5 Ciri Kepribadian Orang yang Nggak Mendengarkan Musik saat Berkendara Menurut Psikologi
Ada orang yang suka berkendara dalam keheningan, tapi ada pula yang harus mendengarkan musik saat menyetir. Bagi tipe kedua, mendengarkan musik saat berkendara bukan hanya hiburan dan pengusir keheningan, tapi juga membantu untuk mengisi pikiran mereka.Â
Namun, bagi orang yang tidak mendengarkan musik saat berkendara, keheningan adalah sesuatu yang mereka dambakan. Mungkin orang lain akan menganggap kebiasaan ini sedikit unik, tapi sebenarnya ada ciri kepribadian unik dari sosok ini, lho, Beauties!
Dirangkum dari Your Tango, yuk, simak ciri kepribadian orang yang nggak mendengarkan musik saat berkendara menurut psikologi.
Punya Kemampuan Konsentrasi tinggi
Ciri Kepribadian Orang yang Nggak Mendengarkan Musik saat Berkendara Menurut Psikologi/Foto: Pexels/Ketut Subiyanto
Ciri kepribadian orang yang nggak mendengarkan musik saat berkendara adalah punya kemampuan konsentrasi tinggi dalam keadaan apa pun. Namun, menariknya, saat menyetir atau melakukan hal penting lainnya, mereka lebih memilih tidak mendengarkan musik karena suara tambahan tersebut bisa menjadi penghambat konsentrasi.
Bagi mereka, menyetir dalam keheningan terasa lebih mudah dan menenangkan. Mereka bisa memfokuskan seluruh indra pada jalanan.
Menurut sebuah studi yang diterbitkan di PubMed Central, memiliki konsentrasi saat mengemudi semakin sulit. Adanya gangguan yang terus-menerus, fokus pada jalanan tidak selalu mudah. ​​Jika kemampuan untuk berkonsentrasi datang dengan mudah kepada seseorang, musik mungkin akan mengganggu fokus mereka. Sebaliknya, mereka akan bekerja lebih baik di dalam mobil yang tenang.
Sosok yang Mindful
Ciri Kepribadian Orang yang Nggak Mendengarkan Musik saat Berkendara Menurut Psikologi/Foto: Pexels/cottonbro studio
Orang yang lebih memilih keheningan daripada mendengarkan musik saat berkendara adalah sosok yang mindful. Mereka selalu berusaha hadir dan memiliki kesadaran penuh akan masa kini, detik demi detik yang mereka lalui di masa sekarang. Mereka menyadari deru napas, suara lalu-lalang kendaraan di jalanan, hingga bunyi gesekan tangan di setir mobil.
Mempraktikkan kesadaran (mindfulness) adalah sesuatu yang dapat bermanfaat bagi kehidupan, Beauties. Tetap hadir di saat ini dan mengatur emosi kita penting dalam semua situasi. Kesadaran mencegah kita membuat keputusan impulsif yang dapat merugikan kesehatan atau kesejahteraan kita.
Sebuah studi dari Annals of the New York Academy of Sciences menunjukkan bahwa momen kesadaran di balik kemudi mencegah insiden yang tidak aman, dan mereka yang mengemudi dalam keheningan mungkin lebih sadar akan apa yang terjadi. Kesadaran ini mencegah mereka membuat keputusan impulsif saat mengemudi.
Sabar
Ciri Kepribadian Orang yang Nggak Mendengarkan Musik saat Berkendara Menurut Psikologi/Foto: Pexels/Lies
Sabar dan macet adalah dua kata yang tampaknya, bagi sebagian orang, tidak bisa disandingkan bersamaan. Banyak orang merasa kesabarannya menguap ketika harus berhadapan dengan kemacetan. Tapi hal ini tidak berlaku bagi orang yang tidak mendengarkan musik saat berkendara.
Mereka menerima kemacetan sebagaimana adanya. Bagi mereka, kemacetan bukanlah hal yang bisa mereka kontrol. Apa yang bisa mereka kontrol adalah bagaimana reaksi mereka terhadapnya.
Menurut sebuah studi dari Sensors, musik yang dikombinasikan dengan sikap pengemudi saat berada di belakang kemudi memengaruhi kemampuan mengemudi mereka. Jadi, jika seseorang stres atau lelah dan mendengarkan musik keras, cara mengemudi mereka bisa menjadi lebih tidak menentu. Namun, jika seseorang secara alami sabar dan mengemudi dengan tenang, mereka mungkin cenderung tidak melakukan kesalahan saat berkendara.
Pemikir yang Mendalam
Ciri Kepribadian Orang yang Nggak Mendengarkan Musik saat Berkendara Menurut Psikologi/Foto: Freepik/@senivpetro
Ciri kepribadian orang yang tidak mendengarkan musik saat berkendara adalah mereka pemikir yang mendalam. Ini menjadi momen pikiran mereka mengembara.
Mereka menyukai momen-momen hening untuk memproses perasaan mereka dan mengatasi apa pun yang mungkin mengganggu mereka. Bagi para pemikir yang mendalam, waktu tenang di dalam mobil membantu mereka memproses dan mengatur informasi. Lingkungan yang bising dapat mengalihkan perhatian mereka, jadi berkendara tanpa suara musik adalah tempat yang sempurna untuk merenungkan ide-ide baru.
Berkembang dalam Keheningan
Ciri Kepribadian Orang yang Nggak Mendengarkan Musik saat Berkendara Menurut Psikologi/Foto: Pexels.com/Peter Fazekas
Ciri kepribadian orang yang tidak mendengarkan musik saat berkendara adalah orang yang mampu berkembang dalam kesendirian. Mereka bisa melakukan pekerjaan secara maksimal dalam keheningan.
Saat mengemudi, mereka lebih suka tanpa musik karena hal itu memungkinkan mereka untuk bersantai dalam privasi yang layak mereka dapatkan. Menurut psikolog sosial Bella DePaulo, orang yang suka menyendiri merasa lebih rileks dengan diri mereka sendiri daripada dikelilingi oleh orang lain. Jadi, ketika tipe orang ini mengemudi, mereka mungkin lebih menyukai momen tenang daripada menyalakan radio dengan keras. Teman terbaik mereka adalah diri mereka sendiri, dan mereka memandang mengemudi sebagai waktu untuk introspeksi.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!