5 Cara Ampuh Berhenti Jadi Orang yang Menyebalkan

Adira P | Beautynesia
Senin, 13 Apr 2026 16:30 WIB
5 Cara Ampuh Berhenti Jadi Orang yang Menyebalkan
Cara Ampuh Berhenti Jadi Orang yang Menyebalkan/Foto: Freepik

Beauties, pernahkah kamu merasa suasana tiba-tiba jadi kaku saat kamu datang? Atau mungkin kamu sering merasa teman-temanmu seolah menjauh pelan-pelan tanpa alasan yang jelas? Rasanya pasti nggak enak banget, apalagi kalau kita sebenarnya nggak bermaksud mengganggu siapa pun.

Menjadi orang yang disukai banyak orang sebenarnya bukan soal tampil sempurna atau punya wajah paling menawan, kok. Kuncinya cuma satu: bagaimana kita membuat orang lain merasa nyaman di dekat kita. Kadang, ada kebiasaan kecil yang nggak kita sadari malah jadi bumerang buat hubungan sosial kita.

Kabar baiknya, sifat menyebalkan itu bukan bakat permanen. Kita bisa mengubahnya jadi vibes yang jauh lebih positif. Yuk, simak tipsnya berikut ini!

Kenali Dulu Pola Perilakumu Sendiri

Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka sedang mengganggu orang lain karena mereka tidak cukup mengenal diri sendiri. Dilansir dari penelitian di Emerging Science Journal, kesadaran diri adalah faktor penting supaya seseorang bisa mengatur emosinya. Kalau emosi sudah teratur, cara kita bersikap ke orang lain pun bakal jadi lebih manis.

Dikutip dari Psychology Today, Profesor Aquino dari University of British Columbia menemukan hal unik. Ternyata, orang yang terlalu khawatir dengan penilaian orang lain justru cenderung berperilaku makin mengganggu. Hal ini karena mereka terus-menerus mencari konfirmasi atas ketakutan mereka sendiri.

Latih Kemampuan Mendengarkan Secara Aktif

Mereka punya kebiasaan mendengarkan orang lain terlebih dahulu. Orang sabar paham ada dua sisi dari sebuah cerita.

Cara Ampuh Berhenti Jadi Orang yang Menyebalkan/Foto: Pexels.com/Mental Health America (MHA)

Memotong pembicaraan orang lain adalah salah satu kebiasaan yang paling sering membuat seseorang dianggap menyebalkan. Dr. Jamie Long, psikolog klinis berlisensi dari The Psychology Group Fort Lauderdale, menjelaskan kepada Bustle, "Banyak orang bisa mulai mengubah perilakunya begitu mereka memutuskan untuk berubah. Begitu kamu melihat nilai dari berhenti memotong pembicaraan dan mulai benar-benar mendengarkan, motivasimu akan meningkat."

Mendengarkan secara aktif bukan hanya soal diam saat orang lain bicara. Penelitian yang dipublikasikan di PMC menemukan bahwa ketika seseorang merasa benar-benar didengarkan, otak mereka mengaktifkan sistem reward yang sama seperti saat mendapat penghargaan sosial. Artinya, kemampuan mendengarkan dengan tulus bisa membuatmu jauh lebih disukai secara neurologis.

Cobalah untuk fokus pada apa yang dirasakan lawan bicaramu, bukan pada apa yang akan kamu katakan selanjutnya. Ini mungkin terasa sulit di awal, tapi dengan latihan, kebiasaan ini bisa mengubah kualitas hubunganmu secara signifikan, Beauties.

Kurangi Kebiasaan Mengeluh

Mengeluh memang terasa melegakan sesaat, tapi tanpa disadari kebiasaan ini bisa membuatmu menjadi orang yang melelahkan untuk diajak ngobrol. Mengeluh berulang kali secara harfiah mengubah cara kerja otak, membuatnya semakin mudah untuk berpikir negatif seiring berjalannya waktu.

Dilansir dari Psychology Today, psikoterapis Ilene S. Cohen, Ph.D. menambahkan kalau keluhan kronis bisa merusak bagian otak yang mengatur kemampuan memecahkan masalah. Sebagai gantinya, coba gunakan rumus dari Gottman Institute, yaitu rasio 5:1. Untuk setiap satu hal negatif yang kamu ucapkan, usahakan ada lima hal positif yang kamu sampaikan.

Tingkatkan Kecerdasan Emosional

Jangan hanya berkomentar tentang cerita mereka, Beauties. Kamu bisa tambahkan pengalamanmu sendiri, ini akan menegaskan bahwa kamu memahami apa yang mereka alami.

Cara Ampuh Berhenti Jadi Orang yang Menyebalkan/Foto: Freepik

Kecerdasan emosional, atau yang sering disebut EQ, adalah kemampuan untuk memahami dan mengelola perasaanmu sendiri sekaligus membaca perasaan orang lain. Penelitian yang diterbitkan di Canadian Veterinary Journal menjelaskan bahwa orang dengan EQ tinggi cenderung merespons situasi sosial dengan lebih bijak, bukan sekadar bereaksi secara impulsif.

Kabar baiknya, EQ bukanlah bakat bawaan lahir, Beauties. Kamu bisa melatihnya dengan cara sederhana seperti memberi nama pada emosi yang kamu rasakan, mencatat bagaimana kamu bereaksi dalam situasi penuh tekanan, dan meminta umpan balik dari orang-orang yang kamu percaya.

Ketika kamu semakin mengenali emosi dirimu sendiri, kamu pun akan semakin peka terhadap sinyal-sinyal sosial dari orang lain. Kepekaan inilah yang akan membantumu tahu kapan harus bicara, kapan harus diam, dan kapan harus memberi ruang.

Minta Umpan Balik dari Orang-Orang Terdekat

Terkadang, cara tercepat untuk tahu apakah kamu punya kebiasaan yang mengganggu adalah dengan langsung bertanya. Kebanyakan orang sebenarnya sangat menginginkan umpan balik yang jujur, namun orang-orang di sekitar mereka justru enggan memberikannya karena takut menyinggung.

Kita sering meremehkan seberapa besar keinginan orang lain untuk membantu kita berkembang. Jadi jangan ragu untuk membuka percakapan dan meminta pendapat jujur dari teman atau orang yang kamu percaya tentang kebiasaan-kebiasaanmu dalam berinteraksi.

Meminta umpan balik bukan tanda kelemahan, melainkan tanda kedewasaan emosional yang nyata. Justru dengan keberanian untuk mendengar hal-hal yang mungkin tidak enak didengar, kamu memberi dirimu kesempatan untuk tumbuh menjadi versi yang lebih baik.

Menjadi orang yang menyenangkan bukan berarti kamu harus berpura-pura sempurna atau selalu menyenangkan semua orang. Ini lebih tentang kesediaan untuk terus belajar dan menyadari dampak kebiasaan-kebiasaan kecilmu terhadap orang lain.

Beauties, perubahan tidak harus terjadi sekaligus. Mulai dari satu kebiasaan kecil, dan rasakan sendiri bagaimana hubunganmu dengan orang-orang di sekitarmu perlahan menjadi lebih hangat.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE