6 Negara Tujuan Kuliah dengan Biaya Hidup Murah, Ada Incaranmu?
Bisa mengenyam pendidikan hingga ke perguruan tinggi bahkan mencicipi pendidikan di kampus luar negeri tentu jadi impian banyak orang. Akan tetapi, untuk mewujudkannya kita tidak hanya membutuhkan nilai dan kemampuan akademik yang baik tapi juga siap dalam segi biaya termasuk biaya hidup.
Faktor biaya inilah yang membuat banyak orang jadi mengurungkan niatnya untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri, apalagi karena membayangkan berbagai pengeluaran yang tidak sedikit untuk tempat tinggal, makan, hingga transportasi.
Namun, kamu tak perlu khawatir. Pasalnya, ada beberapa negara tujuan kuliah yang biaya hidupnya cukup murah, tapi mutu pendidikan yang ditawarkan tetap berkualitas, tak kalah bersaing dengan negara lainnya.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa negara dengan biaya hidup terjangkau cocok untuk kuliah di luar negeri yang layak untuk kamu pertimbangkan.
Malaysia
Malaysia cocok untuk kamu mahasiswa dari Indonesia yang ingin mendapatkan pendidikan berkualitas internasional tapi dengan biaya yang tidak terlalu mahal./ Foto: nottingham.edu.my
Malaysia adalah salah satu negara tujuan favorit bagi mahasiswa Asia terutama yang berasal dari Indonesia dan ingin mendapatkan pendidikan berkualitas internasional tapi dengan biaya yang tidak terlalu mahal.
Malaysia merupakan negara yang modern, multikultural, tapi lebih terjangkau daripada Singapura atau Australia. Selain itu, budaya, iklim, dan agama yang dianut masyarakat Malaysia tak jauh berbeda dengan masyarakat di Indonesia.
Dilansir dari GradRight, biaya sewa tempat tinggal di Malaysia cukup terjangkau. Pada umumnya, mahasiswa hanya perlu mengeluarkan uang sekitar 400-600 USD per bulan atau sekitar Rp6,7 juta-Rp10 juta per bulan.
Selain itu, biaya untuk makanan sehari-hari dan biaya untuk transportasi masih ramah di kantong mahasiswa. Untuk bahasa yang digunakan, selain bahasa Melayu, mayoritas banyak yang menggunakan Bahasa Inggris.
Di Malaysia juga tersedia kampus cabang Universitas Inggris dan Australia seperti Monash University, Curtin University Malaysia, University of Nottingham Malaysia, Swinburne University of Technology, Newcastle University Medicine Malaysia, dan Netherlands Maritime Institute of Technology.
Taiwan
Kuliah di Taiwan sangat cocok buat kamu yang ingin mengambil jurusan teknik, bisnis, dan ekonomi dengan biaya hidup terjangkau./ Foto: nthu-en.site.nthu.edu.tw
Selain Malaysia, Taiwan juga jadi salah satu negara Asia dengan biaya kuliah dan biaya hidup yang relatif lebih murah terutama bagi mahasiswa internasional. Dilansir dari Amber Student, rata-rata biaya hidup di Taiwan sekitar 726-940 USD per bulan atau sekitar Rp12,3-Rp15,9 juta per bulan.
Selain biayanya terjangkau, Taiwan memiliki beberapa universitas ternama yang menawarkan berbagai gelar dan sertifikasi di berbagai bidang studi, seperti National Taiwan University (NTU) dengan peringkat QS Ranking 170, National Tsing Hua University dengan peringkat QS Ranking 212, dan National Cheng Kung University dengan peringkat QS Ranking 238.
Kuliah di Taiwan sangat cocok buat kamu yang ingin mengambil jurusan teknik, bisnis dan ekonomi, serta teknologi informasi. Di Taiwan, kamu juga bisa memanfaatkan berbagai program beasiswa yang disediakan oleh pemerintah Taiwan untuk mahasiswa internasional, baik untuk jenjang sarjana maupun pascasarjana sehingga akan semakin meringankan biaya selama berkuliah di sana.
Thailand
Tak hanya biaya hidupnya yang murah, kini semakin banyak prodi yang cocok dengan mahasiswa internasional di Thailand./ Foto: mahidol.ac.th
Tak hanya populer sebagai tujuan wisata, Thailand beberapa tahun terakhir semakin banyak menawarkan program studi yang cocok untuk mahasiswa internasional. Dengan berkuliah di Thailand, kamu bisa mendapatkan pengalaman belajar di luar negeri tapi dengan lingkungan tropis yang tidak jauh berbeda Dari Indonesia.
