tertutup untuk orang luar demi melindungi masyarakat Sentinelese dan mempertahankan kehidupan mereka yang terisolasi.
Ilustrasi Pulau North Sentinel, tempat terlarang di dunia/Foto: Pexels.com/Danny Hollander

Pulau North Sentinel berada di Kepulauan Andaman dan Nicobar, India, dan menjadi tempat tinggal masyarakat Sentinelese. Kelompok masyarakat adat ini dikenal sangat terisolasi dari dunia luar dan secara konsisten menolak kontak dengan orang dari luar pulau.

Karena kondisi tersebut, pulau ini menjadi salah satu tempat terlarang di dunia yang benar-benar tidak dapat dijadikan destinasi wisata umum. Mengutip Tatler Asia, akses ke pulau tersebut dibatasi untuk melindungi masyarakat Sentinelese dari penyakit, eksploitasi, dan gangguan terhadap kehidupan mereka.

Pemerintah India juga menetapkan seluruh wilayah Pulau North Sentinel beserta perairan sejauh 5 kilometer dari garis pasang tertinggi sebagai tribal reserve. Berdasarkan keterangan Kementerian Dalam Negeri India, orang luar, termasuk wisatawan dan warga negara asing, dilarang memasuki kawasan tersebut. Pemerintah setempat juga menerapkan pendekatan eyes-on and hands-off, yakni melakukan pengawasan dari jarak tertentu tanpa melakukan kontak langsung dengan masyarakat Sentinelese.

2. Arsip Apostolik Vatikan, Kota Vatikan

Arsip Apostolik Vatikan, tempat terlarang di dunia/Foto: Dok. Archivio Apostolico Vaticano

Arsip Apostolik Vatikan menyimpan koleksi dokumen yang berasal dari sekitar dua belas abad sejarah Gereja Katolik. Menurut situs resmi Arsip Apostolik Vatikan, koleksinya mencakup lebih dari 600 fonds atau kelompok arsip dengan panjang rak penyimpanan lebih dari 85 kilometer. Isinya antara lain dokumen yang berkaitan dengan pemerintahan Gereja, surat-menyurat kepausan, serta berbagai catatan sejarah.

Namun, arsip ini bukan fasilitas yang sepenuhnya tertutup. Situs resmi Arsip Apostolik Vatikan menjelaskan bahwa akses penelitian diberikan secara gratis kepada akademisi yang memenuhi kualifikasi. Peneliti setidaknya harus memiliki gelar magister atau diploma universitas yang setara, surat pengantar dari institusi penelitian atau akademisi yang memenuhi syarat, serta dokumen pendukung lainnya.

3. Gua Lascaux, Prancis

Gua Lascaux termasuk tempat terlarang di dunia karena akses wisata dapat mengganggu ekosistem gua dan mengancam kelestarian lukisan prasejarah yang berusia ribuan tahun.
Gua Lascaux, tempat terlarang di dunia/Foto: Pexels.com/toshihiko tanaka

Gua Lascaux di Prancis merupakan salah satu situs seni cadas prasejarah paling terkenal di dunia. Gua ini ditemukan pada 1940 dan memiliki lukisan serta ukiran yang berasal dari masa Paleolitikum. Keberadaan lukisan ini membuat Lascaux memiliki nilai arkeologi yang sangat tinggi.

Namun, nilai sejarah ini juga membuat Gua Lascaux menjadi salah satu tempat terlarang di dunia untuk wisatawan karena kondisi lingkungan di dalamnya sangat rentan terhadap perubahan. Mengutip Tatler Asia, aktivitas wisata pada masa lalu memengaruhi mikroklimat gua dan memicu masalah seperti pertumbuhan jamur serta kerusakan pada pigmen lukisan.

Pemerintah Prancis akhirnya menutup Gua Lascaux untuk publik pada April 1963. Kementerian Kebudayaan Prancis mencatat bahwa sebelum ditutup, gua tersebut bahkan dapat menerima hingga sekitar 1.800 pengunjung dalam sehari.

Aktivitas wisata membuat kondisi iklim dan kelembapan di dalam gua berubah sehingga mengancam konservasi lukisan dan ekosistemnya. Hingga kini, gua asli tetap tertutup untuk wisatawan demi konservasi. Sebagai gantinya, pengunjung dapat melihat replika Lascaux yang dibuat untuk menghadirkan pengalaman serupa tanpa memasuki gua asli.

4. Gudang Benih Global Svalbard, Norwegia

Gudang Benih Global Svalbard, tempat terlarang di dunia/Foto: Dok. Svalbard Global Seed Vault

Di dalam sebuah pegunungan di Pulau Spitsbergen, Norwegia, terdapat Gudang Benih Global Svalbard yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan benih tanaman pangan dari berbagai bank gen di dunia. Fasilitas ini dirancang sebagai penyimpanan jangka panjang untuk duplikat koleksi benih sehingga keragaman tanaman pangan tetap memiliki cadangan apabila koleksi asli mengalami kerusakan atau hilang.

Mengutip situs resmi Svalbard Global Seed Vault, hanya personel yang berwenang yang dapat memasuki ruang penyimpanan benih. Meski begitu, masyarakat umum tetap dapat mengenal fasilitas tersebut melalui tur virtual yang disediakan secara resmi.

Per Juni 2026, gudang ini telah menyimpan lebih dari 1,4 juta sampel benih setelah menerima tambahan lebih dari 15.000 sampel dalam deposit Juni 2026. Koleksi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keragaman tanaman dan mendukung ketahanan pangan dunia dalam jangka panjang.

5. Area 51, Nevada

Area 51 merupakan salah satu tempat terlarang di dunia karena berhubungan dengan fasilitas militer dan sejarah pengujian pesawat rahasia Amerika Serikat.
Area 51, tempat terlarang di dunia/Foto: Unsplash.com/oliverpacas

Area 51 menjadi salah satu tempat terlarang di dunia yang paling sering dikaitkan dengan teori konspirasi. Fasilitas yang berada di kawasan Groom Lake, Nevada, ini memang memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan pengembangan dan pengujian pesawat rahasia.

Mengutip CIA, kawasan ini digunakan sebagai lokasi pengujian pesawat pengintai U-2 pada era 1950-an. Lokasinya dipilih karena terpencil sehingga pengujian pesawat dapat dilakukan dengan tingkat kerahasiaan dan keamanan yang tinggi.

Berbagai cerita mengenai UFO dan makhluk luar angkasa kemudian membuat Area 51 semakin populer. Namun, keberadaan alien di fasilitas tersebut tidak didukung oleh bukti yang dipublikasikan secara resmi.

CIA justru menjelaskan bahwa sejarah Area 51 berkaitan dengan program pesawat pengintai rahasia seperti U-2 dan A-12 OXCART. Fasilitas tersebut juga berada dalam kawasan Nevada Test and Training Range sehingga aksesnya dibatasi untuk kepentingan keamanan militer.

Dari Pulau North Sentinel hingga Area 51, beberapa lokasi memiliki nilai sejarah, budaya, lingkungan, atau keamanan yang lebih penting untuk dilindungi daripada dibuka untuk kunjungan massal. Jadi, dari kelima lokasi di atas, mana yang membuat kamu penasaran, Beauties?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE