7 Cara Mengenali Orang yang Tidak Bahagia Dilihat dari Barang yang Ada di Rumahnya Menurut Psikologi
Kondisi rumah dapat mencerminkan isi pikiran dan emosi pemiliknya. Penelitian dalam International Journal of Environmental Research and Public Health menyebutkan bahwa kondisi tempat tinggal bisa mempengaruhi tingkat stres dan suasana hati seseorang.
Saat seseorang sedang lelah, biasanya hal itu dapat terlihat dari barang-barang di sekitarnya. Dirangkum dari YourTango, berikut adalah beberapa benda di rumah yang bisa menjadi tanda bahwa pemiliknya sedang tidak bahagia menurut ilmu psikologi.
1. Tanaman yang Hampir atau Sudah Mati
Cara mengenali orang yang tidak bahagia dari barang yang ada dirumahnya/ Foto:Pexels/Syn Gor
Membeli tanaman hias awalnya dilakukan sebagai pemicu untuk lebih memperhatikan diri sendiri serta memberi ketenangan. Namun, saat seseorang sedang tidak bahagia, fokus mereka tersita oleh pikiran negatif sehingga energi mental untuk merawat tanaman menjadi habis dan terlupakan.
Pakar Feng Shui menyebutkan bahwa tanaman mati dapat mengalirkan energi negatif di dalam rumah. Pemandangan daun yang layu dan kering tersebut menjadi pengingat atas pengabaian diri yang justru memperparah kelelahan emosional yang dirasakan.
2. Barang Kenangan Masa Lalu
Cara mengenali orang yang tidak bahagia dari barang yang ada dirumahnya/ Foto:Pexels/cottonbro studio
Orang yang tidak bahagia sering menyimpan foto atau mainan masa kecil sebagai penghibur di hari yang gelap. Mereka merasa nyaman saat bisa memiliki sesuatu yang bisa dipegang erat. Namun, menimbun memori lama secara berlebihan justru menurunkan kesehatan fisik dan mental.
Seorang pekerja sosial berlisensi, Joslyn Jelinek, menjelaskan kondisi ini sebagai depresi nostalgia, yaitu situasi saat seseorang terjebak kenangan masa lalu yang tidak memuaskan.
Studi dari Psychology Research and Behaviour Management juga menegaskan kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko depresi akibat terus merenungkan kenangan negatif.
3. Tumpukan Surat, Paket Belanjaan dan Barang Tidak Terpakai
Cara mengenali orang yang tidak bahagia dari barang yang ada dirumahnya/ Foto:Pexels/Anna Shvet
Tumpukan surat, paket belanja online, botol plastik bekas, laci berantakan, hingga kardus bekas yang menggunung merupakan tanda bahwa rutinitas harian mulai terabaikan akibat habisnya energi mental.
Pakar dari Harvard Health mengungkapkan bahwa stres dan depresi membuat fungsi kognitif otak bekerja lebih berat. Setelah menghabiskan energi untuk kewajiban di luar, mereka tidak lagi memiliki sisa energi untuk urusan di rumah. Akibatnya, tugas sederhana seperti membuka surat atau membereskan barang terus ditunda.
Menurut American Psychological Association, tumpukan barang yang berantakan di dalam rumah seperti ini dapat memicu dan memperparah tingkat stres serta kecemasan pemiliknya.
4. Pakaian Menumpuk di Keranjang Cucian dan Lemari
Cara mengenali orang yang tidak bahagia dari barang yang ada dirumahnya/ Foto:Pexels/The Painted Square
Pakaian di dalam rumah bisa menggambarkan kelelahan fisik dan mental. Tumpukan baju kotor di keranjang cucian menjadi sinyal bahwa energi fisik seseorang sedang berada di titik terendah untuk mengurus diri sendiri. Akibatnya, menunda mencuci bukanlah hal yang mereka khawatirkan.
Di sisi lain, lemari mereka juga dipenuhi baju baru yang dibeli untuk memenuhi gejolak emosinya. Menurut studi dalam The Counseling Psychologist, banyak orang melakukan belanja impulsif demi mendapatkan rasa kendali saat menghadapi emosi negatif seperti rasa sedih, cemas, atau kesepian.
5. Selimut dan Bantal yang Berlebihan
Cara mengenali orang yang tidak bahagia dari barang yang ada dirumahnya/ Foto:Pexels/Taryn Elliott
Kamar tidur kerap diubah menjadi ruang yang nyaman bagi mereka yang sedang tidak bahagia. Penggunaan bantal berlebih atau selimut tebal dilakukan untuk mencari rasa aman dan kehangatan fisik. Psikolog tidur anak, Lynelle Schneeberg, menjelaskan bahwa tekanan fisik dari selimut tebal memberikan efek relaksasi yang menenangkan tubuh.
Namun, kenyamanan ini sering kali dibarengi dengan penggunaan tirai anti tembus cahaya yang terus ditutup rapat. Pakar dari Johns Hopkins Medicine mengemukakan bahwa menutup diri dari cahaya matahari dapat merusak jam biologis tubuh, memperparah rasa lelah, dan mempersulit bangun tidur.
6. Makanan Olahan dan Camilan Manis yang Kadaluwarsa
Cara mengenali orang yang tidak bahagia dari barang yang ada dirumahnya/ Foto:Pexels/Erick Mclean
Orang yang sedang sedih cenderung menimbun makanan instan dan camilan tinggi gula. Padahal, sebuah studi dalam JAMA Network Open mengungkapkan bahwa konsumsi makanan olahan secara konsisten menurunkan fungsi kognitif dan meningkatkan risiko depresi akibat tubuh kekurangan nutrisi.
Riset dari Frontiers in Psychology menunjukkan bahwa tekanan mental memicu pola makan emosional demi mencari kesenangan instan dari asupan gula. Sayangnya, karena kekurangan energi untuk berbenah, makanan tersebut seringkali terlupakan hingga kedaluwarsa.
7. Proyek Setengah Jadi
Cara mengenali orang yang tidak bahagia dari barang yang ada dirumahnya/ Foto:Pexels/Ivan S
Buku jurnal yang baru terisi sedikit, dinding yang baru dicat separuh, atau alat olahraga yang berakhir menjadi gantungan baju sering dijumpai di rumah orang yang tidak bahagia. Proyek ini biasanya dimulai saat ada percikan energi sesaat untuk memperbaiki hidup.
Menurut studi dalam Family Medicine and Community Health, menulis jurnal dan olahraga dapat membantu mengelola kesehatan mental. Namun, riset dari Translational Psychiatry mengungkapkan bahwa membiarkan proyek tersebut terbengkalai akan berbahaya secara emosional karena menjadi pengingat visual yang memicu rasa bersalah dan perasaan gagal.
Beauties, kadang rumah sudah memberi sinyal duluan sebelum kita sadar kalau sedang tidak baik-baik saja. Kalau ada hal di atas yang relate dengan kamu, anggaplah ini sebagai pengingat kecil untuk lebih peduli sama diri sendiri, ya!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!