5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Mengganggu Produktivitas, Sering Dilakukan Tanpa Sadar
Beauties, pernah merasa sudah sibuk seharian, namun pekerjaan tetap menumpuk? Bisa jadi penyebabnya bukan karena pekerjaan yang terlalu banyak, tetapi kebiasaan kecil yang sering kita dilakukan tanpa sadar.
Mengecek notifikasi, membuka media sosial di tengah pekerjaan, atau berpindah dari satu tugas ke tugas lain mungkin terlihat sepele. Sayangnya, hal ini dapat membuat perhatian mudah teralihkan, Beauties.
Menjaga produktivitas bukan berarti harus terus bekerja tanpa berhenti. Kemampuan untuk tetap fokus dan mengatur perhatian juga penting agar pekerjaan bisa diselesaikan dengan baik. Nah, apa saja kebiasaan sepele yang sering mengganggu produktivitas? Yuk, cari tahu!
Terlalu Sering Mengecek HP
Terlalu sering mengecek HP bisa membuat perhatian mudah teralihkan. Simak cara sederhana mengurangi distraksi saat bekerja/Foto: Magnific/stockking
Beauties, seringkali kita ingin mengecek notifikasi tapi berakhir scrolling media sosial? Nah, kamu tidak sendirian. Kebiasaan mengecek HP saat sedang bekerja atau belajar dapat membuat perhatian teralihkan dari tugas yang sedang dikerjakan.
Penelitian yang dibahas oleh American Psychological Association menemukan bahwa peserta studi rata-rata belajar kurang dari enam menit sebelum berpindah tugas. Distraksi seperti notifikasi HP, email, dan pesan menjadi salah satu hal yang dapat mengganggu perhatian.
Untuk mengurangi gangguan ini, coba untuk mengaktifkan mode do not disturb saat sedang membutuhkan konsentrasi. Kamu juga bisa mematikan notifikasi yang tidak penting atau meletakkan HP sedikit jauh dari jangkauan. Dengan begitu, keinginan untuk mengecek layar setiap beberapa menit dapat lebih mudah dikendalikan.
Sering Pindah-pindah Tugas
Sering berpindah tugas bisa membuat pekerjaan kurang efisien. Kenali dampak multitasking dan cara menjaga fokus saat bekerja/Foto: Magnific/benzoix
Banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan terkadang membuat kita bingung harus mulai dari mana, Beauties. Akhirnya, kita justru membuka beberapa pekerjaan sekaligus tanpa benar-benar menyelesaikannya. Kebiasaan berpindah dari satu tugas ke tugas lain seperti ini bisa membuat perhatian mudah terpecah. Penelitian Gloria Mark dari University of California, Irvine, juga menunjukkan bahwa perpindahan tugas dapat mengganggu fokus seseorang saat bekerja.
Agar pekerjaan lebih terarah, cobalah untuk menentukan pekerjaan yang ingin diselesaikan terlebih dahulu atau yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Menentukan daftar prioritas membuat kita lebih mudah memulai pekerjaan.
Tidur Terlalu Larut
Sering tidur larut dapat membuat tubuh lelah dan mengganggu kemampuan berkonsentrasi. Kenali kaitan tidur dan produktivitas/Foto: Magnific/benzoix
Sebagian orang memang lebih mudah mengerjakan pekerjaan pada malam hari sehingga rela mengorbankan waktu tidur. Kebiasaan ini mungkin terasa lebih produktif karena memiliki lebih banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan. Namun, tubuh tetap membutuhkan waktu untuk beristirahat. Kurang tidur dapat membuat tubuh lebih cepat lelah dan sulit berkonsentrasi saat bekerja keesokan harinya.
Jadi, menambah jam kerja bukan satu-satunya cara untuk menyelesaikan lebih banyak pekerjaan. Waktu tidur yang cukup juga penting agar tubuh dan otak dapat berfungsi dengan baik. Jika besok memiliki pekerjaan penting, usahakan tidak terlalu sering mengorbankan waktu tidur hanya untuk menyelesaikannya sampai larut malam.
Menunda Pekerjaan Kecil
Menunda pekerjaan kecil bisa membuat tugas menumpuk dan mengganggu fokus. Simak cara sederhana agar pekerjaan lebih teratur/Foto: Magnific/benzoix
Menyepelekan pekerjaan kecil dapat membuatnya semakin menumpuk. Pekerjaan yang menurut kita mudah dan cepat diselesaikan sering kali dianggap tidak mendesak, sehingga akhirnya terus ditunda. Namun, semakin banyak pekerjaan yang tertunda, semakin banyak pula hal yang harus diingat dan diselesaikan kemudian, lho, Beauties.
Untuk mengatasi hal ini, kamu dapat mengerjakan pekerjaan yang lebih mudah terlebih dahulu sebelum beralih ke tugas yang lebih berat. Selain membantu mengurangi beban pekerjaan, menyelesaikan tugas-tugas kecil juga dapat menjadi pemanasan sebelum mulai mengerjakan pekerjaan yang membutuhkan lebih banyak waktu dan konsentrasi.
Bekerja Tanpa Istirahat
Bekerja terus-menerus tanpa istirahat bisa membuat konsentrasi menurun. Ketahui pentingnya memberi jeda saat beraktivitas/Foto: Magnific/magnific
Bekerja tanpa istirahat bukan hal yang baik, lho, Beauties. Terus-menerus bekerja tanpa memberikan waktu untuk beristirahat dapat membuat tubuh dan pikiran cepat lelah. Akibatnya, pekerjaan yang sebenarnya biasa saja dapat terasa lebih berat dan membuat kita kehilangan semangat untuk mengerjakannya lagi. Jadi, jangan memaksakan diri ketika konsentrasi mulai menurun.
Kamu dapat mengambil waktu sejenak untuk minum, berdiri, atau mengatur napas agar tubuh dan pikiran terasa lebih rileks sebelum kembali bekerja. Selain itu, atur juga waktu mulai dan selesai bekerja agar kamu tahu kapan waktunya fokus mengerjakan tugas dan kapan waktunya beristirahat. Dengan begitu, pekerjaan tetap dapat berjalan tanpa membuat tubuh dan pikiran terlalu lelah.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!