7 Tips Atur Uang Saku buat Mahasiswa Baru Perantau agar Uang Tak Cepat Habis

Justina Nur | Beautynesia
Sabtu, 12 Sep 2026 18:00 WIB
7 Tips Atur Uang Saku buat Mahasiswa Baru Perantau agar Uang Tak Cepat Habis
Jangan Kalap! Ikuti Tips Atur Uang Saku Ini buat Mahasiswa Baru Perantau/ Foto: magnific.com/Lifestylememory/

Buat kamu yang merupakan mahasiswa baru dan merantau kuliah di kota yang jauh dari asal tempat tinggalmu, tentu hal ini jadi pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus menantang. Hal ini karena kamu jadi jauh dari orang tua yang sehari-hari mengurus keperluanmu, jadi kamu harus bisa mengatur dan mengelola berbagai kebutuhan pokok sehari-hari termasuk soal uang saku.

Tanpa pengelolaan keuangan yang baik, uang bulanan yang dikirim oleh orang tua bisa saja habis sebelum waktunya karena kamu kalap mengiyakan segala ajakan dari teman-teman, misalnya ikut jajan, nongkrong, atau belanja hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

Oleh karena itu, agar kamu tidak mengalami kondisi kekurangan uang apalagi saat akhir bulan, coba simak beberapa tips mengatur uang saku untuk mahasiswa baru berikut ini seperti yang telah dilansir dari berbagai sumber.

Buat Catatan Anggaran

Setiap bulan coba buat tabel pengeluaran yang bisa membantu kamu mengetahui ke mana uang seharusnya digunakan./ Foto: magnific.com/jcomp

Kamu akan kesulitan menjalankan anggaran keuangan kalau rencana keuanganmu tidak dicatat dengan jelas. Oleh karena itu, setiap bulan coba buat tabel pengeluaran yang bisa membantu kamu mengetahui ke mana uang seharusnya digunakan, pengeluaran apa saja yang bisa dikurangi, dan apakah jumlah uang yang dikeluarkan setiap bulan lebih besar dari pemasukanmu.

Kamu bisa membuat catatan anggaran ini menggunakan Google Sheets atau Microsoft Excel. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan aplikasi atau tools pengatur keuangan lainnya yang sudah menyediakan berbagai template anggaran keuangan yang bisa langsung diisi.

Hitung Pendapatan Bersih

Hitung pendapatan bersih setiap kamu mendapatkan uang dari berbagai sumber seperti uang saku orang tua atau pekerjaan paruh waktu./ Foto: magnific.com/benzoix

Seperti yang dilansir dari Forbes, sebagai mahasiswa bisa jadi kamu mendapat uang dari berbagai sumber, misalnya dari uang saku orang tua, pekerjaan paruh waktu, atau beasiswa pendidikan.

Dari informasi soal pemasukan tersebut, kamu bisa menyesuaikan anggaran dengan seberapa sering kamu menerima pemasukan misalnya setiap minggu, bulan, atau tiga bulan sekali.

Namun, kalau kamu memilih membuat anggaran bulanan, coba hitung pendapatan bersihnya, yaitu jumlah yang benar-benar kamu terima setiap bulan setelah dikurangi untuk potongan lainnya. Jumlah inilah yang bisa kamu gunakan sebagai dasar untuk menyusun anggaran.

Manfaatkan Diskon Mahasiswa dan Fasilitas Kampus

Biasanya ada banyak diskon khusus yang memberikan potongan harga bagi mahasiswa yang bisa kamu manfaatkan./ Foto: magnific.com/pvproductions

Seperti yang dilansir dari UCAS, biasanya ada banyak diskon khusus mahasiswa yang bisa kamu manfaatkan. Diskon atau potongan tersebut biasanya untuk transportasi, makanan, hiburan, hingga belanja. Tempat-tempat tersebut biasanya mensyaratkan kamu untuk menunjukkan kartu mahasiswa saat kamu akan menggunakan layanannya, jadi jangan ragu untuk selalu menanyakan opsi ini.

Selain itu, biasanya di kampus terdapat fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa dengan gratis atau harga lebih murah, contohnya seperti gym, fasilitas olahraga, dan internet. Jadi, jangan lupa untuk memaksimalkan penggunaan fasilitas yang ada dan sudah disediakan di kampus ya, Beauties!

