5 Tipe MBTI yang Paling Mudah Memaafkan Orang Lain
Beauties, pasti ada seseorang dalam hidupmu yang entah bagaimana selalu bisa berdamai dengan situasi yang menyakitkan. Mereka bisa menatap orang yang pernah mengecewakan mereka serta berkata, "Tidak apa-apa, aku sudah memaafkanmu." Kemampuan itu bukan sesuatu yang datang begitu saja, melainkan sangat erat kaitannya dengan cara kerja kepribadian seseorang.
Survei komunitas 16Personalities menemukan bahwa tipe-tipe kepribadian dengan preferensi Feeling (F) secara konsisten lebih mudah memaafkan dibandingkan tipe lainnya, lho, dan perbedaannya cukup signifikan.
Yuk, simak 5 tipe MBTI yang paling mudah memaafkan berikut ini!
ENFJ
Tipe MBTI yang Paling Mudah Memaafkan Orang Lain/Foto: freepik.com/tirachardz
Beauties, kalau hidup ini adalah sebuah film, ENFJ adalah orang yang paling percaya bahwa karakter antagonis pun bisa berubah jadi baik di akhir cerita. Dalam survei 16Personalities, ENFJ menempati posisi teratas sebagai tipe yang paling mudah memberikan kesempatan kedua.
Dikutip dari Simply Psychology, ENFJ digambarkan sebagai sosok yang didorong oleh keinginan tulus untuk membantu orang lain menyadari potensi terbaik mereka. Bagi mereka, memaafkan bukan berarti membiarkan kesalahan terjadi lagi, tapi memberikan ruang bagi orang tersebut untuk tumbuh dan memperbaiki diri.
Mereka percaya bahwa setiap orang layak mendapatkan pemulihan. Jadi jangan heran kalau ENFJ selalu punya energi untuk tetap berharap pada kebaikan manusia.
ENFP
Tipe MBTI yang Paling Mudah Memaafkan Orang Lain/Foto: freepik.com/drobotdean
Kalau ENFJ sibuk memulihkan, ENFP justru sibuk mencari alasan untuk tetap percaya. Mereka ini adalah tipe yang hampir selalu bisa menemukan "titik putih" di tengah kertas yang sudah penuh noda hitam. ENFP cenderung melihat inti kebaikan dalam diri setiap orang yang membuat mereka jadi tipe yang sangat universal dalam menerima kesalahan.
Bagi ENFP, setiap tindakan pasti punya latar belakang atau konteks tertentu. Mereka paham kalau manusia itu kompleks. Itulah sebabnya mereka lebih memilih untuk memberikan kesempatan kedua daripada harus mematikan api kepercayaan mereka pada kemanusiaan. Memaafkan bagi ENFP adalah cara mereka menjaga dunia tetap terasa indah dan penuh kemungkinan, Beauties.
INFP
Tipe MBTI yang Paling Mudah Memaafkan Orang Lain/Foto: freepik.com
Pernah nggak kamu merasa sangat bersalah pada seseorang, lalu orang itu justru menangis karena kasihan melihat rasa bersalahmu? Itulah INFP. INFP tidak hanya memahami emosi secara teori, tapi mereka benar-benar merasakannya seolah-olah itu emosi mereka sendiri.
INFP bahkan mampu berempati kepada mereka yang telah berbuat salah karena mereka lebih memilih belas kasih daripada penghakiman. Mereka adalah tipe yang sangat berpikiran terbuka dan jarang menghakimi gaya hidup atau keputusan orang lain.
Bagi INFP, memaafkan terasa sangat alami karena mereka melihat kamu sebagai manusia utuh yang bisa khilaf, bukan sekadar kumpulan kesalahan masa lalu.
|
Baca Juga : 5 Tipe MBTI yang Dikenal Benar-Benar Baik Hati
|
INFJ
Tipe MBTI yang Paling Mudah Memaafkan Orang Lain/Foto: Freepik
INFJ punya cara memaafkan yang sangat mendalam dan penuh kontemplasi. Sebelum kamu sempat meminta maaf, sering kali INFJ sudah melakukan analisis mendalam tentang kenapa kamu melakukan kesalahan tersebut.
Kelompok Diplomat (termasuk INFJ) memang kelompok yang paling pemaaf secara keseluruhan. INFJ merasa hidup mereka jadi lebih berarti kalau bisa mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik.
Bagi mereka, memaafkan adalah salah satu alat terkuat untuk mencapai itu. Mereka paham kalau memendam dendam cuma bakal menghambat kedamaian batin, jadi mereka lebih memilih untuk memahami lalu melepaskan.
ISFP
Tipe MBTI yang Paling Mudah Memaafkan Orang Lain/Foto: freepik.com/freepik
Kalau tipe-tipe sebelumnya mungkin akan mengajakmu deep talk saat memaafkan, ISFP melakukannya dengan cara yang lebih tenang dan tanpa banyak kata. Pola pikir yang fleksibel membuat ISFP menjadi tipe yang sangat toleran dan tidak suka menghakimi orang lain.
ISFP memiliki hati yang besar dan sangat menerima orang lain apa adanya. Mereka lebih suka membangun harmoni daripada harus memperpanjang konflik. Bagi ISFP, memegang dendam itu rasanya berat dan menguras energi kreatif mereka.
Jadi, mereka biasanya memilih untuk memaafkan secara diam-diam, cukup dengan kelapangan jiwa dan melanjutkan hidup dengan damai tanpa perlu tuntutan apa pun.
Beauties, memaafkan itu bukan tanda kalau kamu kalah atau lemah, ya. Justru itu adalah tanda kalau kamu sudah cukup dewasa secara emosional untuk menyadari bahwa kedamaian batinmu jauh lebih berharga daripada kesalahan orang lain.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!