9 Tips Cerdas Membuat Rumah Terasa Lebih Sejuk Tanpa AC

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia
Minggu, 19 Jul 2026 13:00 WIB
9 Tips Cerdas Membuat Rumah Terasa Lebih Sejuk Tanpa AC
Ilustrasi rumah nyaman dan sejuk/Freepik: freepik

Cuaca panas sering membuat rumah terasa gerah dan tidak nyaman, terutama saat siang hari. Akibatnya, banyak orang memilih menyalakan AC hampir sepanjang waktu agar ruangan terasa lebih dingin. Namun, penggunaan AC terus-menerus bisa membuat tagihan listrik meningkat cukup besar.

Padahal, ada beberapa cara sederhana yang bisa membantu rumah terasa lebih sejuk secara alami tanpa harus bergantung pada AC. Selain lebih hemat listrik, cara ini juga membantu membuat sirkulasi udara di rumah menjadi lebih nyaman.

Lalu, bagaimana cara membuat rumah terasa lebih sejuk tanpa AC, Beauties?

1. Ventilasi Silang

Ilustrasi ventilasi/Freepik: dit2679

Ventilasi silang terjadi ketika udara dapat masuk dan keluar dari dua arah berbeda di dalam rumah. Sistem ini membantu udara panas keluar sekaligus menggantinya dengan udara yang lebih segar dari luar.

Menurut penjelasan dari United States Environmental Protection Agency, sirkulasi udara yang baik membantu meningkatkan kenyamanan dan kualitas udara di dalam rumah. Beauties, membuka jendela di sisi berlawanan rumah bisa membantu menciptakan aliran udara alami yang lebih sejuk.

2. Gunakan Exhaust Fan di Dapur dan Jangan Memasak di Siang Hari

Ilustrasi memasak di siang hari/Freepik: freepik

Aktivitas memasak menghasilkan panas yang dapat membuat suhu rumah meningkat, terutama jika dapur memiliki ventilasi minim. Exhaust fan membantu mengeluarkan udara panas, asap, dan aroma masakan agar tidak menyebar ke seluruh rumah. Menurut Department of Energy, ventilasi dapur yang baik membantu menjaga kualitas udara sekaligus mengurangi penumpukan panas di dalam rumah. 

Selain itu, beberapa aktivitas seperti memasak terlalu lama, menggunakan oven, apalagi di siang hari, dapat membuat rumah terasa semakin panas. Panas dari aktivitas ini akan terjebak di dalam ruangan jika sirkulasi udara kurang baik. Mengurangi sumber panas di dalam rumah membantu menjaga suhu ruangan lebih nyaman. 

3. Pilih Warna Interior yang Cerah

Ilustrasi warna cerah/Freepik: freepik

Warna dinding dan furnitur ternyata memengaruhi suasana rumah. Warna terang seperti putih, krem, atau pastel cenderung memantulkan cahaya dan panas lebih baik dibanding warna gelap.

Menurut Department of Energy, warna terang membantu mengurangi penyerapan panas pada permukaan tertentu. Beauties, penggunaan warna cerah juga membuat rumah terasa lebih luas dan nyaman.

4. Hindari Membuka Pintu Terlalu Lama saat Siang Hari

Ilustrasi pintu terbuak di siang hari/Freepik: evening_too

Saat matahari sedang terik, udara panas dari luar dapat dengan mudah masuk ke dalam rumah melalui pintu yang terbuka terlalu lama. Hal ini membuat suhu ruangan menjadi lebih gerah.

Karena itu, penting untuk mengatur waktu membuka pintu atau jendela saat siang hari. Sehingga, menjaga rumah tetap teduh di jam-jam panas membantu suhu ruangan terasa lebih stabil.

5. Gunakan Kipas Angin dengan Posisi yang Tepat

Ilustrasi kipas angin/Freepik: lifeforstock

Kipas angin membantu menggerakkan udara agar ruangan terasa lebih sejuk. Namun, posisi dan cara penggunaannya sangat memengaruhi hasil yang dirasakan. Menurut Energy Saving Trust, kipas angin membutuhkan energi jauh lebih rendah dibanding AC sehingga lebih hemat listrik untuk membantu mendinginkan ruangan.

Beauties, kamu juga bisa mencoba metode es batu agar udara dari kipas terasa lebih dingin. Caranya dengan meletakkan baskom berisi es batu atau botol air beku tepat di depan kipas yang menyala sehingga angin yang dihembuskan terasa lebih adem layaknya AC sederhana. Jika menggunakan kipas angin langit-langit atau kipas plafon, pastikan putarannya berlawanan arah jarum jam saat cuaca panas agar embusan anginnya mendorong udara ke bawah dan membantu ruangan terasa lebih sejuk.

6. Ganti Lampu ke LED

Ilustrasi lampu LED/Freepik: wahyu_t

Lampu pijar atau lampu lama cenderung menghasilkan panas lebih tinggi saat digunakan. Sementara itu, lampu LED lebih hemat energi dan menghasilkan panas yang lebih sedikit.

Menurut Department of Energy, lampu LED menggunakan energi lebih efisien dibanding lampu tradisional. Beauties, mengganti lampu ke LED tidak hanya membantu rumah terasa lebih sejuk, tetapi juga mengurangi tagihan listrik.

7. Gunakan Tanaman di Dalam Rumah

Ilustrasi merawat tanaman di dalam rumah/freepik: freepik

Tanaman indoor dapat membantu membuat ruangan terasa lebih adem dan menenangkan. Selain mempercantik interior, beberapa tanaman juga membantu menjaga kelembapan udara di dalam rumah.

Menurut NASA, beberapa tanaman indoor dapat membantu meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan. Beauties, menempatkan tanaman di dekat jendela atau sudut ruangan bisa membuat suasana rumah terasa lebih segar.

8. Kurangi Penggunaan Lampu dan Elektronik Berlebihan

Ilustrasi lampu menyala di siang hari/Freepik: lifeforstock

Lampu, televisi, komputer, dan alat elektronik lainnya dapat menghasilkan panas saat digunakan dalam waktu lama. Semakin banyak perangkat menyala, semakin tinggi suhu di dalam rumah. Menurut Energy Saving Trust, penggunaan elektronik secara efisien membantu mengurangi panas berlebih di dalam rumah. 

9. Gunakan Tirai atau Gorden Tebal

Ilustrasi tirai tebal/Freepik: diana.grytsku

Sinar matahari langsung yang masuk melalui jendela dapat membuat suhu ruangan meningkat lebih cepat. Menggunakan gorden tebal atau tirai blackout membantu menghalangi panas dari luar masuk ke dalam rumah.

Menurut Department of Energy, penutup jendela dapat membantu mengurangi panas dari sinar matahari dan meningkatkan efisiensi energi rumah. Beauties, memilih warna tirai terang juga membantu memantulkan panas lebih baik.

Beauties, itu dia cara membuat rumah tetap sejuk tanpa AC. Selamat mencobanya!

__


Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE