Ciri Kepribadian Orang yang Sulit Mengontrol Emosi
Beauties, menurutmu apa saja ciri kepribadian orang yang sulit mengontrol emosi? Dalam psikologi, kondisi ini dikenal sebagai emotional dysregulation, yaitu kesulitan dalam mengelola dan merespons emosi secara tepat.
Menurut penjelasan dari Cleveland Clinic, emotional dysregulation terjadi ketika seseorang tidak mampu mengontrol intensitas dan ekspresi emosinya dengan baik. Yuk, simak ciri kepribadian orang yang sulit mengontrol emosi berikut ini!
1. Emosi Terasa Sangat Intens dan Sulit Dikendalikan
Ilustrasi/Foto: freepik.com/DC Studio
Salah satu tanda utama adalah emosi yang terasa berlebihan. Menurut Cleveland Clinic, orang dengan emotional dysregulation sering mengalami emosi yang sangat kuat juga kesulitan untuk menenangkan diri. Bahkan reaksi mereka terhadap situasi sederhana bisa terasa sangat besar.
2. Reaksi Emosional Berlebihan dan Tidak Proporsional
Ilustrasi/Foto: Freepik: Drazen Zigic
Bukan hanya intens, reaksinya juga bisa tidak sesuai dengan situasi. Menurut penelitian dalam jurnal Brain Sciences (2023), emotional dysregulation ditandai dengan respons emosi yang berlebihan dibandingkan norma sosial. Misalnya, marah berlebihan atau sedih yang berlangsung terlalu lama.
3. Emosi Mudah Berubah Secara Cepat
Ilustrasi/Foto: pexels.com
Mood swing mungkin adalah sesuatu yang umum dialami oleh setiap orang, tetapi ini bisa berakhir buruk bila tidak diregulasi dengan baik. Penelitian yang sama menjelaskan bahwa individu dengan emotional dysregulation dapat mengalami perubahan emosi yang cepat dan tidak terkendali, dari senang-sedih-marah dalam waktu singkat.
4. Sulit Memahami dan Menerima Emosi Sendiri
Ilustrasi/Foto: Magnific/benzoix
Nggak cuma soal ekspresi, tapi juga pemahaman emosi. Menurut jurnal tersebut, emotional dysregulation juga ditandai dengan kesulitan mengenali emosi dan tidak mampu menerima perasaan yang muncul. Akibatnya, seseorang jadi bingung dengan apa yang sebenarnya dirasakan.
5. Kesulitan Mengontrol Perilaku Saat Emosi Muncul
Ilustrasi/Foto: freepik.com/freepik
Saat emosi datang, perilaku juga ikut terdampak. Individu dengan emotional dysregulation sering kesulitan memilih respons yang tepat atau bertindak impulsif saat emosi muncul.
Kenapa Ini Bisa Terjadi?
Ilustrasi/Foto: freepik.com/katemangostar
Menurut Cleveland Clinic, emotional dysregulation bisa dipengaruhi oleh pengalaman traumatis, stres atau kondisi kesehatan mental tertentu. Penelitian juga menunjukkan bahwa kondisi ini berkaitan dengan trauma dan dapat meningkatkan risiko gangguan seperti PTSD.
Sulit mengontrol emosi bukan berarti seseorang terlalu sensitif, tetapi bisa menjadi tanda emotional dysregulation yang berkaitan dengan kondisi psikologis tertentu.
Dengan memahami ciri-cirinya, kamu bisa lebih sadar terhadap diri sendiri, lebih memahami orang lain dan mulai belajar mengelola emosi dengan lebih sehat Kalau Beauties merasa relate, ingatlah bahwa emosi ada bukan untuk ditekan, tapi dipahami dan dikelola.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!