Bisa Deteksi Sejak Dini, Ini 3 Tanda Anak Punya Kepribadian Introvert
Orang tua biasanya sering memerhatikan petunjuk, sekecil apa pun, untuk mengetahui kepribadian sang buah hati. Apakah anak bisa tumbuh cerdas? Apakah anak punya selera humor yang baik? Sampai apakah anak cenderung ekstrovert atau introvert.
Dilansir dari Psychology Today, menurut Dr. Marti Olsen Laney dalam buku The Hidden Gifts of the Introverted Child, temperamen manusia sudah tertanam sejak lahir. Artinya, meskipun kita dapat tumbuh dan berubah seiring waktu, apakah kita punya kepribadian ekstrovert dan introvert ini bisa dilihat sejak kecil.
Menurut Laney, anak-anak mulai menunjukkan tanda-tanda introversi atau ekstroversi bahkan sejak usia empat bulan. Berikut ini beberapa tanda bahwa anak adalah seorang introvert. Yuk, simak!
Penasaran dengan Dunia tetapi Berhati-hati dalam Menjelajahinya
Tanda Anak Punya Kepribadian Introvert/Foto: Pexels/cottonbro studio
Introvert adalah sosok pemikir tajam dan punya rasa ingin tahu yang tinggi. Mereka senang bertanya bagaimana dunia ini bekerja atau apa yang membuat seseorang berperilaku seperti itu. Mereka tidak takut untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan besar, karena mereka selalu berusaha memahami alasan "mengapa".
Namun, introvert juga cenderung menjadi pengamat, dan lebih suka merenung daripada langsung bertindak. Anak mungkin seorang introvert jika mereka sering mengamati temannya bermain terlebih dahulu beberapa saat sebelum akhirnya bisa bergabung.
Secara umum, anak-anak introvert lebih suka bermain aman daripada mengambil risiko. Mereka melihat sebelum bertindak dan berpikir sebelum berbicara.
Peka terhadap Lingkungan Sekitar
Bisa Deteksi Sejak Dini, Ini 3 Tanda Anak Punya Kepribadian Introvert/Foto: Pexels/Polesie Toys
Saat masih bayi, anak mungkin menangis atau meronta-ronta ketika berada di tempat yang ramai atau banyak aktivitas. Hal ini ada penjelasannya, Beauties.
Psikolog Harvard Jerome Kagan dan Nancy Snidman menemukan bahwa bayi yang sangat reaktif terhadap rangsangan yang tidak familiar cenderung tumbuh menjadi orang dewasa yang pemalu, penakut, atau introvert.
Seiring bertambahnya usia anak, mereka mungkin akan cenderung menutup diri, bergantung pada orang yang "aman", atau mengalami tantrum saat menghadapi keramaian, orang dan situasi baru, atau lingkungan yang ramai. Dibandingkan dengan ekstrovert, introvert lebih mudah terkuras energinya.
Lebih Suka Bermain Sendiri
Bisa Deteksi Sejak Dini, Ini 3 Tanda Anak Punya Kepribadian Introvert/Foto: Pexels
Banyak anak introvert memiliki imajinasi yang kuat. Jika anak menghabiskan waktu berjam-jam tenggelam dalam permainan tertentu, ia mungkin seorang introvert.
Seiring pertumbuhannya, anak cenderung akan menghabiskan waktu di kamar tidur mereka dengan pintu tertutup, melakukan aktivitas sendirian seperti membaca, menggambar, atau bermain gim komputer.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!