5 Tanda Mental Orang Dewasa yang Semasa Kecilnya Diabaikan Orang Tua
Peran orang tua sangat besar dalam tumbuh kembang anak. Kehadiran dan didikan orang tua akan berperan penting ketika anak tumbuh dewasa. Oleh sebab itu, masa kecil pun menjadi fondasi seseorang, termasuk dari segi mentalnya.
Jika semasa kecil seseorang kurang mendapat perhatian oleh orang tuanya dan diabaikan kebutuhannya secara emosional, maka ini akan berdampak ketika dia dewasa. Pengalaman itu akan membentuk caranya berpikir, mengelola perasaan, hingga caranya membangun hubungan dengan orang lain. Simak beberapa tanda mental orang dewasa yang semasa kecilnya diabaikan oleh orang tuanya, Beauties.
1. People-pleaser
Menjadi seorang people-pleaser/ Foto: Pexels.com/Sam Lion
Ketika seseorang diabaikan perasaannya oleh orang tua semasa kecil, maka ada kemungkinan orang tersebut menjadi seorang people-pleaser saat dia dewasa. Hal ini dijelaskan dalam Verywell Mind, bahwa dalam hubungan interpersonal, orang tersebut akan menjadi “pengasuh” atau “pemikul beban”. Sebab, tanpa adanya validasi emosi sejak kecil, seseorang dapat memandang dirinya kurang berharga, tidak merasa dicintai atau dibutuhkan.
2. Sulit Mengekspresikan Perasaan
Ketika emosi diabaikan, maka seseorang akan sulit mengekspresikan perasaan/ Foto: Pexels.com/Samson Katt
Pengabaian emosional semasa kecil juga akan berpengaruh bagaimana seseorang dapat mengekspresikan dan mengelola perasaannya. Saat dewasa, orang tersebut kemungkinan sulit mengenali perasaan diri sendiri. Jika ada emosi yang intens, dia kesulitan untuk memprosesnya. Bahkan, perasaan “mati rasa” bisa saja muncul sebagai bentuk perlindungan diri.
3. Sulit Memercayai Orang Lain
Ketika emosi diabaikan, seseorang akan sulit memercayai orang lain/ Foto: Pexels.com/Ron Lach
Situs Charlie Health juga menjelaskan pengabaian emosional pada anak-anak akan membuatnya kesulitan memercayai orang lain ketika dewasa. Ini dilakukannya untuk perlindungan diri, Beauties. Membuka diri dan menunjukkan kerentanan bisa terasa tidak aman. Akibatnya, membangun hubungan yang sehat bisa menjadi tantangan.
4. Self-esteem Rendah
Orang dewasa yang semasa kecilnya diabaikan orang tua akan tumbuh sebagai seseorang dengan self-esteem rendah/ Foto: Pexels.com/Vitaly Gariev
Self-esteem atau harga diri seseorang juga dapat berdampak akibat adanya pengabaian emosi. Jika pengabaian tersebut terjadi cukup parah, maka ketika dia dewasa, mungkin dia mengabaikan emosi diri sendiri, membiarkan orang lain memanfaatkannya, atau kesulitan dalam menunjukkan belas asih dan kasih sayang terhadap diri sendiri.
5. Mudah Terjebak dalam Hubungan Tidak Sehat
Mudah terjebak dalam hubungan yang tidak sehat/ Foto: Pexels.com/Timur Weber
Jika tanda-tanda yang telah disebutkan itu terdapat dalam suatu individu, maka kemungkinan orang tersebut mudah terjebak dalam hubungan tidak sehat akan semakin besar juga, Beauties. Medical News Today menyebutkan dampak-dampak lainnya dalam hubungan interpersonal seperti terbentuk insecure attachment styles, kesulitan dalam membentuk dan mempertahankan hubungan baru, hingga sulit mengomunikasikan perasaan mereka secara efektif.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!