Bukan Hanya kepada Pasangan, Mengapa Penting untuk Mengetahui Love Language Diri Sendiri?
Cara seseorang memberikan kasih sayang memang tidak selalu selaras dengan cara kita ingin menerimanya. Ada yang sudah berusaha menunjukkan perhatian, tetapi entah kenapa cara tersebut kurang terasa spesial bagi kita.
Mungkin ini sebabnya kita perlu mengenal konsep love language. Konsep love language pertama kali diperkenalkan oleh dr. Gary Chapman melalui bukunya The Five Love Languages (1992). Ia membagikan cara seseorang mengekspresikan dan menerima kasih sayang ke dalam lima bentuk, yaitu words of affirmation, quality time, physical touch, acts of service, dan receiving gifts.
Namun, dengan mengenali love language itu sendiri, bukan berarti satu kriteria akan melekat pada kita selamanya. Sebaliknya, ia ada sebagai cara sederhana untuk mengenali apa yang membuat kita merasa dihargai dan bagaimana kebutuhan tersebut dapat dikomunikasikan kepada orang lain. Lalu, bagaimana penjelasannya selengkapnya? Yuk, simak, Beauties!Â
1. Membantu Mengenali Bentuk Perhatian yang Paling Berarti
Membantu Mengenali Bentuk Perhatian yang Paling Berarti/Foto: pexels.com/Anastasia Shuraeva
Tidak ada satupun bentuk perhatian yang paling berarti. Namun, setiap orang bisa memiliki respons berbeda terhadap bentuk perhatian yang sama. Ada yang merasa senang ketika mendapat pujian dan kata-kata penyemangat, sementara ada yang tidak terpengaruh oleh hal tersebut, malah mereka lebih menghargai ketika seseorang meluangkan waktu khusus untuk mendengarkan ceritanya.
Love language dapat membantu seseorang mengenali cara mereka memberi dan menerima kasih sayang. Salah satu caranya adalah memperhatikan momen ketika kita merasa paling dihargai, termasuk dari teman, keluarga, maupun pasangan.
2. Membuat Kita Lebih Mudah Mengomunikasikan Kebutuhan
Membuat Kita Lebih Mudah Mengomunikasikan Kebutuhan/Foto: pexels.com/Helena Lopes
Kadang-kadang, kita berharap orang lain bisa mengetahui apa yang kita butuhkan tanpa harus mengatakannya. Padahal, orang lain belum tentu memahami bentuk perhatian yang paling berarti bagi kita.
Dengan mengenali preferensi tersebut, kita jadi punya gambaran yang lebih jelas untuk mengungkapkan serta memahami bahasa cinta orang lain. Membicarakan love language secara terbuka dapat membantu mengurangi kesalahpahaman karena setiap orang mungkin memiliki cara berbeda dalam menunjukkan maupun menerima kasih sayang.
3. Membantu Memahami bahwa Cara Orang Menunjukkan Kasih Sayang Bisa Berbeda
Membantu Memahami bahwa Cara Orang Menunjukkan Kasih Sayang Bisa Berbeda/Foto: pexels.com/Thirdman
Seseorang yang jarang mengatakan secara langsung bahwa dia menyayangi kita, belum tentu tidak peduli. Bisa saja ia lebih terbiasa menunjukkan perhatian melalui tindakan kecil, seperti menyediakan waktu ketika dibutuhkan.
Dilansir dari Wit & Delight, perbedaan love language dapat membuat seseorang tanpa sadar memberikan kasih sayang dengan cara yang paling nyaman untuk ia berikan. Karena itu, memahami cara orang lain mengekspresikan perhatian dapat membantu kita melihat usaha tersebut dari perspektif yang berbeda.
4. Mengajak Kita Lebih Peka terhadap Diri Sendiri
Mengajak Kita Lebih Peka terhadap Diri Sendiri/Foto: pexels.com cottonbro studio
Walaupun selalu identik dengan pasangan, love language juga bisa kita gunakan untuk bertanya kepada diri sendiri: perhatian seperti apa yang membuatku merasa aman, dihargai, atau benar-benar didengarkan?
Namun, mencari tahu love language bukan label kepribadian yang mutlak. Penelitian mengenai teori ini masih menunjukkan bukti yang beragam, dan para peneliti mempertanyakan gagasan yang mengebutkan bahwa setiap orang hanya memiliki satu love language utama.
Jadi Beauties, sampai sini kita bisa menganggap love language sebagai alat untuk refleksi, karena tidak ada aturan baku dalam memahami diri sendiri maupun orang lain.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!