5 Kesalahan dalam Hubungan yang Mungkin Tidak Disadari Perempuan di Usia 30-an
Beauties, urusan asmara bisa terasa berbeda saat memasuki usia 30-an. Pengalaman yang sudah dilewati mungkin membuat kita punya pandangan tersendiri tentang hubungan dan kehidupan bersama pasangan.
Namun, memahami apa yang membuat hubungan berjalan baik memang tidak selalu mudah. Terkadang, ada kebiasaan yang kita anggap biasa saja, padahal tanpa disadari bisa memengaruhi hubungan yang sedang dijalani.
Lantas, apa saja kesalahan dalam hubungan yang mungkin tidak disadari perempuan di usia 30-an? Berikut beberapa di antaranya.
1. Terus Memilih Tipe Pasangan yang Sama
Ilustrasi perempuan usia 30-an sedang berbincang dengan pria/Foto: Magnific/pressfoto
Setiap perempuan pasti punya tipe pasangan yang disukai. Ada yang suka pria perhatian, humoris, kalem, atau justru yang terlihat cuek. Biasanya, kita cenderung tertarik pada karakter tertentu saat memilih seseorang untuk dijadikan pasangan.
Namun, kalau hubungan yang dijalani terus berakhir dengan masalah yang hampir sama, mungkin ada sesuatu yang harus jadi perhatian. Jangan-jangan, kita juga terus memilih orang dengan pola yang sama.
Bukan berarti harus mengubah tipe pasangan atau menurunkan standar, ya, Beauties. Mungkin, sesekali kita bisa memberi kesempatan pada seseorang yang karakternya sedikit berbeda dari tipe yang biasanya kita pilih.
2. Terlalu Sibuk Mencari Sosok yang Sempurna
Ilustrasi perempuan usia 30-an sedang memikirkan sosok pasangan ideal/Foto: Magnific/stockking
Memasuki usia 30-an, kita biasanya sudah tahu seperti apa pasangan yang diinginkan. Tapi, pernahkah Beauties merasa semakin lama justru semakin banyak hal yang harus ada dalam diri calon pasangan?
Keinginan seperti itu bisa jadi masalah kalau kita terlalu terpaku pada gambaran pasangan ideal. Akhirnya, kekurangan atau perbedaan sekecil apapun yang sebenarnya masih bisa diterima malah langsung dianggap tidak cocok.
Melansir laman Your Tango, sebuah penelitian yang dimuat dalam Australian Journal of Psychology menunjukkan bahwa mengejar kesempurnaan bisa membuat seseorang lebih mudah mengkritik pasangan dan merasa tidak puas. Kondisi ini juga bisa membuat kedekatan emosional dalam hubungan semakin sulit terbentuk.
3. Terlalu Cepat Menerima Seseorang karena Takut Sendiri
Ilustrasi perempuan usia 30-an yang merasa kesepian/Foto: Magnific/magnific
Saat melihat teman-teman mulai punya pasangan atau membangun keluarga, kita mungkin ikut berharap bisa merasakan hal yang sama. Apalagi ketika sedang merasa kesepian, rasanya ingin segera punya seseorang untuk menemani dan berbagi cerita.
Namun, jangan sampai rasa sepi membuat kita terburu-buru menerima siapa saja yang datang. Menjalani hubungan hanya karena tidak ingin sendiri justru bisa membuat kita mengabaikan kecocokan yang sebenarnya penting.
Belum punya pasangan juga bukan berarti ada yang salah dengan diri kita. Daripada memaksakan hubungan yang belum tentu cocok, tidak ada salahnya menikmati waktu sendiri sampai bertemu dengan seseorang yang tepat.
4. Terlalu Terburu-buru Menentukan Arah Hubungan
Ilustrasi pasangan sedang membahas hal serius saat kencan pertama/Foto: Magnific/magnific
Semakin kita dewasa, mungkin kita sudah tidak terlalu tertarik dengan hubungan yang arahnya tidak jelas. Kita juga mungkin tidak ingin terlalu lama berada dalam hubungan yang tidak tahu akan dibawa ke mana.
Namun, proses mengenal seseorang tidak selalu bisa berjalan secepat yang kita inginkan. Terlalu terus terang dan terburu-buru menentukan arah hubungan bisa membuat proses pendekatan terasa kurang nyaman.
Apalagi, belum tentu kita bisa langsung melihat kecocokan hanya dari beberapa kali bertemu. Kadang, membiarkan hubungan berjalan sedikit lebih santai justru membuat kita lebih mudah memahami orang tersebut.
5. Menganggap Pasangan Mapan sebagai Jaminan Hubungan
Ilustrasi pasangan sedang membicarakan rencana keuangan bersama/Foto: Magnific/pressfoto
Memilih pasangan yang mapan secara finansial memang bisa memberikan rasa aman. Apalagi, membangun kehidupan bersama tentu membutuhkan biaya dan perencanaan keuangan yang tidak sedikit.
Tapi, jangan sampai rasa aman itu kemudian dianggap sebagai jaminan hubungan akan selalu baik-baik saja. Melansir laman Your Tango, uang memang bisa membuat kehidupan lebih nyaman, tetapi tidak bisa menyelesaikan konflik, masalah keluarga, atau kebutuhan emosional dalam hubungan.
Sebab, punya pasangan yang mapan belum tentu membuat kita merasa dipahami atau didukung saat menghadapi masalah. Hal-hal seperti komunikasi, perhatian, dan saling memahami juga punya peran besar dalam menjaga hubungan.
Setiap orang punya perjalanan yang berbeda dalam urusan asmara. Jika pernah melakukan salah satu kesalahan tersebut, bukan berarti kita gagal dalam hubungan, Beauties. Bisa jadi, pengalaman tersebut membantu kita lebih memahami diri sendiri dan apa yang dibutuhkan dari sebuah hubungan.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!