Aktris Hayden Panettiere Meninggal Dunia di Usia 36 Tahun, Ini Pernyataan Keluarga
Kabar duka, aktris Hayden Panettiere meninggal dunia di usia 36 tahun. Aktris yang membintangi serial populer Heroes itu dilaporkan meninggal pada Minggu (16/8) waktu setempat.
Kabar duka ini disampaikan oleh perwakilan Panettiere kepada sejumlah media berita di Amerika Serikat (AS).
"Dengan rasa duka yang mendalam, kami menyampaikan kabar meninggalnya Hayden. Ia adalah sosok yang luar biasa dan penuh semangat, yang membawa cinta serta kebahagiaan tak terhingga bagi semua orang yang mengenalnya maupun jutaan orang yang menyaksikan penampilannya di layar kaca dan layar lebar," ujar sang ayah, Skip Panettiere, dalam sebuah pernyataan, dilansir dari BBC.
Namun, hingga berita ini ditulis, penyebab kematian Panettiere belum diungkapkan ke publik. Pihak keluarga memohon privasi untuk melewati masa duka ini.
Dilansir dari First Post, perjalanan karier hiburan Panettiere dimulai pada usia yang sangat dini. Ia tampil dalam iklan sejak masih bayi dan tak lama kemudian merambah ke dunia televisi, membintangi sejumlah sinetron seperti One Life to Live dan Guiding Light.
Nama Panettiere kemudian dikenal luas berkat peran yang melambungkan namanya dalam serial TV populer Heroes. Ia berperan sebagai karakter pemandu sorak bernama Claire Bennet dengan kemampuan regenerasi tubuh. Kalimat ikonik dari serial tersebut, "selamatkan pemandu sorak, selamatkan dunia", menjadi sangat lekat dengan karakternya, Beauties.
Ia kemudian menuai pujian atas perannya sebagai Juliette Barnes dalam serial Nashville. Ia berhasil meraih dua nominasi Golden Globe berkat penampilannya tersebut.
Selain kiprahnya di televisi, Panettiere juga membintangi sejumlah film, seperti Remember the Titans, Ice Princess, Bring It On: All or Nothing, Scream 4, dan Scream VI. Panettiere membintangi film thriller psikologis berjudul Sleepwalker, yang menjadi salah satu penampilan akting terbarunya.
Panettiere termasuk artis yang terbuka soal perjalanannya saat menghadapi depresi pascamelahirkan, ketergantungan alkohol, dan masalah kesehatan mental. Kisahnya itu ia tuangkan melalui memoarnya yang dirilis pada 2026 berjudul "This Is Me: A Reckoning". Kejujurannya menggugah hati banyak penggemar, serta turut menarik perhatian terhadap isu-isu yang kerap dipandang dengan stigma di ruang publik.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!