Dilansir dari GloStudy, biaya hidup per bulan di Thailand cukup terjangkau, yaitu 350-700 USD atau sekitar Rp5,9 juta-Rp11,8 juta dan biaya kuliah per tahunnya sekitar USD1.3750-6.400 atau sekitar Rp23 juta-Rp108 juta.
Kamu bisa memilih beberapa program studi yang populer seperti arsitektur, seni, penerbangan, dan bisnis di beberapa universitas yang populer di Thailand seperti Chulalongkorn University dan Mahidol University.
Dengan biaya hidup dan biaya kuliah yang cukup terjangkau serta pilihan jurusan yang semakin beragam, Thailand layak kamu pertimbangkan sebagai tujuan kuliah di luar negeri yang lebih ramah di kantong.
Hungaria
Hungaria cocok jadi negara untuk tujuan kuliah buat kamu yang ingin belajar di negara dengan universitas berkualitas, berbahasa Inggris, dan biaya hidup terjangkau./ Foto: study-in-hungary.com
Jika kamu sedang mencari negara yang memiliki universitas yang berkualitas, program studi yang berbahasa Inggris, dan kaya akan kebudayaan, kamu bisa mencoba berkuliah di Hungaria. Bahkan, karena suasana negaranya yang dinamis dan multikultural, sekarang Hungaria semakin diminati sebagai negara tujuan belajar bagi mahasiswa internasional.
Hungaria memiliki beberapa universitas yang populer dan terbaik, seperti University of Szeged dan University of Debrecen. Program studi yang populer diambil oleh mahasiswa seperti kedokteran, kedokteran gigi, kedokteran hewan, dan teknik.
Dilansir dari GloStudy, biaya hidup Hungaria cukup terjangkau, yaitu sekitar USD375-700 per bulan atau Rp6,4 juta-Rp11,8 juta per bulan, sedangkan biaya kuliah per tahunnya sekitar 1.200-5.000 USD atau sekitar Rp20,3 juta-Rp84,7 juta.
Dengan kombinasi biaya yang terjangkau, pendidikan yang berkualitas, fasilitas beasiswa, Hungaria harus kamu pertimbangkan sebagai negara tujuan kuliah.
Polandia
Polandia biaya kuliahnya cukup rendah dan banyak kampus menggunakan bahasa Inggris, cocok untuk mahasiswa internasional./ Foto: Freepik.com/wirestock
Polandia adalah salah satu negara yang memiliki biaya hidup terendah di Eropa. Selain itu, Polandia juga menawarkan biaya kuliah yang cukup rendah dan memiliki universitas ternama yang berfokus pada bidang sains, teknik, dan studi bisnis. Bahkan, banyak kampus dengan program berbahasa Inggris jadi sangat cocok buat mahasiswa internasional.
Dilansir dari AEC Overseas, biaya hidup di Polandia sekitar USD400-800 per bulan atau sekitar Rp6,7 juta-Rp13,5 juta dengan biaya kuliah 2.000-4.000 USD atau Rp33,9 juta-Rp67 juta per tahun. Selain itu, biaya makanan dan asrama mahasiswa di Polandia sangat murah.
Dilansir dari Grad Right, biasanya mahasiswa internasional tinggal di Warsawa, Krakow, dan Wroclaw karena menawarkan biaya yang terjangkau sekaligus gaya hidup yang nyaman. Tidak mengherankan jika Polandia sering dipilih mahasiswa internasional karena menawarkan standar gaya hidup Eropa tapi dengan biaya yang jauh lebih rendah.
Jerman
Jerman adalah negara yang menawarkan biaya kuliah yang terjangkau, pendidikannya berkualitas, dan biaya hidup cukup rendah./ Foto: Freepik.com/frimufilms
Jerman adalah negara yang jadi impian bagi mahasiswa yang ingin belajar di luar negeri dengan biaya relatif terjangkau tapi tetap mendapat pendidikan yang berkualitas.
Hal ini karena sebagian besar universitas negeri di Jerman mematok biaya kuliah yang sangat rendah bahkan ada juga yang gratis, padahal kualitas pendidikannya termasuk yang terbaik di Eropa.
Dengan berkuliah di Jerman, kamu bisa hidup nyaman dengan anggaran biaya sekitar 900-1.100 Euro per bulan atau sekitar Rp15,3 juta sampai Rp18,7 juta, tergantung kota tempat kamu tinggal. Kamu bisa memilih kota seperti Leipzig, Hannover, dan Karlsruhe yang terkenal sebagai pusat pendidikan internasional dengan biaya hidup yang lebih rendah.
Jerman sangat cocok kamu pilih sebagai negara tujuan kuliah, apalagi buat kamu yang ingin belajar soal pendidikan berbasis riset, teknik, IT, atau bisnis.
Itu tadi Beauties, deretan negara tujuan kuliah dengan biaya hidup murah. Ada negara yang jadi tujuanmu?
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!