Pilih Tempat Tinggal Sesuai Budget tapi Tetap Aman dan Nyaman

Pilih tempat tinggal atau kost sesuai budget tapi tetap aman dan nyaman serta layak huni./ Foto: magnific.com/stockking

Menemukan tempat tinggal yang nyaman adalah hal penting dari kehidupan kuliah. Ada banyak plus minus dari setiap pilihan tempat tinggal, mulai dari asrama, kost, atau sewa rumah bareng teman-teman. Beberapa asrama mahasiswa ada yang memberikan harga lebih murah dan fasilitasnya sudah cukup sehingga kamu bisa menghemat pengeluaran seperti beli kasur, ranjang, atau lemari. 

Namun, kamu juga harus mempertimbangkannya lagi karena biasanya asrama ini dibangun dalam wujud gedung dan terkadang tanpa lift, jadi kamu perlu menggunakan tangga untuk aktivitas sehari-hari yang mungkin cukup merepotkan saat kamu harus membawa galon, buku, atau cucian dari laundry.

Kamu juga bisa menyewa rumah bersama teman karena tagihannya bisa ditanggung bersama-sama. Namun, pikirkan juga pertimbangan keamanannya dan apakah kamu bisa mentolerir kebiasaan temanmu yang mungkin kamu tidak suka.

Hemat Biaya Transportasi

Kalau kamu harus bepergian ke kampus setiap hari, coba cari tahu apakah ada opsi transportasi yang murah./ Foto: magnific.com

Kalau kamu harus bepergian ke kampus setiap hari, coba cari tahu apakah ada opsi transportasi yang murah. Kalau naik motor tidak memungkinkan, kamu bisa mencoba naik bus kota yang biasanya memberikan potongan harga untuk pelajar atau mahasiswa.

Selain itu, kalau kamu menggunakan kendaraan pribadi, usahakan tidak perlu bolak balik ke kost lalu ke kampus di sela jadwal kuliah, karena kebiasaan ini bisa membuatmu lebih boros bensin.

Kalau ada jadwal kosong di tengah jadwal kuliah berikutnya, kamu bisa mencoba mengisi waktu tersebut dengan memanfaatkan fasilitas kampus, contohnya ke perpustakaan, meminjam buku, atau mengakses jurnal internasional lewat wi-fi kampus.

Hindari Pengeluaran yang Tidak Perlu

Kalau teman-temanmu mengajakmu pergi sementara uang untuk kebutuhan mingguanmu sudah habis, tidak masalah kalau kamu menolaknya./ Foto: magnific.com/tirachardz

Sebagai seorang mahasiswa dan jauh dari orang tua, mungkin kamu akan tergoda untuk mencoba bersenang-senang menggunakan uang yang jumlahnya mungkin cukup banyak saat awal bulan.

Namun, sebetulnya kamu tidak perlu menerima setiap ajakan hangout dari teman-temanmu. Kalau teman-temanmu mengajakmu pergi sementara uang untuk kebutuhan mingguanmu sudah habis, tidak masalah untuk mengatakan kepada mereka bahwa kamu tidak bisa ikut.

Selain itu, kamu juga bisa mengelola hal ini dengan membuat daftar pengeluaran sejak awal masa kuliah untuk mengetahui berapa banyak uang yang sebenarnya bisa digunakan untuk kebutuhan hiburan atau hal-hal yang tidak wajib.

Akan tetapi, pastikan sebelum membeli sesuatu, coba tanyakan kepada diri sendiri, apakah kamu punya anggaran untuk membelinya, apakah barang tersebut benar-benar kamu butuhkan, dan apakah ada pilihan lain yang harganya jauh lebih terjangkau.

Gunakan Wi-Fi Kampus untuk Mengerjakan Tugas dan Belajar

Jangan ragu memanfaatkan setiap fasilitas yang disediakan oleh pihak kampus, contohnya wi-fi./ Foto: magnific.com/wayhomestudio

Kamu sebagai mahasiswa tentu sudah membayar sejumlah uang untuk bisa berkuliah di kampus tersebut. Oleh karena itu, jangan ragu untuk memanfaatkan setiap fasilitas yang disediakan oleh pihak kampus, contohnya wi-fi.

Wi-fi di kampus biasanya cukup kencang dan bisa kamu manfaatkan untuk mencari bahan dan membuat tugas. Selain itu, wi-fi kampus biasanya juga bisa digunakan untuk mengakses jurnal internasional yang sudah di-subscribe oleh pihak universitas, jadi kamu tidak perlu membayar lagi untuk mengakses jurnal tersebut.

Itu tadi Beauties, beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengelola uang saku bagi mahasiswa baru dan perantau agar uang tidak cepat habis.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE