Dear Pekerja Kantoran, Ini 5 Barang yang Sebaiknya Tidak Perlu Dibeli Setiap Bulan

Hanny A | Beautynesia
Kamis, 15 Jan 2026 12:00 WIB
Dear Pekerja Kantoran, Ini 5 Barang yang Sebaiknya Tidak Perlu Dibeli Setiap Bulan
Barang yang sebaiknya tidak perlu dibeli setiap bula/ Foto: pexels.com/Sora Shimazaki

Setiap habis gajian, dompet terasa tebal dan godaan untuk belanja pun datang. Tapi sayangnya, euforia sesaat ini sering membuat kita tergoda membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan, entah karena sedang tren, terlihat lucu, atau ingin menyamai teman yang sudah punya.

Keputusan membeli ada sepenuhnya di tangan kita, selagi uang yang dibelanjakan memang milik sendiri. Tidak salah juga membelanjakan hasil kerja keras untuk hal-hal yang kita suka. Hanya saja, ada baiknya kita menimbang dulu, apakah ini kebutuhan atau sekadar keinginan sesaat?

Berikut beberapa barang yang sebaiknya tidak perlu dibeli setiap bulan, terutama bagi yang sering merasakan dompet menipis di tanggal tua. Apa saja ya?

1. Tumbler atau Cangkir Lucu

barang yang tidak perlu beli setiap bulan adalah tumbler lucu

Tumbler/Foto: Pexels.com/Bach hanzo

Beauties, barang yang tak perlu dibeli setiap bulan adalah tumbler atau cangkir lucu. Jika kamu ingin membelinya, cobalah ajukan pertanyaan ke diri sendiri, seperti:

  • Berapa banyak tumbler di rumah?
  • Apakah yang lama masih rutin digunakan, atau malah menumpuk di lemari?
  • Apakah barang lama sudah rusak?
  • Akan digunakan untuk apa setelah dibeli?

Belilah produk untuk alasan fungsi, bukan hanya karena desainnya lucu atau sedang viral. Selama barang yang sudah dimiliki masih berfungsi dengan baik, sebaiknya tidak perlu menambah koleksi baru hanya karena desainnya lucu.

2. Baju, Sepatu, dan Tas

baju dan sepatu / Foto: pexels.com/Terje Sollie

Hindari membeli pakaian, sepatu, atau tas secara impulsif, apalagi produk fast fashion yang biasanya tidak awet dan cepat ketinggalan zaman. Berbeda dengan makanan yang harus kita konsumsi setiap hari, satu keping baju, satu pasang sepatu, atau sebuah tas bisa dipakai berulang kali selama bertahun-tahun.

Sebelum belanja pakaian, cek dulu isi lemarimu. Mungkin ada pakaian yang bisa dikombinasikan ulang dengan cara baru untuk menambah variasi outfit. Saat akan beli baju pun, pilih item yang benar-benar berkualitas karena itu jauh lebih menghemat uang daripada menumpuk banyak barang murah yang cepat rusak.

3. Skincare dan Makeup Baru

perlengkapan makeup / Foto: pexels.com/Anderson Guerra

Tidak ada yang salah dengan membeli produk perawatan atau makeup. Pertanyaannya, apakah produk lamamu sudah habis digunakan?

Kita hidup di era yang sangat konsumtif, di mana membeli barang baru bahkan sebelum yang lama habis sudah jadi kebiasaan. Padahal, menumpuk produk berisiko membuat sebagian kedaluwarsa sebelum sempat dipakai. Kalau sudah begini, uang yang pernah dikeluarkan jadi berakhir sia-sia.

Cobalah habiskan dulu apa yang sudah dimiliki sebelum menggantinya dengan yang baru. Kalau memang ada produk baru yang ingin dicoba, masukkan ke dalam wishlist dan beli setelah stok lama benar-benar habis atau tidak bisa dipakai lagi (entah karena kedaluwarsa atau menimbulkan alergi).

4. Paket Trip Mahal

trip dengan kapal pesiar / Foto: pexels.com/Jose Parra

Uang gajian bisa habis seketika kalau impulsif memesan tiket atau paket trip mahal tanpa persiapan matang. Liburan memang penting untuk refreshing, tapi perencanaan jauh lebih penting, sebagaimana yang disampaikan oleh pakar keuangan melalui laman Yahoo! Finance.

Alih-alih booking dadakan, coba rencanakan liburanmu sejak jauh-jauh hari. Caranya bisa dengan menyisihkan dana khusus untuk liburan. Atau, kamu bisa pilih destinasi lokal yang lebih terjangkau tapi tetap menyenangkan, hitung-hitung ikut mendukung perekonomian lokal.

Intinya, selagi masih bergantung pada gaji bulanan, hindari trip mahal yang tidak direncanakan, meski bonusan sedang banyak sekalipun.

5. Casing HP

casing HP / Foto: pexels.com/Bich Tran

Casing HP termasuk barang yang paling sering dibeli secara impulsif karena murah dan banyak pilihan desain lucunya. Biasanya, alasan pembeliannya bukan karena butuh, melainkan karena bosan dengan yang lama atau tertarik dengan desain baru yang sedang tren. Padahal, fungsi utama casing adalah untuk melindungi HP, bukan sekadar aksesori yang perlu diganti setiap bulan.

Kalau memang ingin beli casing baru, pilih produk yang bisa diganti covernya (interchangeable) atau yang desainnya timeless biar tidak cepat bosan. Cara ini akan jauh lebih hemat dan kamu bisa tetap tampil beda tanpa harus terus-menerus beli baru. 

Sebagai pegawai kantoran yang masih bergantung pada gaji bulanan, belanjakan uang dengan lebih bijak, dan sisihkan untuk ditabung atau investasi sebagai modal mewujudkan impian yang lebih besar di masa depan. Selain itu, jangan mudah terbuai oleh godaan media sosial atau tekanan sosial yang mendorongmu membeli sesuatu hanya agar terlihat "layak" di mata orang lain.

Kalau kata Emma Watson, “Wearing unbranded and cheap clothes doesn't mean you're poor. Remember, you have a family to feed, not a community to impress (Mengenakan pakaian tanpa merek dan murah bukan berarti kamu miskin. Ingatlah, kamu punya keluarga untuk diberi makan, bukan komunitas untuk dibuat terkesan).” 

Makna intinya adalah prioritaskan kebutuhan nyata dibanding validasi sosialmu, Beauties!

____

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE