5 Ciri Kepribadian Orang yang Memilih Diam saat Marah
Beauties, apa reaksi pertamamu ketika dilanda amarah? Berteriak? Mengeluarkan kata-kata pedas? Menangis? Atau justru malah diam?
Jika kamu tipe yang terakhir, jangan buru-buru mempertanyakan apa ada yang salah dengan dirimu. Ketika kamu diam setelah marah, bukan berarti kamu tidak peduli atau keras kepala. Sebenarnya, kamu berusaha memproses emosi alih-alih mengeluarkannya secara tidak terkendali.
Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology menemukan bahwa orang yang cenderung menekan emosi mereka sebenarnya melakukannya untuk melindungi diri sendiri. Mereka belajar bahwa mengekspresikan emosi secara tidak sehat hanya akan menimbulkan masalah.
Orang yang menjadi pendiam ketika sedang kesal memiliki ciri kepribadian yang sangat spesifik yang menjelaskan reaksi mereka. Apa saja? Dirangkum dari Your Tango, berikut ulasannya.
Mereka Sangat Introspektif
Kepribadian Orang yang Memilih Diam saat Marah/Foto: Freepik
Orang yang banyak menghabiskan waktu dalam diam saat marah biasanya suka menganalisis perasaan mereka. Mereka mencoba memahami situasi sebelum mengatakan apa pun. Ketika mereka diam, biasanya karena otak mereka memutar ulang situasi dari setiap sudut pandang, dan mereka mencoba memahami persis apa yang terjadi di dalam pikiran mereka.
Hal ini mungkin tampak membuat frustrasi bagi orang lain dengan tipe yang langsung mencari solusi. Tapi bagi mereka yang diam, ini adalah cara memproses tanpa memperkeruh suasana. Mereka hanya mencoba mengatasi emosi mereka sehingga mereka dapat merespons dengan pikiran jernih.
Menurut konselor Dr. Christopher S. Taylor, meluangkan waktu untuk menenangkan diri dan mengatur ulang pikiran dapat membantu agar percakapan tidak menjadi destruktif setelah konflik.
Melindungi Orang Lain dari Suasana Hati Mereka
Kepribadian Orang yang Memilih Diam saat Marah/Foto: Freepik
Ciri kepribadian orang yang diam setelah marah sebenarnya mereka adalah sosok yang peduli dengan orang lain. Mereka menyadari bahwa emosi, terutama negatif, bisa menular dengan cepat. Oleh karena itu, mereka lebih memilih untuk menanggungnya sendiri daripada membiarkannya memengaruhi orang lain.
Sifat ini berasal dari fakta bahwa mereka punya empati yang sangat tinggi. Mereka akan mudah menyadari ketika orang lain merasa sedih dan stres.
Daripada menambah kekacauan orang lain, mereka akan mundur dan memproses emosi mereka sendiri dan membagikannya ketika mereka merasa hal itu tidak akan membebani orang lain. Mereka tidak melampiaskan perasaan mereka kepada orang lain atau menuntut perhatian ketika mereka kesal.
Suka Menghindari Konflik
Foto: Freepik
Diamnya seseorang ketika marah juga bisa berarti bahwa mereka adalah sosok yang suka menghindari konflik. Mereka tidak menyukai konfrontasi, perdebatan, dan situasi yang menegangkan. Oleh karena itu, mereka lebih memilih mundur daripada harus terjebak di situasi yang tidak nyaman.
Tetap diam sebenarnya memberi mereka kesempatan untuk mengevaluasi situasi dan memilih untuk menghadapinya dengan sikap yang lebih tenang dibandingkan jika mereka ikut campur dan memperburuk keadaan. Namun, perlu dipahami, keheningan mereka bukan dilakukan dengan niat jahat, melainkan cara mereka menghindari drama yang tidak perlu.
|
Baca Juga : 3 Ciri Kepribadian Orang yang Tidak Enakan
|
Sangat Menjaga Privasi
Kepribadian Orang yang Memilih Diam saat Marah/Foto: Pexels/cottonbro studio
Ciri kepribadian orang yang memilih diam saat marah adalah mereka sangat menjaga privasi. Menjadi orang yang tertutup berarti mereka tidak mau berbagi setiap pikiran atau emosi dengan orang-orang di sekitar mereka, terutama ketika mereka sedang kesal.
Naluri pertama mereka bukanlah untuk membicarakannya, melainkan untuk menyimpannya sendiri sampai mereka merasa siap dan tenang untuk berbagi. Orang yang tertutup juga sangat selektif tentang kepada siapa mereka membuka diri.
Ketika mereka menjadi pendiam, biasanya mereka sedang memutuskan apakah mereka merasa cukup aman untuk benar-benar berbagi dengan seseorang. Mereka selalu melindungi kedamaian batin mereka sendiri, tetapi begitu kepercayaan itu ada, mereka bisa menjadi orang yang paling jujur ​​dan terbuka.
Sabar
Kepribadian Orang yang Memilih Diam saat Marah/Foto: Freepik
Last but not least, mereka adalah sosok yang sabar, Beauties. Mereka lebih suka memberi diri mereka waktu untuk membiarkan gelombang emosi yang mereka rasakan berlalu sepenuhnya.
Ketika keadaan memanas, hal itu dapat menyulitkan mereka untuk berpikir jernih. Mereka jauh lebih nyaman jika dapat duduk dengan perasaan tidak nyaman untuk sementara waktu.
Mereka tidak panik ketika emosi mereka menjadi terlalu intens, dan mereka juga tidak merasa tertekan untuk memperbaiki semuanya secara instan. Mereka lebih suka meluangkan waktu dan mengatakan sesuatu yang bermakna daripada terburu-buru dan mengatakan sesuatu yang tidak mereka maksudkan.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!