5 Alasan Gaya Hidup Minimalis Makin Diminati Gen Z, Ternyata Banyak Manfaatnya!

Tria Oktyana | Beautynesia
Rabu, 23 Sep 2026 20:30 WIB
5 Alasan Gaya Hidup Minimalis Makin Diminati Gen Z, Ternyata Banyak Manfaatnya!
Gaya hidup minimalis semakin diminati anak muda. Kenali alasan di balik tren hidup sederhana dan lebih bijak dalam menggunakan barang/Foto:Magnific/magnific

Gaya hidup minimalis semakin populer dan mudah ditemukan di media sosial. Mulai dari kamar dengan sedikit barang, lemari pakaian yang lebih sederhana, hingga kebiasaan membeli sesuatu sesuai kebutuhan.

Bagi sebagian anak muda, hidup minimalis bukan berarti harus memiliki sedikit barang, Beauties. Namun, memilih apa yang benar-benar dibutuhkan dan memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Tren ini juga bukan hanya soal rumah yang terlihat rapi atau mengikuti estetika tertentu lho, Beauties. Penelitian dalam Journal of Fashion Marketing and Management menunjukkan bahwa minimalisme pada Gen Z berkaitan dengan sustainability, self-expression, dan social identity.

Apa yang membuat gaya hidup minimalis semakin diminati anak muda? Yuk, simak alasannya!

Membantu Mengurangi Kebiasaan Belanja Berlebihan

Hidup minimalis membantu anak muda mengurangi kebiasaan belanja berlebihan dengan lebih selektif memilih barang yang benar-benar dibutuhkan/Foto:Magnific/magnific

Di tengah banyaknya tren dan kemudahan berbelanja online, membeli barang baru terasa semakin mudah. Promo, diskon, hingga rekomendasi produk di media sosial membuat kita tertarik membeli sesuatu yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Gaya hidup minimalis menawarkan cara pandang yang berbeda, nih. Gaya hidup ini mengajak kita untuk lebih mempertimbangkan kebutuhan dan fungsi sebelum membeli sesuatu.

Hal ini sejalan dengan penelitian dalam Journal of Business Research yang menjelaskan bahwa konsumsi minimalis berkaitan dengan mengurangi kepemilikan barang dan membuat pilihan belanja yang lebih sadar. Dengan kata lain, minimalisme mendorong seseorang untuk lebih selektif dalam menentukan barang yang ingin dimiliki. 

Bisa Membantu Mengatur Pengeluaran

Gaya hidup minimalis dapat membantu anak muda lebih bijak mengatur pengeluaran dengan mengurangi pembelian yang tidak diperlukan/Foto:Magnific/magnific

Selain mengurangi barang yang tidak diperlukan, gaya hidup minimalis juga membantu seseorang lebih bijak dalam mengatur keuangan. Uang yang biasanya digunakan untuk belanja dapat dialihkan untuk menabung, pendidikan atau pengalaman.

Hal ini sejalan dengan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Retailing and Consumer Services yang menemukan adanya hubungan antara minimalisme, kesejahteraan finansial, dan kebahagiaan. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin seseorang menerapkan prinsip minimalisme, semakin besar pula kemungkinan mereka merasakan manfaat. Wah, menarik juga ya!

Peduli Terhadap Lingkungan

Minimalisme tidak hanya soal memiliki sedikit barang, tetapi juga dapat menjadi cara anak muda mengurangi konsumsi dan lebih peduli lingkungan/Foto:Magnific/magnific

Banyak anak muda yang memilih gaya hidup minimalis karena peduli terhadap lingkungan. Gaya hidup ini menjadi cara untuk mengurangi konsumsi terhadap lingkungan. Semakin sedikit barang yang dibeli, maka sedikit juga jumlah sampah yang akan di hasilkan.

Penelitian dalam Journal of Environmental Psychology menemukan bahwa tingkat minimalisme tertentu berkaitan dengan jejak ekologis yang lebih rendah. Studi ini juga menemukan bahwa orang yang menerapkan minimalisme dengan lebih sedikit barang dan konsumsi yang lebih sadar cenderung memiliki jejak lingkungan yang lebih rendah serta menghasilkan lebih sedikit limbah.

Hidup Lebih Sederhana

Hidup minimalis menawarkan kesederhanaan dengan mengurangi barang dan aktivitas yang tidak diperlukan dalam kehidupan sehari-hari/Foto:Magnific/lookstudio

Punya banyak barang tidak selalu berarti hidup menjadi lebih nyaman. Semakin banyak barang yang dimiliki, semakin banyak pula yang harus dirapikan, dirawat, dan dipikirkan. Oleh karena itu, sebagian anak muda mulai memilih gaya hidup yang lebih sederhana agar dapat mengurangi pekerjaan yang tidak perlu dilakukan, 

Journal of Human Behavior in the Social Environment juga menemukan bahwa mengurangi kepemilikan barang dapat memberikan lebih banyak ruang dan waktu untuk hal yang dianggap penting, seperti keluarga ataupun aktivitas pribadi. 

Pengaruh Media Sosial

Media sosial ikut membuat gaya hidup minimalis populer di kalangan anak muda melalui konten decluttering, konsumsi sadar, dan hidup sederhana/Foto:Magnific/magnific

Media sosial yang sering dianggap mendorong konsumsi berlebihan ternyata juga menjadi tempat berkembangnya tren minimalisme, Beauties. Konten seperti decluttering, capsule wardrobe, kamar minimalis, hingga tips membeli barang secara lebih bijak membuat gaya hidup ini semakin mudah ditemukan oleh anak muda.

Dari sini, minimalisme tidak hanya dikenal sebagai cara menata rumah, tetapi juga mulai diterapkan dalam cara berpakaian dan berbelanja.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE