5 Tanda Kamu Sedang Berada dalam Survival Mode yang Sering Tidak Disadari
Beauties, tidak semua orang menyadari saat dirinya mulai kewalahan. Ada yang tetap bekerja seperti biasa, tetap membalas pesan, dan tetap menyelesaikan tanggung jawab lainnya, meski pikirannya terasa semakin penuh.
Jika berlangsung terus-menerus, tekanan yang dialami bisa membuat seseorang merasa hanya berusaha bertahan. Keadaan ini sering disebut survival mode, yang tandanya terkadang terlihat dari beberaoa perubahan kecil.
Melansir Real Simple, ada sejumlah tanda survival mode yang bisa muncul dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa di antaranya yang perlu Beauties kenali.
1. Sering Lupa dan Sulit Berkonsentrasi
Ilustrasi perempuan duduk di depan laptop terlihat kesulitan berkonsentrasi di tengah tumpukan pekerjaan/Foto: Magnific/diana.grytsku
Pernahkah kamu masuk ke suatu ruangan lalu tiba-tiba lupa tujuan awalmu ke sana, Beauties? Atau, kamu jadi sering kehilangan barang dan mendadak lupa dengan hal yang baru saja mau diucapkan.
Sesekali mengalami hal itu sebenarnya sangat wajar terjadi, terutama saat aktivitasmu sedang padat. Namun, jika kondisi tersebut makin sering muncul di tengah tekanan yang menumpuk, bisa jadi itu tanda pikiranmu sudah kewalahan.
Pekerja sosial klinis Nicole Ivelevitch menjelaskan bahwa otak yang terlalu fokus memikirkan banyak tuntutan akan membuat daya ingat kita menurun. Dampaknya, hal-hal sederhana yang biasanya terasa mudah dilakukan kini menjadi jauh lebih sulit.
2. Sering Terbangun di Malam Hari
Ilustrasi perempuan yang terbangun pada tengah malam dengan ekspresi cemas/Foto: Pexels/cottonbro studio
Terbangun di tengah malam dengan perasaan cemas menjadi salah satu tanda kalau kamu sedang berada di fase survival mode. Meskipun kondisi fisikmu sudah sangat lelah, isi kepala rasanya tetap saja sibuk memikirkan urusan pekerjaan.
Archana Shrestha, seorang ahli pemulihan burnout dan dokter spesialis gawat darurat menjelaskan bahwa fenomena ini sangat erat kaitannya dengan kondisi burnout. Kita cenderung merasa takut saat membayangkan bagaimana cara bertahan menghadapi rutinitas yang melelahkan ini untuk waktu yang lama.
Kamu tidak perlu langsung panik jika hal ini hanya terjadi sesekali saja, Beauties. Namun kalau pikiranmu terus-menerus penuh dan membuatmu sulit tidur lagi, itu adalah sinyal kuat kalau tubuhmu sudah butuh istirahat total.
3. Lebih Mudah Tersinggung
Ilustrasi perempuan duduk di meja kerja dengan ekspresi kesal dan lelah saat menghadapi banyak pekerjaan/Foto: Magnific/magnific
Beauties, belakangan ini kamu merasa jadi gampang emosi karena masalah sepele? Hal kecil yang biasanya bisa kamu hadapi dengan santai, tiba-tiba saja membuat kamu ingin marah dan kehilangan kesabaran.
Perubahan mood seperti ini terkadang membuatmu bingung dengan diri sendiri. Kamu mungkin menyadari bahwa reaksimu terasa berlebihan, meskipun masalah yang sebenarnya terjadi tidak begitu besar.
Ivelevitch menyebutkan bahwa tingkat stres yang tinggi memang bisa membuat sistem otak kita menjadi jauh lebih sensitif. Akibatnya, gangguan kecil yang tadinya masih bisa kamu maklumi kini menjadi hal yang sangat mudah memicu amarah.
4. Terus Terjebak dalam Perasaan Negatif
Ilustrasi perempuan duduk sendirian di dekat jendela dengan tatapan kosong/Foto: Magnific/magnific
Beauties, terkadang kita bisa merasa terjebak dalam rasa cemas dan kewalahan dalam waktu yang cukup lama. Shrestha menjelaskan bahwa kondisi ini merupakan salah satu tanda kalau kamu sedang berada di fase survival mode.
Ketika beban pikiran menumpuk, rasanya jadi makin sulit untuk bisa merasakan kebahagiaan. Kamu mungkin merasa hari-harimu selalu diselimuti oleh suasana hati yang murung dan melelahkan.
Kondisi ini bukan berarti kamu tidak boleh sedih atau harus selalu terlihat bahagia setiap saat. Namun, jika perasaan negatif tersebut sudah mulai mendominasi dan mengganggu aktivitas harianmu, itu tandanya kesehatan mentalmu butuh perhatian lebih.
5. Merasa Harus Mengendalikan Segalanya
Ilustrasi perempuan memeriksa daftar tugas di meja kerja/Foto: Magnific/magnific
Keinginan untuk mengatur semua hal agar berjalan sesuai keinginan terkadang bisa menjadi jebakan yang melelahkan. Kamu merasa harus memegang kendali penuh atas setiap detail aktivitas demi menghindari kesalahan sekecil apa pun.
Dampaknya terlihat saat kamu mulai merasa berat untuk membagi tugas kelompok kepada rekan kerja atau teman. Pikiranmu akan langsung merasa stres dan berasumsi buruk ketika situasi di lapangan tidak sesuai ekspektasi.
Sikap terlalu perfeksionis seperti ini lambat laun justru akan menguras energi fisik dan mentalmu secara sia-sia. Belajar menerima perubahan secara perlahan bisa menjadi langkah awal yang baik untuk mengurangi beban pikiran.
Nah, itulah beberapa hal yang bisa menjadi tanda kalau kamu sedang berada dalam survival mode. Jadi, Beauties, yuk, ambil jeda sejenak untuk beristirahat saat tubuh dan pikiranmu sudah terasa sangat lelah.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!