Apa Bedanya UMP, UMK, dan UMR? Ini Penjelasannya
Pemerintah provinsi resmi menetapkan dan mengumumkan Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk sejumlah provinsi di Indonesia. Mayoritas provinsi mengalami kenaikan UMP dengan persentase kenaikan 5-7 persen.
Berbicara soal UMP, masih banyak yang masih bingung mengenai perbedaan UMP, UMK, dan UMR. Dilansir dari laman Indonesiabaik.id, upah minimum adalah suatu tetapan atau standar minimum yang digunakan oleh para pekerja atau pelaku industri untuk memberikan upah kepada para pekerjanya.
Lantas, apa bedanya UMP, UMR, dan UMK? Dirangkum dari detikNews, berikut ulasannya!
Perbedaan UMP, UMK, dan UMR: Apa Itu UMP?
Apa Itu UMP?/Foto: Freepik/@drobotdean
UMP adalah singkatan dari Upah Minimum Provinsi. UMP merupakan standar upah minimum pekerja yang berlaku di seluruh wilayah dalam satu provinsi, termasuk juga kabupaten/kota. Menurut Kepmenaker Nomor 226 Tahun 2000 Pasal 4, UMP ditetapkan oleh gubernur.
Penetapan standar UMP untuk setiap provinsi itu tidak sama atau berbeda antara satu sama lain. Dilansir dari detikFinance, UMP yang ditetapkan oleh gubernur, lazimnya akan jadi patokan bagi para bupati atau wali kota untuk memutuskan UMK di daerahnya. Itu sebabnya, pengumuman ditetapkannya UMP akan dirilis lebih dulu oleh gubernur baru kemudian para bupati dan wali kota akan menetapkan UMK.
Istilah UMP ini sebelumnya lebih dikenal sebagai istilah UMR, Beauties.
Perbedaan UMP, UMK, dan UMR: Apa Itu UMK?
Apa Itu UMK?/Foto: freepik/8photo
UMK adalah singkatan dari Upah Minimum Kabupaten/Kota. Berbeda dengan UMP, UMK merupakan standar upah minimum pekerja yang berlaku hanya di wilayah kabupaten/kota. Penentuan UMK ditetapkan oleh gubernur, namun dengan pengajuan dari bupati atau walikota.
Gubernur dapat menetapkan UMK dengan syarat tertentu. Penentuan nilai UMK sendiri ditetapkan setelah penetapan UMP. Dan, nilai UMK lebih tinggi dari UMP yang telah ditetapkan.
Apabila wali kota dan bupati belum menetapkan UMK hingga sampai batas waktu yang ditetapkan gubernur, maka kabupaten/kota akan menggunakan UMP sebagai upah minimum.
Perbedaan UMP, UMK, dan UMR: Apa Itu UMR?
Apa Itu UMR?/Foto: Pexels/Robert Lens
UMR adalah singkatan dari Upah Minimum Regional. UMR merupakan standar upah minimum pekerja yang berlaku di tingkat I atau wilayah provinsi, termasuk kabupaten/kota di dalamnya. Namun, istilah UMR ini sudah tidak digunakan lagi.
Berdasarkan pada Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 226 Tahun 2000, istilah UMR tingkat I diganti dengan UMP (Upah Minimum Provinsi). Adapun istilah UMR tingkat II diganti dengan UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota).
Sebagai informasi, upah minimum di tiap daerah berbeda-beda. Hal itu ditetapkan berdasarkan pada kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan masing-masing daerah. Penyesuaian nilai upah minimum juga diberlakukan setiap tahunnya dengan syarat tertentu.
Nah, itulah perbedaan dari UMP, UMK, dan UMR, Beauties. Semoga bermanfaat!
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!